News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Indonesia Desak DK PBB Bertindak Tegas terkait Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon, Ancaman Serius pada Perdamaian

Indonesia menegaskan bahwa serangan terhadap pasukan perdamaian RI di Lebanon bukan insiden biasa, melainkan pelanggaran berat terhadap hukum internasional serta ancaman nyata bagi perdamaian.
Jumat, 3 April 2026 - 09:48 WIB
Sidang Darurat Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) terkait tewasnya tiga prajurit TNI yang bertugas sebagai pasukan perdamaian PBB di Lebanon.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah Indonesia melayangkan kecaman keras dalam sidang darurat Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) setelah gugurnya tiga prajurit TNI yang bertugas sebagai pasukan perdamaian di Lebanon.

Dalam sidang darurat yang berlangsung di Markas Besar PBB, New York, pada Selasa (31/3/2026), sejumlah perkembangan terbaru di Lebanon menjadi sorotan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sidang yang digelar atas dorongan Indonesia bersama Prancis ini juga secara khusus membahan serangan terhadap personel United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).

Wakil Tetap RI untuk PBB, Duta Besar Umar Hadi, dalam forum tersebut menyampaikan duka mendalam sekaligus kemarahan dan kekecewaan masyarakat Indonesia atas serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian pada 29 dan 30 Maret 2026.

Tiga prajurit yang gugur masing-masing Mayor Infanteri Zulmi Aditya Iskandar, Sersan Satu Muhammad Nur Ichwan, dan Kopral Fahrizal Rhomadhon.

Selain itu, lima prajurit lainnya dilaporkan mengalami luka saat menjalankan mandat resmi PBB dalam misi UNIFIL.

Dalam pernyataannya, Indonesia menegaskan bahwa serangan terhadap pasukan perdamaian bukan insiden biasa, melainkan pelanggaran berat terhadap hukum internasional serta ancaman nyata bagi perdamaian dan keamanan global.

Indonesia juga berpandangan bahwa meningkatnya kekerasan di Lebanon selatan tidak terjadi begitu saja. Pemerintah menyoroti aksi militer Israel yang dinilai berulang kali melanggar kedaulatan Lebanon dan memperparah kondisi di lapangan.

Bahkan, serangan terhadap pasukan perdamaian disebut berpotensi dikategorikan sebagai kejahatan perang menurut hukum internasional.

Oleh karena itu, Indonesia menuntut dilakukannya investigasi PBB yang cepat, menyeluruh, dan transparan. Indonesia juga mendesak agar pelaku diproses secara hukum serta menolak segala bentuk impunitas atas serangan yang menyasar personel penjaga perdamaian.

Selain itu, Indonesia mengajukan tiga tuntutan utama. Pertama, pemulangan jenazah tiga prajurit secara cepat, aman, dan bermartabat, serta pemberian perawatan medis terbaik bagi lima prajurit yang terluka.

Kedua, jaminan tegas dari seluruh pihak, termasuk Israel, untuk mematuhi hukum internasional dan menghentikan tindakan agresif yang membahayakan personel serta aset PBB.

Ketiga, langkah darurat dari DK PBB dan Sekretaris Jenderal PBB guna memastikan perlindungan penuh terhadap personel UNIFIL, termasuk evaluasi protokol keamanan dan kesiapan evakuasi jika situasi memburuk.

Indonesia menegaskan bahwa keselamatan pasukan perdamaian harus menjadi prioritas utama. Karena itu, DK PBB didorong segera mengambil langkah konkret dan menyampaikan kecaman yang jelas, tegas, serta bersatu atas serangan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sidang ini juga dihadiri sejumlah pejabat tinggi PBB, termasuk Jean-Pierre Lacroix sebagai Under-Secretary-General for Peace Operations, yang bertugas membantu Sekretaris Jenderal dalam memimpin operasi perdamaian PBB.

Bagi Indonesia, peristiwa ini menjadi ujian penting bagi Dewan Keamanan PBB. Di tengah konflik yang terus memanas di Lebanon selatan, perhatian dunia kini tertuju pada langkah DK PBB, apakah mampu bertindak tegas melindungi pasukan perdamaian atau kembali gagal mencegah insiden serupa. (rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Stasiun MRT Jakarta Alami Blackout Sore Tadi, Ternyata Ini Penyebabnya

Stasiun MRT Jakarta Alami Blackout Sore Tadi, Ternyata Ini Penyebabnya

PT MRT Jakarta (Perseroda) mengungkapkan penyebab beberapa stasiun mengalami blackout hingga gangguan operasional pada sore hari ini.
Naskah Khutbah Jumat 10 April 2026: Persiapan Spiritual Menjelang Akhir Syawal

Naskah Khutbah Jumat 10 April 2026: Persiapan Spiritual Menjelang Akhir Syawal

Berikut rekomendasi tema naskah khutbah Jumat singkat terbaru untuk sesi ceramah ibadah shalat Jumat, dengan judul "Persiapan Spiritual Menjelang Akhir Syawal".
Selat Hormuz Kembali Memanas, DPR Minta Semua Pihak Tahan Diri dan Utamakan Diplomasi

Selat Hormuz Kembali Memanas, DPR Minta Semua Pihak Tahan Diri dan Utamakan Diplomasi

Penutupan kembali jalur strategis Selat Hormuz memicu kekhawatiran baru di tengah ketegangan geopolitik global.
6 Item Wajib Jungler Assassin Biar Damage Tembus Armor Tebal Hero Tank

6 Item Wajib Jungler Assassin Biar Damage Tembus Armor Tebal Hero Tank

Berikut ini enam item yang sering menjadi andalan jungler assassin untuk menghadapi hero dengan pertahanan tinggi.
Taklukan GPPI, Megawati Hangestri Cs Kantongi Puluhan Juta Usai jadi Juara Putaran Pertama Final Four Proliga 2026

Taklukan GPPI, Megawati Hangestri Cs Kantongi Puluhan Juta Usai jadi Juara Putaran Pertama Final Four Proliga 2026

Juara bertahan musim ini, Jakarta Pertamina Enduro, berhasil menutup putaran pertama Final Four Proliga 2026 dengan hasil yang manis.
Pengusaha Tembakau Haji Her Diperiksa KPK, Ngaku Menginap di Hotel Mewah: “Saya Banyak Uang”

Pengusaha Tembakau Haji Her Diperiksa KPK, Ngaku Menginap di Hotel Mewah: “Saya Banyak Uang”

Haji Her diperiksa KPK terkait kasus Bea Cukai. Ia mengaku tidak kenal tersangka dan menyebut menginap di hotel mewah karena mampu.

Trending

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilai oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Selengkapnya

Viral