Topan Mekkhala Ancam Jepang, 2 Juta Warga Dievakuasi usai Higos Picu Hujan Ekstrem
- unsplash
Jakarta, tvOnenews.com – Jepang masih berada dalam status siaga tinggi pada Sabtu (27/6/2026) setelah Topan Mekkhala bergerak mendekati pesisir timur negara tersebut. Kondisi ini terjadi usai Topan Higos melemah menjadi depresi tropis, namun tetap memicu hujan deras yang berpotensi menyebabkan banjir dan tanah longsor.
Badan Meteorologi Jepang menyebutkan Higos telah melintasi wilayah sekitar Tokyo sebelum melemah. Sementara itu, Topan Mekkhala yang memiliki kekuatan lebih besar terus bergerak ke arah timur laut menyusuri pesisir Pasifik dan diperkirakan dapat mencapai daratan Jepang pada Sabtu.
Dilansir Kyodo News, otoritas cuaca Jepang memperkirakan curah hujan mencapai 250 milimeter di wilayah Tokai dan hingga 200 milimeter di kawasan Kanto-Koshin, termasuk Tokyo, sampai Minggu dini hari.
Cuaca ekstrem tersebut memperparah kondisi setelah beberapa hari terakhir Jepang diguyur hujan deras akibat dua topan dan keberadaan front hujan musiman.
Akibat cuaca buruk, satu orang dilaporkan hilang di Prefektur Yamaguchi. Selain itu, beberapa warga lainnya mengalami luka-luka setelah tanah longsor menghancurkan sebuah rumah pada Jumat (26/6/2026).
Pemerintah Jepang juga telah mengeluarkan perintah evakuasi terhadap lebih dari 2 juta warga yang tersebar di 13 prefektur di wilayah barat Jepang menyusul ancaman bencana yang semakin meningkat.
Peringatan keselamatan darurat Level 5, yang merupakan level tertinggi dalam sistem peringatan Jepang, turut diterbitkan untuk sebagian wilayah Seika di Prefektur Kyoto setelah terjadi longsor susulan.
Sejumlah wilayah bahkan mencatat curah hujan sangat tinggi dalam beberapa hari terakhir. Kota Goto di Prefektur Nagasaki dilaporkan menerima sekitar 600 milimeter hujan sejak Selasa, sementara beberapa daerah di Prefektur Kumamoto dan Saga mencatat lebih dari 500 milimeter hujan.
Hingga kini, pihak berwenang Jepang masih meminta masyarakat tetap waspada terhadap potensi banjir, longsor, serta bencana susulan lainnya seiring cuaca ekstrem yang belum mereda. (Ant)
Load more