News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

AWG Nilai Serangan AS–Israel ke Iran Tak Lepas dari Konteks Penjajahan Palestina

Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan militer ke Republik Islam Iran pada 28 Februari 2026. Serangan tersebut disebut melanggar kedaulatan Iran dan -
Minggu, 1 Maret 2026 - 23:28 WIB
Di tengah Konflik Iran-Amerika Memanas, Artis Indonesia ini Beri Dukungan ke Negara Pro Palestina
Sumber :
  • dok.kolase tvonenews.com/Instagram tvOnenewscom

tvOnenews.com — Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan militer ke Republik Islam Iran pada 28 Februari 2026. Serangan tersebut disebut melanggar kedaulatan Iran dan mengakibatkan Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei wafat.

Serangan itu kemudian memicu aksi balasan dari Iran ke wilayah Israel serta pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketua Presidium Aqsa Working Group (AWG) Muhammad Anshorullah menilai eskalasi ini tidak bisa dilepaskan dari konteks penjajahan dan genosida di Palestina.

"Iran merupakan salah satu dari sedikit negara muslim yang secara konsisten dan tegas mendukung perjuangan rakyat Palestina serta menolak intervensi asing," katanya dalam keterangan pers yang diterima tvOnenews.com, Senin (1/3/2026).

Kepala Garda Revolusi Iran Ayatollah Ali Khamenei
Kepala Garda Revolusi Iran Ayatollah Ali Khamenei
Sumber :
  • Office of the Iranian Supreme Leader/WANA (West Asia News Agency)/Handout via REUTERS

Menurut AWG, ketegangan Iran dengan Amerika Serikat dan Israel dimanfaatkan untuk memperkeruh stabilitas keamanan Timur Tengah sekaligus mengalihkan perhatian dunia dari isu Palestina. Dampaknya, Israel dinilai berpotensi semakin leluasa melakukan tindakan represif di wilayah Palestina.

AWG menyoroti pembatasan ketat yang menyebabkan Masjid Al-Aqsa tidak dipenuhi jamaah salat tarawih pada 28 Februari 2026. Selain itu, Masjid Ibrahimi juga disebut diblokir total dengan alasan keamanan menyusul serangan balasan Iran.

Di saat bersamaan, serangan Israel ke Jalur Gaza dan Tepi Barat dilaporkan meningkat, namun dinilai minim sorotan media karena perhatian global tersita oleh eskalasi konflik Iran dengan Amerika Serikat dan Israel.

Dalam pernyataan sikapnya, AWG menyampaikan tujuh poin: 

Pertama, mereka mengutuk serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran sebagai pelanggaran berat terhadap Piagam PBB dan hukum internasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kedua, AWG menyebut serangan tersebut sebagai manifestasi pertama dari Board of Peace (BoP) dan menilai forum itu bukan instrumen perdamaian, melainkan bentuk imperialisme yang tidak bertujuan mewujudkan kemerdekaan Palestina.

Ketiga, AWG mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk segera menarik diri dari Board of Peace. Menurut mereka, agresi militer tersebut menunjukkan BoP tidak mampu menjaga stabilitas dunia, bahkan inisiatornya yakni Donald Trump disebut sebagai aktor utama penyerangan terhadap Iran.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ajak Generasi Muda Siapkan Diri Pimpin Indonesia Jadi Negara Maju, Wamendagri Bima Arya: Jangan Berhenti Belajar

Ajak Generasi Muda Siapkan Diri Pimpin Indonesia Jadi Negara Maju, Wamendagri Bima Arya: Jangan Berhenti Belajar

Di hadapan ratusan peserta Garuda Youth Camp 2026, Wamendagri Bima Arya menekankan bahwa kepemimpinan merupakan kunci utama dalam menghadapi masa depan.
Di Tengah Kasus Passportgate, Jay Idzes Buat Pernyataan Nasionalis Tentang Kecintaannya pada Merah Putih

Di Tengah Kasus Passportgate, Jay Idzes Buat Pernyataan Nasionalis Tentang Kecintaannya pada Merah Putih

Di tengah badai isu paspor dan status kewarganegaraan yang tengah mengancam sejumlah pemain Timnas Indonesia di Liga Belanda sang kapten Jay Idzes muncul mem...
Dedi Mulyadi Usul Pelaku Kerusuhan di Dago Dapat Pembinaan di Barak Militer

Dedi Mulyadi Usul Pelaku Kerusuhan di Dago Dapat Pembinaan di Barak Militer

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menilai pelaku kerusuhan yang terjadi di Dago, Bandung, Jumat (1/5/2026) bisa dibina melalui program barak militer.
John Herdman Terima Kabar Bahagia, Gelandang Argentina Ini Berpeluang Bela Timnas Indonesia

John Herdman Terima Kabar Bahagia, Gelandang Argentina Ini Berpeluang Bela Timnas Indonesia

John Herdman dapat kabar baik! Gelandang Argentina Alexis Messidoro berpeluang bela Timnas Indonesia, tinggal selangkah lagi penuhi syarat naturalisasi.
Laga Persib dan Borneo FC Dipimpin Wasit Asing,  Pengandil Persijap Vs Persija Lokal

Laga Persib dan Borneo FC Dipimpin Wasit Asing,  Pengandil Persijap Vs Persija Lokal

Walau menggunakan wasit asing untuk dua tim teratas di klasemen, I.League justru menunjuk wasit lokal untuk pertandingan Persija yang saat ini berada di peringkat ketiga klasemen. 
Pacitan Berpotensi Jadi Kota Wisata Unggulan, Wamendagri Bima Arya Sorot Museum dan Galeri SBY-ANI

Pacitan Berpotensi Jadi Kota Wisata Unggulan, Wamendagri Bima Arya Sorot Museum dan Galeri SBY-ANI

Berdasarkan pengalaman mengunjungi berbagai museum di luar negeri, Wamendagri Bima Arya menilai museum di Pacitan tersebut memiliki standar internasional.

Trending

Pelatih Hyundai Hillstate Beri Sinyal Positif untuk Megawati Hangestri, Kang Sung-hyung Komentari Aksi Megatron di Grand Final Proliga 2026

Pelatih Hyundai Hillstate Beri Sinyal Positif untuk Megawati Hangestri, Kang Sung-hyung Komentari Aksi Megatron di Grand Final Proliga 2026

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung memberikan pernyataannya usai menyaksikan aksi Megawati Hangestri secara langsung, saat membela Jakarta Pertamina Enduro di Grand Final Proliga 2026.
Diizinkan FIFA Bela Timnas Indonesia Tanpa Naturalisasi, Raja Assist Championship Ini Bisa Dipanggil John Herdman untuk Piala AFF 2026

Diizinkan FIFA Bela Timnas Indonesia Tanpa Naturalisasi, Raja Assist Championship Ini Bisa Dipanggil John Herdman untuk Piala AFF 2026

Tampil memukau sebagai raja assist kasta Championship, salah satu pemain veteran ini layak dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia buat ajang Piala AFF 2026.
Top 3 Timnas Indonesia: Jay Idzes-Maarten Paes Diizinkan Main, Erick Thohir Bertemu Sekjen KNVB, hingga Raja Assist yang Eligible Dinaturalisasi

Top 3 Timnas Indonesia: Jay Idzes-Maarten Paes Diizinkan Main, Erick Thohir Bertemu Sekjen KNVB, hingga Raja Assist yang Eligible Dinaturalisasi

Ada tiga berita terpopuler seputar Timnas Indonesia yang paling banyak dibaca di tvOnenews.com, mulai dari turnamen FIFA ASEAN Cup 2026 hingga isu naturalisasi.
Kirain Langsung ke Korea, Ternyata Ini Agenda Megawati Hangestri Seusai Main di Proliga 2026

Kirain Langsung ke Korea, Ternyata Ini Agenda Megawati Hangestri Seusai Main di Proliga 2026

Setelah tampil gemilang di Proliga 2026 bersama JPE, Megawati Hangestri ternyata tidak langsung ke Korea. Sebelumnya, ia dirumorkan isi kuota Asia Hillstate.
Jadi Bintang Persib Bandung, Siapa Sangka Beckham Putra Dulu Sempat Mengidolakan Sosok Ini Sejak Kecil

Jadi Bintang Persib Bandung, Siapa Sangka Beckham Putra Dulu Sempat Mengidolakan Sosok Ini Sejak Kecil

Beckham Putra mengungkap sosok yang menjadi inspirasinya sejak kecil untuk bermain bola hingga akhirnya berhasil menjadi salah satu bintang di Persib Bandung.
Warga Belanda Berbondong-bondong Girang NAC Breda Selangkah Lagi Resmi Didegradasi: Semoga Tak Lekas Promosi

Warga Belanda Berbondong-bondong Girang NAC Breda Selangkah Lagi Resmi Didegradasi: Semoga Tak Lekas Promosi

Banyak warga Belanda yang mengutarakan rasa gembiranya setelah NAC Breda hampir dipastikan terdegradasi dari kasta tertinggi Liga Belanda. 
Hasil Lengkap Para Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Sebentar Lagi Susul Elkan Baggott

Hasil Lengkap Para Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Sebentar Lagi Susul Elkan Baggott

Para pemain Timnas Indonesia kembali beraksi untuk klubnya masing-masing di mancanegara. Ada Joey Pelupessy yang sebentar lagi menyusul Elkan Baggott.
Selengkapnya

Viral