News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Erdogan: Turki Harap Swedia Lakukan Tindakan Nyata Melawan Teror

Erdogan mengatakan Turki berharap Swedia mengambil langkah serius menangani terorisme, karena klaim bahwa kelompok teror PKK/YPG memerangi kelompok Daesh/ISIS tidak mencerminkan kenyataan.
Minggu, 22 Mei 2022 - 18:39 WIB
Erdogan: Turki berharap Swedia lakukan tindakan nyata melawan teror
Sumber :
  • Antara

Ankara, - Presiden Recep Tayyip Erdogan mengatakan Turki berharap Swedia mengambil langkah-langkah serius untuk menangani terorisme, karena klaim bahwa kelompok teror PKK/YPG memerangi kelompok Daesh yang juga dikenal sebagai ISIS, tidak mencerminkan kenyataan.

Pernyataan itu disampaikan Erdogan dalam pembicaraan dengan Perdana Menteri Swedia Magdalena Andersson untuk membahas rencana Stockholm bergabung dengan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO), yang membutuhkan persetujuan dari Ankara.

Erdogan menyampaikan kekhawatiran Turki mengenai kegiatan kelompok teror PKK/YPG dan FETO di Swedia. Ia mengatakan bahwa Swedia harus mengakhiri dukungan keuangan, politik, dan senjatanya kepada kelompok-kelompok tersebut.

Dia juga menegaskan bahwa Turki selalu mendukung kebijakan pintu terbuka NATO, dan bahwa solidaritas penting bagi keamanan negara-negara anggota dan demi keamanan bersama.

Pembatasan senjata oleh Swedia terhadap Turki adalah topik lain yang diangkat selama percakapan.

Erdogan mengatakan kampanye militer lintas perbatasan Turki di Suriah utara adalah perlunya menghadapi ancaman teror di kawasan itu, dan Ankara mengharapkan Stockholm untuk mencabut pembatasan.

Merespons pembicaraan dengan Erdogan, Andersson mengatakan bahwa Swedia menantikan "untuk memperkuat hubungan bilateral kami, termasuk dalam perdamaian, keamanan, dan perang melawan terorisme."

Berbicara kepada media penyiaran publik SVT setelah pembicaraan telepon dengan Erdogan, Andersson mengatakan bahwa negaranya secara terbuka mendukung perang melawan terorisme dan dimasukkannya PKK ke dalam daftar teroris.

"Saya menekankan bahwa Swedia menyambut baik kemungkinan kerja sama dalam memerangi terorisme internasional dan menekankan bahwa Swedia jelas berada di belakang perang melawan terorisme dan daftar teroris PKK," kata dia.

Swedia dan Finlandia secara resmi mendaftar untuk bergabung dengan NATO pada Rabu (18/5). Keputusan itu didorong oleh perang Rusia di Ukraina, yang dimulai pada Februari.

Namun Turki, anggota lama NATO, telah menyuarakan keberatannya terhadap keanggotaan Swedia dan Finlandia.

Turki mengkritik negara-negara tersebut karena menoleransi dan bahkan mendukung kelompok teroris.

Selama lebih dari 35 tahun melakukan teror terhadap Turki, PKK --terdaftar sebagai organisasi teroris di Turki, Amerika Serikat, dan Uni Eropa-- bertanggung jawab atas kematian lebih dari 40.000 orang. YPG adalah cabang PKK di Suriah.

FETO dan pemimpinnya yang berbasis di AS, Fetullah Gulen, mengatur kudeta yang gagal pada 15 Juli 2016 di Turkiye, di mana 251 orang tewas dan 2.734 lainnya terluka.

Ankara menuduh FETO berada di belakang rencana jangka panjang untuk menggulingkan pemerintah melalui infiltrasi ke lembaga-lembaga Turki, khususnya militer, polisi, dan peradilan.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Resmi Menikah dengan Jang Dong Yoon, Ini Daftar Film dan Drama yang Dibintangi Kim Seung Yoon

Resmi Menikah dengan Jang Dong Yoon, Ini Daftar Film dan Drama yang Dibintangi Kim Seung Yoon

Resmi menikah dengan Jang Dong Yoon, ini daftar film dan drama yang dibintangi aktris Kim Seung Yoon.
Rio Ferdinand dan Ryan Giggs Siap Hidupkan Rivalitas Manchester United Vs Arsenal di SUGBK

Rio Ferdinand dan Ryan Giggs Siap Hidupkan Rivalitas Manchester United Vs Arsenal di SUGBK

Meski hanya berstatus laga ekshibisi, legenda Manchester United, Rio Ferdinand tidak ingin sekadar datang untuk menikmati pertandingan.
Begini Kronologi Kasus Dugaan Penipuan Emas yang Menyeret Artis Kirana Larasati dan Jennifer Coppen

Begini Kronologi Kasus Dugaan Penipuan Emas yang Menyeret Artis Kirana Larasati dan Jennifer Coppen

Kirana Larasati maupun Jennifer Coppen sudah memberikan klarifikasi terkait kasus yang tengah menjadi sorotan publik ini. Simak selengkapnya dalam berita ini.
Dua Tokoh NU Bantah Kehadiran di Luar Agenda Muktamar

Dua Tokoh NU Bantah Kehadiran di Luar Agenda Muktamar

Rais Syuriah PWNU Kalimantan Barat (Kalbar) dan PCNU Kabupaten Kayong Utara turut meluruskan informasi terkait namanya yang disebut ikut serta dalam kegiatan Halaqoh Kebangsaan dan Silaturrahmi Alumni Ikapete di MPR RI beberapa waktu lalu.
Mulai Operasikan 9 Gardu JPL, KAI Properti Dukung Kesiapan Pengamanan Pelintasan

Mulai Operasikan 9 Gardu JPL, KAI Properti Dukung Kesiapan Pengamanan Pelintasan

KAI Properti mulai mengoperasikan sembilan gardu Jalur Pelintasan Langsung (JPL) pada 9 Oktober 2026.
Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Berawal dari sekadar mengikuti teman, seorang buruh pabrik di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berhasil mengembangkan usaha budidaya kelinci hias jenis Rex.

Trending

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Upaya Putus Rantai Kemiskinan, Pemerintah Genjot Pembangunan Sekolah Rakyat

Upaya Putus Rantai Kemiskinan, Pemerintah Genjot Pembangunan Sekolah Rakyat

Pemerintah Indonesia terus menggenjot pemerataan akses pendidikan di seluruh wilayah melalui program Sekolah Rakyat.
Selengkapnya

Viral