Dapat Bantuan Presiden, Pembangunan Flyover Bulak Kapal Bekasi Dipercepat dan Ditargetkan 6 Bulan Selesai
- Antara
Jakarta, tvOnenews.com - Pengerjaan infrastruktur Jalan Layang (Flyover) Bulak Kapal di Bekasi Timur kini memasuki babak baru.
Pemerintah Kota Bekasi mengonfirmasi adanya percepatan pembangunan proyek tersebut setelah mendapatkan dukungan pembiayaan langsung dari pemerintah pusat atas arahan Presiden Prabowo Subianto.
Walikota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono, menargetkan proyek strategis ini dapat diselesaikan dalam waktu singkat demi menjamin kelancaran transportasi dan keselamatan publik di area perlintasan kereta api.
"Jadi percepatan ini agar mudah-mudahan dalam enam bulan ke depan Flyover Bulak Kapal sudah selesai sehingga perjalanan kereta api lebih lancar dan aman, warga juga lebih tenang,” ujar Tri Adhianto di Bekasi, Selasa (28/4).
Flyover ini dirancang memiliki trase sepanjang 768 meter yang membentang di atas rel kereta api dan persimpangan Bulak Kapal.
Keberadaannya diharapkan menjadi solusi utama kemacetan kronis yang kerap terjadi di koridor Jalan Ir. H. Juanda, Bekasi Timur.
Terkait aspek finansial, proyek yang telah dimulai sejak 2025 ini awalnya mengandalkan koordinasi anggaran daerah dan provinsi.
Pemkot Bekasi sendiri telah merogoh kocek sebesar Rp106 miliar khusus untuk pembebasan lahan. Namun, dari total biaya konstruksi sebesar Rp250 miliar, baru tersedia alokasi Rp20 miliar dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat tahun ini.
Defisit anggaran sekitar Rp230 miliar inilah yang kemudian akan ditutup oleh pemerintah pusat. Kepastian tersebut didapatkan saat kunjungan Presiden ke Bekasi baru-baru ini.
"Sisa anggaran tersebut akan dibantu oleh pemerintah pusat. Alhamdulillah Bapak Presiden tadi datang ke RSUD melihat dan berstatement, 'Oke nanti dari bantuan Bapak Presiden untuk percepatan," jelas Tri.
Dalam rencana operasionalnya, kehadiran jalan layang ini akan mengubah skema lalu lintas di wilayah sekitarnya.
Tri menyebutkan bahwa perlintasan sebidang yang ada di Ampera dan Bulak Kapal nantinya akan ditutup secara permanen agar arus kendaraan terpusat pada infrastruktur baru tersebut.
"Jadi cukup satu flyover," tegasnya.
Dengan dukungan penuh dari Presiden, Pemkot Bekasi optimistis wajah transportasi di Bekasi Timur akan segera berubah menjadi lebih tertata dan aman bagi pengguna jalan maupun perjalanan kereta api. (ant/dpi)
Load more