News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Megatsunami Greenland Guncang Dunia: Gelombang 200 Meter Picu Getaran Global Selama 9 Hari

Megatsunami di Greenland akibat longsor raksasa memicu gelombang 200 meter dan getaran global 9 hari, jadi bukti nyata dampak krisis iklim.
Jumat, 30 Januari 2026 - 08:13 WIB
Megatsunami Greenland Guncang Dunia: Gelombang 200 Meter Picu Getaran Global Selama 9 Hari
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Fenomena megatsunami mengejutkan dunia setelah gelombang raksasa setinggi sekitar 200 meter menghantam wilayah Greenland Timur dan memicu getaran seismik global selama sembilan hari berturut-turut. Peristiwa ini bukan sekadar tsunami biasa, melainkan megatsunami langka yang menurut para ilmuwan menjadi bukti nyata bahwa dampak pemanasan global kini mulai mengubah stabilitas geologi Bumi.

Megatsunami tersebut terjadi di kawasan Dickson Fjord, wilayah terpencil di Greenland Timur, namun dampaknya terekam oleh sensor gempa di berbagai belahan dunia, dari Kutub Utara hingga Antartika. Para peneliti menyebut kejadian ini sebagai salah satu fenomena megatsunami terbesar dalam sejarah modern yang pernah tercatat secara ilmiah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kronologi Longsor Raksasa Pemicu Megatsunami

Peristiwa megatsunami Greenland ini bermula pada September 2023, namun penyebab detailnya baru terungkap lewat laporan ilmiah internasional yang dipublikasikan akhir 2024. Pemicunya adalah runtuhnya puncak gunung setinggi sekitar 1,2 kilometer ke dalam perairan sempit Dickson Fjord.

Material yang jatuh diperkirakan mencapai 25 juta meter kubik batu dan es, setara dengan sekitar 10.000 kolam renang Olimpiade. Ketika massa raksasa tersebut menghantam air, tercipta lonjakan air ekstrem setinggi 200 meter, yang langsung dikategorikan sebagai megatsunami, jauh melampaui skala tsunami konvensional yang biasanya dipicu gempa bumi.

Berbeda dengan tsunami tektonik yang menyebar ke laut terbuka, megatsunami ini terperangkap di dalam fjord sempit, sehingga energinya memantul berulang kali dan menghasilkan dampak yang jauh lebih panjang.

Fenomena Seiche: Saat Megatsunami Membuat Bumi “Berdering”

Yang membuat ilmuwan global awalnya kebingungan bukan hanya tinggi gelombang megatsunami, melainkan sinyal seismik aneh yang terekam hampir di seluruh dunia. Sensor gempa mencatat getaran monoton dengan interval sekitar 90 detik, berlangsung tanpa henti selama sembilan hari.

Setelah dianalisis, getaran tersebut disebabkan oleh fenomena seiche, yakni gelombang berdiri yang terjadi ketika air dalam cekungan sempit berosilasi bolak-balik. Dalam kasus ini, megatsunami Greenland terjebak di Dickson Fjord, menciptakan getaran stabil yang cukup kuat untuk membuat permukaan Bumi seolah “berdering” seperti lonceng raksasa.

Para peneliti menyebut ini sebagai salah satu contoh pertama di mana megatsunami dapat memicu sinyal seismik global yang bertahan begitu lama tanpa dipicu aktivitas tektonik.

Hubungan Langsung Megatsunami dengan Pemanasan Global

Tim peneliti yang melibatkan 68 ilmuwan dari 15 negara menyimpulkan bahwa penyebab utama megatsunami Greenland ini adalah perubahan iklim. Selama beberapa dekade terakhir, gletser di kaki gunung di kawasan tersebut terus menipis akibat kenaikan suhu global.

Gletser yang sebelumnya berfungsi sebagai “penopang alami” lereng gunung kehilangan kekuatannya. Akibatnya, struktur batuan menjadi tidak stabil dan akhirnya runtuh, memicu longsor raksasa yang melahirkan megatsunami.

Dengan kata lain, megatsunami ini bukan sekadar bencana alam biasa, melainkan sinyal nyata bahwa pemanasan global mulai memengaruhi keseimbangan geologi di wilayah kutub.

Dampak Nyata Meski Terjadi di Wilayah Terpencil

Meski terjadi di kawasan yang tidak berpenghuni, dampak megatsunami Greenland tetap signifikan. Sebuah pangkalan militer di Pulau Ella, yang terletak puluhan kilometer dari pusat longsor, dilaporkan hancur total diterjang gelombang.

Beruntung, tidak ada personel yang berada di lokasi saat peristiwa terjadi, sehingga tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, para ilmuwan menilai kejadian ini menunjukkan betapa destruktifnya megatsunami, bahkan ketika terjadi jauh dari pemukiman manusia.

Alarm Global bagi Wilayah Pesisir Dunia

Peristiwa megatsunami di Greenland menjadi peringatan serius bahwa wilayah Arktik tengah mengalami perubahan drastis. Stabilitas geologis yang selama ini dianggap permanen kini mulai goyah seiring mencairnya es kutub akibat krisis iklim.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jika tren pemanasan global terus berlanjut, para ahli memperkirakan kejadian megatsunami serupa dapat menjadi lebih sering, terutama di kawasan fjord sempit dan wilayah pesisir dengan lereng curam. Ancaman ini tidak hanya membahayakan ekosistem, tetapi juga jalur pelayaran internasional dan permukiman di pesisir utara dunia.

Fenomena ini menegaskan bahwa krisis iklim tidak selalu datang dalam bentuk bencana tunggal yang instan, melainkan rangkaian peristiwa ekstrem seperti megatsunami, longsor raksasa, dan perubahan geologi mendadak yang secara perlahan mengubah wajah Bumi. (nsp)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Chiki Fawzi Dinyatakan Batal Jadi Petugas Haji 2026 Meski Sempat Diminta Kembali

Chiki Fawzi Dinyatakan Batal Jadi Petugas Haji 2026 Meski Sempat Diminta Kembali

Chiki Fawzi resmi batal jadi petugas haji 2026 setelah sempat diminta kembali. Ia akui bingung dan pasrah, sementara Kemenhaj beri penjelasan resmi.
Hormati Pengunduran Diri Dirut BEI Iman Rachman dari Jabatannya, Airlangga: Diapresiasi, tapi Kita Harus Tetap Jaga Tata Kelola

Hormati Pengunduran Diri Dirut BEI Iman Rachman dari Jabatannya, Airlangga: Diapresiasi, tapi Kita Harus Tetap Jaga Tata Kelola

Soal Dirut BEI Iman Rachman yang mengundurkan diri dari jabatannya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menghormati keputusan tersebut.
Kapolda DIY Tunjuk Kombes Pol Roedy Yoelianto Sebagai Plh Kapolresta Sleman Gantikan Kombes Pol Edy Setyanto

Kapolda DIY Tunjuk Kombes Pol Roedy Yoelianto Sebagai Plh Kapolresta Sleman Gantikan Kombes Pol Edy Setyanto

Kapolda DIY, Irjen Pol Anggoro Sukartono resmi menunjuk Kombes Pol Roedy Yoelianto sebagai Pelaksana Harian (Plh) Kapolresta Sleman menggantikan Kombes Pol Edy Setyanto Erning Wibowo.
Bursa Transfer Manchester United: Kejutan! Setan Merah Siap Bajak Rafael Leao dari AC Milan Musim Panas Nanti

Bursa Transfer Manchester United: Kejutan! Setan Merah Siap Bajak Rafael Leao dari AC Milan Musim Panas Nanti

Manchester United mulai memanaskan mesin jelang bursa transfer musim panas, dan nama Rafael Leao muncul sebagai salah satu target utama manajemen Setan Merah.
ASN DKI Jakarta Serahkan Donasi Rp1 Miliar Lebih untuk Korban Bencana Sumatera

ASN DKI Jakarta Serahkan Donasi Rp1 Miliar Lebih untuk Korban Bencana Sumatera

Solidaritas Aparatur Sipil Negara (ASN) DKI Jakarta terhadap korban bencana alam di Sumatera diwujudkan secara konkret. Mereka menggalang donasi hingga Rp1 M.
Wow! PPATK Temukan Rekening Karyawan Berisi Rp12,4 Triliun, Diduga Berisi Duit Ilegal

Wow! PPATK Temukan Rekening Karyawan Berisi Rp12,4 Triliun, Diduga Berisi Duit Ilegal

Mengacu pada data resmi yang dikutip Jumat (30/1/2026), selama 2025 PPATK menerima total 43.723.386 laporan dari berbagai kategori pelaporan.

Trending

Update Bursa Transfer Persib: Si Anak Hilang Pulang, Satu Pemain Santer Dikabarkan Hengkang

Update Bursa Transfer Persib: Si Anak Hilang Pulang, Satu Pemain Santer Dikabarkan Hengkang

Persib Bandung memulangkan Dedi Kusnandar jelang bursa transfer paruh musim tutup, namun berpotensi kehilangan Febri Hariyadi yang dirumorkan hengkang ke Persis Solo.
6 Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 31 Januari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

6 Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 31 Januari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 31 Januari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo, membahas peluang finansial, risiko, serta angka hoki harian.
Megatsunami Greenland Guncang Dunia: Gelombang 200 Meter Picu Getaran Global Selama 9 Hari

Megatsunami Greenland Guncang Dunia: Gelombang 200 Meter Picu Getaran Global Selama 9 Hari

Megatsunami di Greenland akibat longsor raksasa memicu gelombang 200 meter dan getaran global 9 hari, jadi bukti nyata dampak krisis iklim.
Jika Megatsunami Greenland Berulang, Ini Risiko Serius bagi Indonesia dan Dunia

Jika Megatsunami Greenland Berulang, Ini Risiko Serius bagi Indonesia dan Dunia

Megatsunami di Greenland berpotensi terjadi berulang akibat krisis iklim. Dampaknya bisa menjalar global, termasuk ke Indonesia lewat iklim ekstrem dan ekonomi.
Harga Emas dan Perak Pecah Rekor Dunia, Analis Waspadai Pasar Makin Tak Rasional

Harga Emas dan Perak Pecah Rekor Dunia, Analis Waspadai Pasar Makin Tak Rasional

Harga emas dan perak tembus rekor global. Analis menilai reli dipicu likuiditas dan spekulasi, bukan semata fundamental pasar logam mulia.
Bung Binder Konfirmasi Persib Bandung Sempat Incar Kiper dan Gelandang Timnas Indonesia, Singgung Joey Pelupessy

Bung Binder Konfirmasi Persib Bandung Sempat Incar Kiper dan Gelandang Timnas Indonesia, Singgung Joey Pelupessy

Pengamat bola Bung Binder mengungkapkan bahwa Persib Bandung sebetulnya sempat mengincar dua pemain Timnas Indonesia yang salah satunya adalah Joey Pelupessy.
Ramalan Zodiak Besok, 31 Januari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Ramalan Zodiak Besok, 31 Januari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Simak ramalan zodiak besok, 31 Januari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Prediksi lengkap mulai dari asmara, karier, hingga keuangan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT