News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Paviliun Indonesia di Venice Biennale 2026: Bawa Imajinasi Nusantara ke Panggung Seni Dunia

Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia kembali menghadirkan Paviliun Indonesia pada Pameran Seni Internasional ke-61 La Biennale di Venesia, Italia atau Venice Biennale 2026.
Jumat, 8 Mei 2026 - 23:45 WIB
Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia kembali menghadirkan Paviliun Indonesia pada Pameran Seni Internasional ke-61 La Biennale di Venesia, Italia atau Venice Biennale 2026.
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia kembali menghadirkan Paviliun Indonesia pada Pameran Seni Internasional ke-61 La Biennale di Venesia, Italia atau Venice Biennale 2026. Kehadiran ini menjadi bagian dari upaya diplomasi kebudayaan Indonesia untuk memperkuat posisi seni rupa Indonesia di panggung internasional.   

Mengusung tajuk "Printing the Unprinted", Paviliun Indonesia diselenggarakan oleh Kementerian Kebudayaan RI melalui Direktorat Jenderal Diplomasi, Promosi, dan Kerja Sama Kebudayaan, atas dukungan Danantara Indonesia Trust Fund, serta kolaborasi bersama Scuola Internazionale di Grafica, Negeri Elok, Manajemen Talenta Nasional Seni Budaya, dan Venice Art Factory.   

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Paviliun Indonesia ini berlokasi di Scuola Internazionale di Grafica, Cannaregio 1798, Venesia, dengan hari pratinjau pada 7 Mei 2026 dan masa pameran berlangsung pada 9 Mei - 22 November 2026.   

Paviliun Indonesia dikuratori oleh Aminudin TH Siregar. Dalam proses kuratorialnya, Scuola Internazionale di Grafica dipilih sebagai lokasi paviliun karena memiliki kedekatan dengan praktik seni grafis, cetak, dan produksi artistik berbasis proses. Dengan pendekatan ini, karya tidak hanya diproduksi di Indonesia lalu dikirim ke Venesia, tetapi juga dikembangkan melalui residensi, dialog, dan kolaborasi langsung di ruang tersebut.   

Pada pembukaan Paviliun Indonesia, Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, menyampaikan bahwa partisipasi Indonesia di Venice Biennale 2026 memiliki arti penting bagi penguatan diplomasi kebudayaan Indonesia di tingkat global. Menurutnya, kehadiran Indonesia tahun ini menjadi momentum penting karena merupakan partisipasi pertama di bawah Kementerian Kebudayaan yang berdiri sendiri.   

"Kami meyakini bahwa budaya bukan sekadar warisan, tetapi juga fondasi bagi masa depan. Indonesia hadir bukan hanya untuk memperkenalkan kebudayaan kepada dunia, tetapi juga untuk ikut membentuk percakapan global melalui seni," ujar Menteri Kebudayaan Fadli Zon.   

Menbud Fadli Zon juga menegaskan bahwa Indonesia merupakan sebuah peradaban megadiversitas dengan lebih dari 17.000 pulau, 1.340 kelompok etnis, dan 718 bahasa daerah. Kekayaan budaya tersebut dibentuk oleh sejarah panjang pertukaran maritim, tradisi spiritual, inovasi artistik, dan warisan hidup yang terus berkembang hingga hari ini.   

"Indonesia memiliki salah satu ekosistem budaya paling dinamis di dunia. Bahkan warisan prasejarah Indonesia menunjukkan bahwa kepulauan ini telah lama menjadi salah satu pusat kreativitas tertua umat manusia. Dengan kekayaan budaya yang dimiliki, Indonesia memiliki potensi untuk menjadi salah satu pusat kebudayaan dunia, tempat tradisi, imajinasi, dan masa depan bertemu," jelasnya.   

Semangat tersebut tercermin dalam tema "Printing the Unprinted" yang, menurut Menbud, merupakan perayaan atas kekuatan imajinasi yang melampaui batas-batas realitas. "Melalui karya-karya yang ditampilkan di paviliun ini, para seniman Indonesia menghadirkan narasi-narasi spekulatif yang mengisi ruang-ruang yang belum tercatat, suara-suara yang belum terdengar, ingatan yang terlupakan, dan masa depan yang belum pernah dibayangkan," tambahnya.   

"Printing the Unprinted" mempertemukan tujuh seniman Indonesia lintas generasi, yakni:   
- Agus Suwage   
- Syahrizal Pahlevi   
- Nurdian Ichsan   
- R.E. Hartanto   
- Theresia Agustina Sitompul   
- Mariam Sofrina   
- Rusyan Yasin   

Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia kembali menghadirkan Paviliun Indonesia pada Pameran Seni Internasional ke-61 La Biennale di Venesia, Italia atau Venice Biennale 2026.
Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia kembali menghadirkan Paviliun Indonesia pada Pameran Seni Internasional ke-61 La Biennale di Venesia, Italia atau Venice Biennale 2026.
Sumber :
  • Istimewa

Melalui medium seni cetak grafis atau printmaking, para seniman menghadirkan proses penciptaan sebagai ruang perjumpaan, pertukaran gagasan, serta pembacaan ulang terhadap sejarah, identitas, dan imajinasi Nusantara.   

Secara konseptual, pameran ini berangkat dari narasi fiksi tentang pelayaran besar abad ke-15 yang terinspirasi dari manuskrip imajiner Datu Na Tolu Hamonangan dari Harajaon Pusuk Buhit di Sumatra. Narasi tersebut membuka pembacaan spekulatif tentang hubungan Asia dan Eropa, sekaligus memperdebatkan cara pandang sejarah global yang kerap dibangun melalui perspektif kedatangan, penemuan, dan klaim.  

Selain pameran utama, Paviliun Indonesia juga menghadirkan rangkaian program berupa residensi seniman, diskusi seni, lokakarya, dan simposium. Seluruh program dirancang untuk memperkuat pertukaran pengetahuan, memperluas jejaring seni Indonesia, serta menghadirkan praktik artistik yang berbasis proses dan kolaborasi.  

Sebagai bagian dari penguatan ekosistem talenta seni budaya, Kementerian Kebudayaan melalui program Manajemen Talenta Nasional Seni Budaya (MTN) bersama kurator mengajak Negeri Elok untuk melibatkan tujuh talenta Indonesia. Mereka berkolaborasi dengan tujuh seniman Paviliun Indonesia dalam proses penciptaan dan pertukaran gagasan di Venesia. Kolaborasi tersebut menggunakan pendekatan art therapy yang menempatkan seni tidak hanya sebagai ekspresi estetik, tetapi juga sebagai medium untuk membangun empati, merawat memori, meredakan trauma, serta memperkuat ketahanan personal dan kolektif. Dengan demikian, Paviliun Indonesia hadir sebagai ruang dialog lintas generasi, penyembuhan, dan pembentukan makna bersama.  

Menbud Fadli Zon juga menekankan pentingnya kolaborasi dalam membangun masa depan kebudayaan. Menurutnya, budaya tidak dapat berkembang sendiri, melainkan membutuhkan dukungan lintas sektor, baik pemerintah, publik, maupun swasta. "Budaya adalah sumber identitas, nilai, dan imajinasi, sementara ekonomi kreatif menjadi kekuatan yang mengubah budaya menjadi inovasi, peluang, dan pengaruh global. Karena itu, Indonesia terus memperkuat hubungan antara seni, tradisi, dan industri kreatif, mulai dari seni visual, film, musik, sastra, hingga animasi, gim, dan budaya digital," ujarnya.   

Menbud juga menambahkan bahwa Indonesia terus membuka peluang kerja sama internasional melalui penguatan kemitraan budaya, termasuk melalui Dana Indonesiaraya dan berbagai program residensi internasional. "Paviliun Indonesia adalah ruang terbuka untuk dialog, pertukaran gagasan, dan membangun jembatan antarbudaya. Kami mengundang komunitas seni dunia untuk melihat Indonesia sebagai mitra strategis dalam kolaborasi yang lebih bermakna di masa depan," tambahnya.   

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Turut hadir dalam pembukaan Paviliun Indonesia antara lain:   
- David Neo (Menteri Kebudayaan, Komunitas, dan Pemuda Republik Singapura)   
- Junimart Girsang (Duta Besar Indonesia untuk Italia)   
- Susi Marleny Bachsin (Duta Besar Indonesia untuk Portugal)   

Melalui pameran "Printing the Unprinted", Paviliun Indonesia tidak hanya menghadirkan karya seni, tetapi juga menawarkan cara pandang tentang sejarah, imajinasi, dan masa depan kebudayaan. Kehadiran Indonesia di Venice Biennale 2026 menjadi penanda penting bahwa seni dapat menjadi ruang diplomasi, kolaborasi, sekaligus percakapan global yang berakar pada pengalaman Nusantara.(chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Untuk Medis Forensik, Rabu Ini Polisi akan Gali Makam Sutrimo untuk Tahu Penyebab Kematian

Untuk Medis Forensik, Rabu Ini Polisi akan Gali Makam Sutrimo untuk Tahu Penyebab Kematian

Pembongkaran makam sebagai bagian dari prosedur penyidikan medis forensik
Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Berikut cara nonton live streaming pertarungan Dana White's Contender Series, salah satunya ada pertarungan antara Bilal Hasan melawan Mridul Saikia.
Bukan Sekadar Pembunuhan, Terungkap Fakta Pilu di Balik Tewasnya Wanita Berselimut di Kontrakan Tangerang

Bukan Sekadar Pembunuhan, Terungkap Fakta Pilu di Balik Tewasnya Wanita Berselimut di Kontrakan Tangerang

Seorang wanita berinisial SNA, menggegerkan warga usai ditemukan tewas dalam kondisi penuh luka di rumah kontrakan, wilayah Jurumudi, Benda, Kota Tangerang, pada Selasa (11/8).
Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link live streaming Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Bilal Hasan akan menantang Mridul Saikia untuk memperebutkan tiket ke UFC.
Cuma Numpang Lewat, Persib Keluar dari Daftar FIFA Ban Registration Setelah Satu Hari Nangkring

Cuma Numpang Lewat, Persib Keluar dari Daftar FIFA Ban Registration Setelah Satu Hari Nangkring

Nama Persib sudah tak bertengger di daftar hitam FIFA pada Selasa (11/8/2026) malam setelah sempat masuk satu hari sebelumnya. 
MUI Murka Hafalan Surah Ad-Dhuha Diduga Dijadikan Syarat Dapat Miras di Festival Musik, Polisi Diminta Segera Bertindak

MUI Murka Hafalan Surah Ad-Dhuha Diduga Dijadikan Syarat Dapat Miras di Festival Musik, Polisi Diminta Segera Bertindak

Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta aparat kepolisian mengusut soal viralnya tantangan hafalan Surah Ad-Dhuha yang diduga sebagai sarana untuk promosi minuman keras (miras) di acara musik.

Trending

Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link live streaming Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Bilal Hasan akan menantang Mridul Saikia untuk memperebutkan tiket ke UFC.
Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Berikut cara nonton live streaming pertarungan Dana White's Contender Series, salah satunya ada pertarungan antara Bilal Hasan melawan Mridul Saikia.
Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka-bukaan soal berbagai konflik agraria. Menurutnya, sengketa yang melibatkan klaim aset BUMN hingga TNI-Polri dinilai paling kompleks.
Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan akan menantang atlet asal India untuk membuka jalan menuju panggung UFC.
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Selengkapnya

Viral