Dokumen Rahasia DOJ Ungkap Misteri Kiswah yang Dikirim ke Jeffrey Epstein
- Tangkapan Layar/The Official Channel of KSA Qur’an TV
Makna Sakral Kiswah bagi Umat Islam
Kiswah merupakan kain hitam bersulam benang emas yang menyelimuti Ka’bah di Masjidil Haram, Makkah. Setiap tahun, kain tersebut diganti dengan yang baru dalam prosesi resmi, sementara Kiswah lama dipotong-potong dan biasanya disimpan atau diberikan sebagai artefak bernilai tinggi dengan pengawasan ketat.
Bagi umat Islam di seluruh dunia, Kiswah bukan sekadar kain, melainkan simbol kesucian dan kehormatan tempat tersuci dalam agama Islam. Karena itu, kemunculan Kiswah dalam dokumen kasus Epstein menimbulkan keprihatinan dan tanda tanya besar di berbagai kalangan.
Belum Ada Penjelasan Resmi
Hingga kini, belum ada klarifikasi resmi dari otoritas Arab Saudi, pemerintah UEA, maupun pihak terkait lainnya mengenai bagaimana potongan Kiswah tersebut diperoleh dan atas dasar apa pengiriman itu dilakukan. Dokumen DOJ sendiri hanya memuat korespondensi administratif tanpa menyebut adanya pelanggaran hukum spesifik terkait transaksi tersebut.
Namun, pakar hukum internasional menilai bahwa keberadaan artefak religius sensitif dalam jaringan logistik pribadi figur kontroversial seperti Epstein tetap menjadi isu serius, baik dari sisi etika maupun tata kelola lintas negara.
DOJ Tegaskan Transparansi Arsip
Departemen Kehakiman AS sebelumnya menyatakan bahwa rilis dokumen Epstein bertujuan meningkatkan transparansi publik atas arsip penyelidikan yang selama ini disegel. Ribuan halaman email, foto, dan catatan perjalanan kini dibuka untuk memastikan akuntabilitas proses hukum, meski tidak seluruh isi dokumen tersebut mengandung tuduhan pidana baru.
Kemunculan korespondensi soal Kiswah dalam arsip ini pun dipandang sebagai bagian dari data mentah yang sebelumnya tidak dapat diakses publik, bukan sebagai penetapan kesimpulan hukum baru.
Publik Global Soroti Sensitivitas Temuan
Sejak dokumen tersebut dirilis, perbincangan mengenai Kiswah dan Epstein ramai di media sosial serta forum internasional. Banyak pihak mempertanyakan bagaimana simbol sakral umat Islam bisa terlibat dalam jaringan pribadi tokoh yang memiliki rekam jejak kriminal berat.
Meski belum ada bukti bahwa Kiswah tersebut digunakan untuk tujuan ilegal, publik menilai temuan ini menambah kompleksitas dan misteri dalam kasus Epstein, yang hingga kini masih menyisakan banyak pertanyaan tak terjawab. (nsp)
Load more