GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ramai Tagar Boikot India, Atas Penyataan Politisi Nupur Sharma dianggap Hina Nabi Muhammad Menuai Kecaman Publik

Ramai tagar boikot india di media sosial Twitter atas penyataan kontroversial Politikus India Nupur Sharma yang menghina Nabi Muhammad SAW, tuai banyak kecaman.
Senin, 6 Juni 2022 - 20:38 WIB
Politisi India Nupur Sharma.
Sumber :
  • Opindia.com

Jakarta - Ramai tagar boikot india di media sosial Twitter atas penyataan kontroversial Politikus India Nupur Sharma yang menghina Nabi Muhammad SAW, yang menuai banyak kecaman. Senin (6/6/2022).

Nupur Sharma politikus India yang merupakan Juru Bicara Partai Bharatiya Janata (BJP) mengeluarkan komentar yang dianggap menghina Nabi Muhammad SAW.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia melontarkan ucapan yang dinilai menghina Rasulullah Muhammad SAW dan istrinya Aisyah RA dalam sebuah acara debat di stasiun televisi pekan lalu.

Dalam perdebatan di sebuah acara TV Nupur Sharma dianggap telah mengolok-olok Al-Qur'an dengan mengatakan 'Bumi itu datar' bahkan mengolok-olok Nabi Muhammad karena menikahi gadis yang masih kecil.

BJP merespons tindakan Nupur Sharma dengan menskors-nya dari keanggotaan utama partai. BJP juga langsung mengeluarkan pernyataan yang menegaskan bahwa mereka menghormati semua agama dan tidak menolerir penghinaan terhadap agama apa pun.

Dalam sebuah surat kepada Nupur Sharma, Komite Disiplin Pusat BJP menyatakan bahwa dia telah menyatakan pandangan yang bertentangan dengan posisi partai dalam berbagai hal, dan karenanya, dia diskors dari partai dengan segera.

Menyadari pernyataannya memunculkan kontroversi, Sharma angkat bicara.

"Saya telah menghadiri debat TV selama beberapa hari terakhir di mana Mahadev kami dihina dan tidak dihormati terus menerus. Secara mengejek dikatakan bahwa itu bukan Shivling tapi air mancur. Shivling juga diejek dengan membandingkannya dengan rambu dan tiang pinggir jalan di Delhi," ujar Sharma membela diri. Pernyataannya ini disampaikan Sharma melalui akun Twitternya.

Dia mengaku tak bisa menolerir penghinaan terus menerus terhadap simbol dewa Shiva.

"Saya tidak bisa mentolerir penghinaan dan ketidakhormatan terus-menerus ini terhadap Mahadev kami dan saya mengatakan beberapa hal untuk menanggapinya," kata Nupur Sharma.

BJP adalah partai berkuasa di India yang juga merupakan partai Perdana Menteri Narendra Modi.

Atas penyataan Nupur Sharma, mendapat respon dan reaksi di media sosial twitter hingga trending #boikotindia

"Mengecam keras pernyataan politisi India dari Partai  BJP Nupur Sharma yg menghina Rasulullah ﷺKami berharap pak @Jokowi segera mengambil sikap tegas dgn ikut mengecam hal ini. India harus byk belajar dari Indonesia bgmna mayoritas menghormati yg minoritas."tulis @Muhammad_Saewad

"Peryataan  manusia nupur sharma tsb mengganggu kedamaian umat Muslim dibelahan dunia.semoga Allah beri petunjuk baginya."tulis@NdarahS

"Negara Indonesia emg banyak kekurangan tp saat kayak gini gua bersyukur jd orang Indo krn toleransinya bagus, ras & beda2 agama tp masih saling menghargai walaupun emang kadang ada oknum rasis tp setidaknya ga kayak di India yg terang2an saling benci satu sm lain,"tulis @Teumquinn

"India sudah merusak keharmonisan beragama. Bagaimana minoritas Muslim disana diberlakukan secara tidak hormat & manusiawi. Apalagi sekelas pejabat yg merendahkan Nabi Muhammad SAW.

Kita harus #BoikotIndia untuk menunjukkan solidaritas kita. Dan meminta pejabat kita jg serius."tulis @alialhinduan5 

Pernyataan dari politisi India ini pun mendapat banyak kecaman keras dari beberapa negara, dari Arab Saudi, Kuwait, Qatar, Iran.

Meskipun itu Nupur Sharma telah meminta maaf dan menyampaikan penyesalannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jika kata-kata saya telah menyebabkan ketidaknyamanan atau menyakiti perasaan keagamaan siapa pun, dengan ini saya menarik pernyataan saya tanpa syarat. Tidak pernah ada niat saya untuk menyakiti perasaan keagamaan siapa pun,"pungkasnya.

Itulah, Ramai tagar boikot india di media sosial Twitter atas penyataan kontroversial politikus India Nupur Sharma yang menghina Nabi Muhammad SAW, yang menuai banyak kecaman. (ind)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mengenal Tjiam Si, Ritual Mengintip Nasib Masa Depan Bagi Warga Tionghoa

Mengenal Tjiam Si, Ritual Mengintip Nasib Masa Depan Bagi Warga Tionghoa

Tjiam Si namanya, ritual tradisional untuk mengintip nasib masa depan. Ritual ini dilakukan warga Tionghoa ketika bersembahyang di kelenteng atau vihara.
Kagum Lihat Perubahan Marc Marquez di Ducati, Jorge Lorenzo: Ini Versi Paling Berbahaya

Kagum Lihat Perubahan Marc Marquez di Ducati, Jorge Lorenzo: Ini Versi Paling Berbahaya

Perubahan gaya balap Marc Marquez bersama Ducati tak luput dari sorotan mantan rival sengitnya, Jorge Lorenzo. 
Ramalan Zodiak Besok, 19 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Zodiak Besok, 19 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan zodiak besok, 19 Februari 2026 untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Simak prediksi cinta, karier, dan keuangan hari ini.
Akui Terima Ancaman Kematian Gegara Drama Derby d'Italia, Bastoni Langsung Minta Maaf

Akui Terima Ancaman Kematian Gegara Drama Derby d'Italia, Bastoni Langsung Minta Maaf

Bek Inter Milan, Alessandro Bastoni, akhirnya buka suara terkait kontroversi kartu merah Pierre Kalulu dalam Derby d’Italia melawan Juventus akhir pekan lalu.
Fenomena Warga Nunggu Angpao di Petak Sembilan Glodok Warnai Imlek 2026

Fenomena Warga Nunggu Angpao di Petak Sembilan Glodok Warnai Imlek 2026

Puluhan warga dari berbagai usia duduk berjejer di sepanjang Jalan Kemenangan, kawasan Petak Sembilan Pecinan Glodok, Jakarta Barat, Selasa (17/2/2026).
Badan Ideal Setelah Sebulan Berpuasa, Lakukan Satu Hal Ini: Tips dari dr Zaidul Akbar

Badan Ideal Setelah Sebulan Berpuasa, Lakukan Satu Hal Ini: Tips dari dr Zaidul Akbar

Lakukan tips ini agar berat badan jadi ideal setelah sebulan puasa Ramadhan, tips dari dr Zaidul Akbar.

Trending

Comeback-nya Ronaldo Sukses Pecahkan Rekor Baru dalam Sejarah Liga Pro Saudi, Apa Itu?

Comeback-nya Ronaldo Sukses Pecahkan Rekor Baru dalam Sejarah Liga Pro Saudi, Apa Itu?

Berkat gol di laga melawan Al Fateh tersebut, Ronaldo resmi memecahkan rekor terbaru dalam sejarah sepak bola Arab Saudi. Apa itu?
Jangan Makan 2 Bahan Ini saat Sahur dan Berbuka! dr Zaidul Akbar Sebut Biang Kerok Masalah Kesehatan

Jangan Makan 2 Bahan Ini saat Sahur dan Berbuka! dr Zaidul Akbar Sebut Biang Kerok Masalah Kesehatan

Jangan makan dua bahan ini saat sahur dan berbuka, dr Zaidul Akbar sebut biang kerok masalah kesehatan. Bahan apa saja yang dimaksud?
Momen Panas di Terowongan: Luciano Spalletti Jadi 'Penyelamat' Juventus

Momen Panas di Terowongan: Luciano Spalletti Jadi 'Penyelamat' Juventus

Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, tidak termasuk dalam daftar perwakilan klub yang dijatuhi sanksi setelah Derby d’Italia kontra Inter Milan akhir pekan lalu
Jelang Lawan Como, Pulisic Diragukan! Pelatih Milan Allegri Justru Soroti Tajam Inter

Jelang Lawan Como, Pulisic Diragukan! Pelatih Milan Allegri Justru Soroti Tajam Inter

Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, mengungkapkan Christian Pulisic masih diragukan tampil saat Rossoneri menghadapi Como dalam lanjutan Liga Italia, Rabu (18/2/2026).
Ditanya Terkait Perbedaan Awal Puasa Ramadan 1447 H Berbeda, Menag: Jadikanlah Perbedaan Konfigurasi Indah

Ditanya Terkait Perbedaan Awal Puasa Ramadan 1447 H Berbeda, Menag: Jadikanlah Perbedaan Konfigurasi Indah

Pemerintah menetapkan awal puasa atau 1 Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi jatuh pada Kamis (19/2/2026). Namun, sebagian menetapkan awal puasa tidak sama
Kabar Baik untuk Arsenal! Riccardo Calafiori Pulih Jelang Lawan Wolves di Liga Inggris

Kabar Baik untuk Arsenal! Riccardo Calafiori Pulih Jelang Lawan Wolves di Liga Inggris

Bek Arsenal Riccardo Calafiori dipastikan siap tampil menghadapi Wolverhampton Wanderers pada laga lanjutan Liga Inggris, Kamis (19/2/2026)
Simak Alasan Pemerintah Menetapkan Ramadhan 2026 pada Kamis 19 Februari

Simak Alasan Pemerintah Menetapkan Ramadhan 2026 pada Kamis 19 Februari

Berikut ini penjelasan, alasan penetapan ramadhan 2026 di Indonesia berbeda antara Muhadi dan NU.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT