News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Western Cape Semakin Lirik ASEAN, KJRI Cape Town Promosikan Indonesia sebagai Mitra Strategis

Meski Indonesia dan Afrika Selatan belum memiliki perjanjian perdagangan bebas (FTA), peluang kerja sama di berbagai sektor terbuka luas melalui penguatan jejaring bisnis.
Jumat, 10 Juli 2026 - 03:01 WIB
ASEAN Business Forum 2026 yang diselenggarakan Wesgro, lembaga promosi perdagangan, investasi, dan pariwisata Pemerintah Provinsi Western Cape.
Sumber :
  • KJRI Cape Town

Jakarta, tvOnenews.com – Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Cape Town kembali memperkuat diplomasi ekonomi Indonesia di Afrika Selatan. Langkah tersebut dilakukan melalui mempromosikan berbagai peluang perdagangan, investasi, dan kemitraan strategis pada ASEAN Business Forum 2026.

Acara ini diselenggarakan Wesgro, lembaga promosi perdagangan, investasi, dan pariwisata Pemerintah Provinsi Western Cape. Untuk diketahui bahwa Indonesia merupakan satu-satunya negara ASEAN yang memiliki Konsulat Jenderal di Cape Town.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Forum bisnis ini diikuti sekitar 40 pelaku usaha, eksportir, importir, asosiasi bisnis, dan pemangku kepentingan ekonomi.

Agenda tersebut diharapkan menjadi wadah bagi negara-negara ASEAN untuk memperkenalkan potensi perdagangan, investasi, serta peluang kemitraan dengan pelaku usaha di Western Cape.

Penyelenggaraan forum ini mencerminkan semakin besarnya perhatian Pemerintah Provinsi Western Cape terhadap ASEAN sebagai salah satu mitra ekonomi strategis.

Komitmen tersebut juga terlihat dari partisipasi Wesgro dalam delegasi bisnis yang mendampingi Presiden Cyril Ramaphosa saat kunjungan resmi ke Indonesia pada 2025, yang semakin memperkuat hubungan ekonomi Indonesia–Western Cape.

Indonesia diwakili oleh Widya Christinasari Notodihardjo, Konsul Ekonomi I/Kepala Kanselerai KJRI Cape Town, sementara Singapura diwakili secara daring oleh Ms. Jean Ng, Regional Director, Enterprise Singapore untuk kawasan Afrika Selatan dan Afrika Tengah.

Dalam diskusi panel, Indonesia memperkenalkan berbagai perkembangan ekonomi nasional, mulai dari besarnya pasar domestik, pertumbuhan sektor manufaktur, hingga pesatnya transformasi ekonomi digital.

Indonesia meng-highlight semakin luasnya pemanfaatan teknologi digital pada sektor e-commerce, logistik, pembayaran digital, transportasi, layanan kesehatan, dan berbagai layanan berbasis digital lainnya yang membuka peluang kolaborasi baru bagi pelaku usaha internasional.

"Indonesia dan Western Cape memiliki karakteristik ekonomi yang saling melengkapi. Keunggulan Western Cape di bidang agribisnis, agro-processing, energi terbarukan, logistik, industri maritim, dan inovasi dinilai sejalan dengan kebutuhan Indonesia yang terus berkembang, sehingga membuka ruang kerja sama yang luas, tidak hanya dalam perdagangan, tetapi juga investasi, transfer teknologi, dan pengembangan kapasitas industry," kata Konsul Jenderal Republik Indonesia di Cape Town, Tudiono, Kamis (9/7/2026).

Salah satu topik yang paling banyak mendapat perhatian peserta adalah bagaimana menemukan mitra usaha yang tepat di Indonesia.

Menanggapi hal tersebut, KJRI Cape Town menjelaskan bahwa meskipun Indonesia dan Afrika Selatan belum memiliki perjanjian perdagangan bebas (FTA), peluang kerja sama tetap terbuka luas melalui penguatan jejaring bisnis, business matching, dan fasilitasi perdagangan yang dilakukan kedua negara.
 
KJRI Cape Town juga menjelaskan perannya sebagai fasilitator diplomasi ekonomi yang secara aktif bekerja sama dengan berbagai mitra, termasuk Wesgro, dalam menyelenggarakan business meeting, business matching, dan mempertemukan pelaku usaha kedua negara.

"Para peserta juga diperkenalkan dengan Trade Expo Indonesia (TEI) 2026 yang akan diselenggarakan Oktober mendatang sebagai ajang utama untuk mempertemukan pelaku usaha Afrika Selatan dengan eksportir, produsen, investor, dan mitra bisnis potensial dari Indonesia," ujar Tudiono.

KJRI Cape Town juga menyampaikan bahwa penerapan Electronic Travel Authorisation (ETA) oleh Pemerintah Afrika Selatan telah meningkatkan mobilitas delegasi bisnis Indonesia ke Cape Town. Kemudahan tersebut diharapkan semakin mempercepat terbentuknya kemitraan perdagangan dan investasi kedua negara.

KJRI Cape Town mencatat adanya peningkatan kunjungan delegasi bisnis Indonesia ke Cape Town sejak kemudahan tersebut diberlakukan. 

Mobilitas yang semakin baik diharapkan dapat mempercepat terbentuknya kemitraan bisnis serta meningkatkan perdagangan dan investasi kedua negara.

Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan mengenai peluang kemitraan dengan Indonesia, khususnya pada sektor agribisnis, pangan dan minuman.

Minat tersebut mencakup perdagangan buah-buahan, sayuran, teh rooibos, wine, hasil perikanan, pengolahan seafood, hingga agro-technology. Selain perdagangan, peserta juga menjajaki peluang transfer teknologi, pertukaran keahlian, dan pengembangan kapasitas industri.

Melalui partisipasi pada ASEAN Business Forum ini, KJRI Cape Town berharap semakin banyak pelaku usaha Afrika Selatan yang mengenal potensi Indonesia dan memanfaatkan Trade Expo Indonesia 2026 sebagai langkah awal membangun kemitraan perdagangan, investasi, dan inovasi yang saling menguntungkan.

Sejalan dengan komitmen tersebut, KJRI Cape Town akan terus memperkuat perannya sebagai jembatan bagi dunia usaha Indonesia dan Afrika Selatan dalam membuka peluang kerja sama yang konkret dan berkelanjutan.

Menurut Konsul Jenderal RI di Cape Town, meningkatnya minat dunia usaha Western Cape terhadap ASEAN menunjukkan adanya pergeseran orientasi ekonomi kawasan tersebut.

Dalam beberapa tahun terakhir, Pemerintah Provinsi Western Cape melalui Wesgro secara aktif menempatkan ASEAN sebagai salah satu kawasan prioritas dalam strategi diversifikasi perdagangan dan investasi. 

Dengan jumlah penduduk lebih dari 680 juta jiwa, pertumbuhan ekonomi yang dinamis, serta posisi sebagai salah satu pusat manufaktur dunia, ASEAN kini dipandang sebagai mitra strategis jangka panjang.

Dalam konteks tersebut, Indonesia memiliki posisi yang sangat kuat sebagai ekonomi terbesar di ASEAN sekaligus pintu gerbang menuju pasar regional. Kondisi ini membuka peluang yang semakin besar bagi peningkatan perdagangan, investasi, transfer teknologi, dan kolaborasi industri antara Indonesia dan Western Cape. (rpi)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Peredaran Ratusan Narkoba Ekstasi di Sunter Berhasil Digagalkan, Dua Pengedar Ditangkap di Basement Hotel

Peredaran Ratusan Narkoba Ekstasi di Sunter Berhasil Digagalkan, Dua Pengedar Ditangkap di Basement Hotel

Tim Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menggagalkan peredaran narkotika jenis ekstasi di wilayah Sunter, Jakarta Utara.
Kisah Pilu Sopir Travel 13 Tahun di Papua Berujung Jadi Korban Kekejaman KKB, Videonya Viral di Medsos

Kisah Pilu Sopir Travel 13 Tahun di Papua Berujung Jadi Korban Kekejaman KKB, Videonya Viral di Medsos

Aris Sanda, sopir travel asal Toraja yang dibunuh oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di area Habema, Kabupaten Jayawijaya Papua Pegunungan.
Harga Emas Antam Hari Ini 17 September 2026 Naik Rp5.000 ke Angka Rp2.598.000 per Gram, Buyback Stagnan

Harga Emas Antam Hari Ini 17 September 2026 Naik Rp5.000 ke Angka Rp2.598.000 per Gram, Buyback Stagnan

Harga emas Antam hari ini 17 September 2026 terpantau naik Rp5.000 ke angka Rp2.598.000 per gram dari semula 2.593.000 per gram. 
Hari ke-10 Pencarian Rombongan Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda, Area Diperluas hingga 8.509 NM Persegi

Hari ke-10 Pencarian Rombongan Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda, Area Diperluas hingga 8.509 NM Persegi

Pencarian rombongan jurnalis yang hilang kontak di Selat Sunda saat meliput Gunung Anak Krakatau memasuki hari ke-10, Kamis (17/9/2026). 
7 Shio Paling Hoki Soal Karier Besok 18 September 2026, Ada yang Berpeluang Dapat Kesempatan Emas!

7 Shio Paling Hoki Soal Karier Besok 18 September 2026, Ada yang Berpeluang Dapat Kesempatan Emas!

7 shio diprediksi hoki soal karier besok 18 September 2026. Ada peluang emas, kabar baik, hingga kesempatan baru yang bisa bikin karier makin bersinar!
Desakan Makin Membuncah usai Manchester United Kalah Lagi, Michael Carrick Tak Gentar: Tak Ada Tekanan

Desakan Makin Membuncah usai Manchester United Kalah Lagi, Michael Carrick Tak Gentar: Tak Ada Tekanan

Pelatih Manchester United, Michael Carrick, mengatakan bahwa dirinya sama sekali tidak terganggu dengan kebisingan yang ada di media. Desakan terhadapnya kembali membuncah setelah kekalahan dari Brighton & Hove Albion.

Trending

Sudah Dikonfirmasi Kepolisian, Sopir Travel Korban KKB Ditemukan dalam Mobil yang Terbakar

Sudah Dikonfirmasi Kepolisian, Sopir Travel Korban KKB Ditemukan dalam Mobil yang Terbakar

Sehubungan kabar korban KKB ini, Kepolisian Resor (Polres) Jayawijaya bersama Satgas Damai Cartenz dan Satgas Habema melaksanakan olah tempat kejadian perkara.
Klasemen Grup E AFC Champions League Two 2026-2027: Persib Bandung Pastikan Puncak Setelah Tim Vietnam Ditahan Imbang

Klasemen Grup E AFC Champions League Two 2026-2027: Persib Bandung Pastikan Puncak Setelah Tim Vietnam Ditahan Imbang

Sebanyak dua pertandingan Grup E berlangsung sepanjang Rabu (16/9/2026), dengan pertandingan Persib melawan FC Seoul dan The Cong Viettel melawan Melbourne Victory. 
4 Zodiak Paling Beruntung Soal Karier Besok 18 September 2026: Aquarius Menonjol

4 Zodiak Paling Beruntung Soal Karier Besok 18 September 2026: Aquarius Menonjol

4 zodiak paling beruntung soal karier besok 18 September 2026. Capricorn, Aquarius, Scorpio, dan Aries punya peluang serta momentum kerja menarik.
Viral! Seorang Anak Titipkan Ibunya ke Griya Lansia, Siap Jika Tak Bertemu Orang Tuanya Lagi

Viral! Seorang Anak Titipkan Ibunya ke Griya Lansia, Siap Jika Tak Bertemu Orang Tuanya Lagi

Viral di media sosial momen seorang anak titipkan ibunya yang terbaring stroke ke Griya Lansia Malang. Ia bahkan rela tak bisa bertemu lagi dengan orang tuanya.
Ekshumasi Rampung, Ini Hasil Penyebab Kematian Karumga Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Ekshumasi Rampung, Ini Hasil Penyebab Kematian Karumga Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Polda Metro Jaya mengungkap bahwa hasil pemeriksaan ekshumasi terhadap Karumga Eks Jampidsus, Febrie Adriansyah yakni Sutrimo yang ditemukan tewas di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (23/7/2026) lalu, telah rampung.
Sudah Sebulan Wilayah Cilandak Jakarta Selatan Dilanda Kekeringan, Warga Bolak-balik Ambil Air dari Musala hingga Beli Galon Tujuh Kali Sehari

Sudah Sebulan Wilayah Cilandak Jakarta Selatan Dilanda Kekeringan, Warga Bolak-balik Ambil Air dari Musala hingga Beli Galon Tujuh Kali Sehari

Kekeringan berlangsung selama satu bulan terakhir di Kelurahan Cilandak Barat, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan. Ini cerita warga sekitar.
Wakil Rektor Unsoed Diperiksa KPK, Didalami Mekanisme Penerimaan Hingga Dugaan Mahasiswa Titipan

Wakil Rektor Unsoed Diperiksa KPK, Didalami Mekanisme Penerimaan Hingga Dugaan Mahasiswa Titipan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memeriksa jajaran Wakil Rektor hingga Dosen dan Guru Besar Universitas Soedirman (Unsoed).
Selengkapnya

Viral