News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Spanyol Berani Lawan Tekanan AS, Menlu Tegas Tolak Pangkalan Militer Dipakai Serang Iran

Menlu Spanyol Jose Manuel Albares menegaskan Madrid tidak takut tekanan AS setelah menolak penggunaan pangkalan militer untuk serangan terhadap Iran.
Jumat, 13 Maret 2026 - 12:45 WIB
Menteri Luar Negeri Spanyol Jose Manuel Albares
Sumber :
  • Antara

Spanyol, tvOnenews.com - Pemerintah Spanyol mengambil sikap tegas terhadap Amerika Serikat dengan menolak penggunaan pangkalan militer di wilayahnya untuk operasi militer terhadap Iran. Keputusan tersebut memicu ketegangan diplomatik setelah Washington dilaporkan mengancam Madrid dengan langkah ekonomi.

Menteri Luar Negeri Spanyol Jose Manuel Albares menegaskan negaranya tidak takut terhadap kemungkinan tekanan dari Amerika Serikat. Ia menilai Spanyol memiliki posisi kuat sebagai sekutu NATO sekaligus mitra ekonomi penting bagi Washington.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam wawancara dengan penyiar publik TVE pada Kamis (12/3), Albares menyatakan bahwa tidak ada alasan bagi Spanyol untuk menerima tekanan hanya karena mempertahankan sikapnya.

“Kami tidak takut apa pun. Mengapa Spanyol harus dikenai tindakan atau tekanan apa pun?” kata Albares.

Spanyol Klaim Tetap Mitra Penting bagi AS

Albares menegaskan bahwa Spanyol selama ini merupakan sekutu yang dapat diandalkan bagi Amerika Serikat dan negara-negara Barat.

Ia mencontohkan kontribusi Spanyol dalam operasi NATO, termasuk perannya melindungi wilayah udara negara-negara Baltik.

Menurutnya, posisi tersebut menunjukkan bahwa Spanyol tetap berkomitmen pada kerja sama keamanan internasional meskipun memiliki perbedaan pandangan terkait operasi militer terhadap Iran.

Albares juga menyoroti hubungan ekonomi yang kuat antara kedua negara.

Ia menyebut Spanyol sebagai salah satu mitra dagang penting bagi Amerika Serikat. Oleh karena itu, tekanan ekonomi dinilai bukan langkah yang realistis dalam hubungan bilateral kedua negara.

Madrid Nilai Serangan terhadap Iran Melanggar Hukum Internasional

Pemerintah Spanyol sebelumnya secara terbuka menentang rencana serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.

Madrid menilai operasi militer tersebut tidak sejalan dengan prinsip hukum internasional.

Sikap ini kemudian diwujudkan dengan keputusan melarang penggunaan dua pangkalan militer penting di wilayah Spanyol untuk operasi terhadap Iran.

Dua pangkalan tersebut adalah:

  • Pangkalan militer Rota

  • Pangkalan militer Moron

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kedua fasilitas militer tersebut selama ini sering digunakan dalam kerja sama pertahanan antara Spanyol dan Amerika Serikat.

Namun dalam konteks konflik Iran, pemerintah Spanyol memilih untuk tidak memberikan izin penggunaan pangkalan tersebut.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bang Jay Bikin Heboh di Italia, Jay Idzes Sabet Man of the Match di Laga Fiorentina vs Sassuolo

Bang Jay Bikin Heboh di Italia, Jay Idzes Sabet Man of the Match di Laga Fiorentina vs Sassuolo

Kabar membanggakan datang dari Italia. Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes sukses mencuri perhatian publik Serie A setelah tampil solid membela Sassuolo saat bert
Sekolah Cagar Budaya Kumuh, Dedi Mulyadi Turun Tangan Siap Rehab SD Negeri 1 Cibogo

Sekolah Cagar Budaya Kumuh, Dedi Mulyadi Turun Tangan Siap Rehab SD Negeri 1 Cibogo

​​​​​​​Dedi Mulyadi soroti SD Negeri 1 Cibogo yang kumuh. Sekolah cagar budaya 1921 ini bocor dan rusak, ia langsung janji rehab demi kenyamanan belajar siswa.
Taksi Green SM Beri Klarifikasi Soal Dugaan Pemicu Tabrakan Maut KA Argo Bromo dan KRL di Stasiun Bekasi Timur

Taksi Green SM Beri Klarifikasi Soal Dugaan Pemicu Tabrakan Maut KA Argo Bromo dan KRL di Stasiun Bekasi Timur

Terjadi insiden kecelakaan maut melibatkan KA Argo Bromo Anggrek menabrak Kereta Rel Listrik (KRL) di Stasiun Bekasi Timur. Taksi Green SM berikan klarifikasi
Lima Korban Tabrakan Kereta Masih Terjepit, 14 Personel Basarnas Tambahan Diterjunkan ke Stasiun Bekasi Timur

Lima Korban Tabrakan Kereta Masih Terjepit, 14 Personel Basarnas Tambahan Diterjunkan ke Stasiun Bekasi Timur

Guna mempercepat proses penyelamatan yang telah berlangsung selama lima jam, Badan SAR Nasional (Basarnas) menambah kekuatan personel di lokasi kecelakaan kereta api Stasiun Bekasi Timur. 
Masih Ingat Tragedi Bintaro 2? Kejadiannya Serupa dengan Tabrakan KA Argo Bromo-KRL di Bekasi Timur

Masih Ingat Tragedi Bintaro 2? Kejadiannya Serupa dengan Tabrakan KA Argo Bromo-KRL di Bekasi Timur

Tabrakan antara KA Argo Bromo dan KRL di Bekasi Timur seolah membuka kembali luka lama dalam sejarah kelam perkeretaapian tanah air lebih dari 1 dekade lalu.
Dedi Mulyadi Temukan Truk Mogok di Tanjakan, Langsung Beri Uang Jajan Rp500 Ribu dan Antar ke Bengkel

Dedi Mulyadi Temukan Truk Mogok di Tanjakan, Langsung Beri Uang Jajan Rp500 Ribu dan Antar ke Bengkel

​​​​​​​Dedi Mulyadi bantu sopir truk mogok di tanjakan. Beri uang Rp500 ribu dan antar ke bengkel setelah radiator pecah, menunjukkan kepedulian di jalan.

Trending

Update Korban Kereta Tabrak KRL Bekasi: 74 Orang Luka dan 4 Meninggal Dunia, Petugas Berpacu Selamatkan Penumpang Terjepit

Update Korban Kereta Tabrak KRL Bekasi: 74 Orang Luka dan 4 Meninggal Dunia, Petugas Berpacu Selamatkan Penumpang Terjepit

Data jumlah korban kecelakaan yang melibatkan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur dilaporkan terus bertambah hingga Selasa (28/4) dini hari. 
Masih Ingat Tragedi Bintaro 2? Kejadiannya Serupa dengan Tabrakan KA Argo Bromo-KRL di Bekasi Timur

Masih Ingat Tragedi Bintaro 2? Kejadiannya Serupa dengan Tabrakan KA Argo Bromo-KRL di Bekasi Timur

Tabrakan antara KA Argo Bromo dan KRL di Bekasi Timur seolah membuka kembali luka lama dalam sejarah kelam perkeretaapian tanah air lebih dari 1 dekade lalu.
Ngaku Syok dan Panik, Korban Ceritakan Detik-detik KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi

Ngaku Syok dan Panik, Korban Ceritakan Detik-detik KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi

Korban ungkap detik-detik KA Argo Bromo tabrak KRL di Bekasi. Ngaku syok dan panik, gerbong hancur, puluhan korban luka kini dirawat di RSUD Kota Bekasi.
Pengakuan Seorang Ayah yang Titipkan Anak di Daycare Little Aresha: Nangis, Tapi Sampai Sekolah Jadi Diam

Pengakuan Seorang Ayah yang Titipkan Anak di Daycare Little Aresha: Nangis, Tapi Sampai Sekolah Jadi Diam

​​​​​​​Pengakuan ayah soal Daycare Little Aresha di Yogyakarta. Anak disebut sering menangis saat dititipkan, namun mendadak diam saat di sekolah. (28/4/2026)
Taksi Green SM Beri Klarifikasi Soal Dugaan Pemicu Tabrakan Maut KA Argo Bromo dan KRL di Stasiun Bekasi Timur

Taksi Green SM Beri Klarifikasi Soal Dugaan Pemicu Tabrakan Maut KA Argo Bromo dan KRL di Stasiun Bekasi Timur

Terjadi insiden kecelakaan maut melibatkan KA Argo Bromo Anggrek menabrak Kereta Rel Listrik (KRL) di Stasiun Bekasi Timur. Taksi Green SM berikan klarifikasi
Lima Korban Tabrakan Kereta Masih Terjepit, 14 Personel Basarnas Tambahan Diterjunkan ke Stasiun Bekasi Timur

Lima Korban Tabrakan Kereta Masih Terjepit, 14 Personel Basarnas Tambahan Diterjunkan ke Stasiun Bekasi Timur

Guna mempercepat proses penyelamatan yang telah berlangsung selama lima jam, Badan SAR Nasional (Basarnas) menambah kekuatan personel di lokasi kecelakaan kereta api Stasiun Bekasi Timur. 
Usai Kecelakaan Maut Kereta Tabrak KRL, KAI Commuter Lakukan Rekayasa Pola Operasi untuk Kereta Jadwal Terakhir

Usai Kecelakaan Maut Kereta Tabrak KRL, KAI Commuter Lakukan Rekayasa Pola Operasi untuk Kereta Jadwal Terakhir

Insiden tabrakan kereta api di Stasiun Bekasi Timur, pada Senin malam (27/4/2026) melibatkan rangkaian KRL ditabrak kereta api jarak jauh KA Argo Bromo Anggrek
Selengkapnya

Viral