Terpopuler News Internasional: Rencana Donald Trump untuk Amerika Jika Tewas di Tangan Iran, hingga Kapal Perang Iran Ditenggelamkan AS
- Reuters
tvOnenews.com - Kabar mengenai pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump mengenai rencana untuk Amerika ketika ia terbunuh Iran.
Hingga, kapal selam Amerika Serikat telah menenggelamkan kapal perang Iran.
Kedua informasi tersebut menjadi News Internasional terpopuler di tvOnenews.com pada Kamis, (5/3/2026).simak rangkumannya berikut ini.

- dok.humas Prabowo
Rencana Donald Trump Jika Ia Tewas di Tangan Iran
Setelah Amerika Serikat (AS) dan Israel melakukan serangan gabungan terhadap Iran, pernyataan lama Presiden AS, Donald Trump kembali ramai diperbincangkan.
Pada Februari 2025, Donald Trump mengaku telah meninggalkan instruksi agar Iran ‘dimusnahkan’ jika dirinya tewas akibat serangan dari negara tersebut.
Pernyataan tersebut disampaikan saat dirinya menandatangani perintah eksekutif untuk mengaktifkan kembali kebijakan tekanan maksimum terhadap Teheran.
“Itu akan jadi hal yang sangat buruk bagi mereka, bukan karena saya. Kalau mereka melakukannya, mereka akan dimusnahkan. Tamat sudah. Saya sudah meninggalkan instruksi,” ungkap Donald Trump kala itu, dilansir Kamis (5/3/2026).
Potongan video tersebut telah tersebar luas di media sosial X hingga disaksikan oleh lebih dari 7 juta kali sejak diunggah ulang pada Minggu (1/3/2026).
Tak sedikit netizen yang mempertanyakan validitas ucapannya tersebut, khususnya terkait kewenangan presiden yang telah wafat dalam memberikan instruksi militer.
Simak berita selengkapnya: Sesumbar Donald Trump Jika Dirinya Mati Kena Serangan Iran, Maka ini yang akan Dilakukan Amerika

- Istimewa
Kapal Selam AS Menenggelamkan Kapal Perang Iran
Kabar mengejutkan terdengar dari Samudera Hindia setelah Amerika Serikat (AS) resmi mengonfirmasi salah satu kapal selam mereka menenggelamkan kapal perang Iran.
Menteri Perang AS, Pete Hegseth mengungkapkan kabar mengejutkan ini dalam konferensi pers terkait operasi militer terhadap Teheran, pada Rabu (4/3/2026).
Hegseth menegaskan serangan ini dilakukan di wilayah perairan internasional.
“Kemarin di Samudera Hindia, kapal selam AS menenggelamkan kapal perang Iran yang merasa dirinya aman saat berada di perairan internasional,” ujar Hegseth.
Kemudian, dirinya mengaku bahwa militer AS berhasil melumpuhkan aset strategis Iran.
Load more