Eskalasi Meningkat, KBRI Pantau WNI di Arab Saudi Lewat Paguyuban dan Hotline
- ANTARA
Jakarta, tvOnenews.com -Kondisi masyarakat Indonesia di seluruh wilayah Arab Saudi dipantau Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Riyadh melalui satuan tugas dan paguyuban.“Saat ini KBRI terus memantau kondisi masyarakat Indonesia yang tersebar di seluruh wilayah Arab Saudi melalui satgas dan paguyuban yang ada. Laporan dari mereka kami jadikan acuan untuk menilai kondisi WNI saat ini,” kata Pelaksana Fungsi Pensosbud 1 KBRI Riyadh, Mahendra, dari Jakarta, Senin.
Ia menyampaikan bahwa secara umum kondisi WNI terpantau aman. Namun demikian, kewaspadaan tetap perlu ditingkatkan, terutama di wilayah yang menjadi lokasi instalasi militer Amerika Serikat, seperti di Kota Riyadh dan Dammam.
“WNI tetap beraktivitas seperti biasa. Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan mahasiswa berbaur dengan komunitas lokal serta mengikuti arahan dan instruksi lebih lanjut dari pemerintah setempat terkait situasi ini,” ujarnya.
Mahendra menambahkan bahwa WNI juga diminta untuk melakukan pendataan serta menjaga komunikasi dengan paguyuban dan komunitas masing-masing melalui grup WhatsApp di seluruh wilayah Arab Saudi.
“KBRI juga tergabung dalam grup-grup tersebut,” katanya.
Sebelumnya, KBRI Riyadh mengimbau seluruh WNI di Arab Saudi agar tetap tenang, tidak panik, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap perkembangan situasi di sekitar domisili masing-masing.
WNI juga diimbau untuk melakukan lapor diri kepada KBRI Riyadh melalui laman https://peduliwni.kemlu.go.id/beranda.html.
Dalam keadaan darurat, WNI dapat menghubungi hotline KBRI Riyadh melalui WhatsApp di nomor +966 569173990.
KBRI Riyadh menyatakan akan terus memantau perkembangan situasi secara saksama dan berkoordinasi dengan otoritas terkait.(ant)
Load more