GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Komika Aulia Rakhman Jadi Tersangka Hina Nabi Muhammad, Ternyata Dibayar Rp1 Juta Mengisi Acara Desak Anies

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Umi Fadillah Astutik mengatakan, Aulia Rakhman saat itu dihubungi oleh Farhan ditawari honor sebesar Rp1 juta.
Selasa, 12 Desember 2023 - 10:09 WIB
Komika Aulia Rakhman ditetapkan tersangka oleh Polda Lampung.
Sumber :
  • Pujiansyah

Bandar Lampung, tvOnenews.com -  Aulia Rakhman, komika Lampung yang menjadi tersangka dalam kasus dugaan penistaan agama dengan menghina nama Nabi Muhammad dijanjikan akan dibayar Rp1 juta.

Aulia Rakhman saat itu dihubungi oleh Farhan untuk tampil dalam acara Desak Anies Lampung, di Bento Coffe Bandar Lampung, Kamis (7/12/2023).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, saat mengisi materi dalam acara tersebut Aulia Rakhman justru menyebut nama Muhammad tidak penting karena banyak nama Muhammad yang masuk penjara. Ia mendapat hujatan usai isi materi stand up comedy karena dinilai menghina nama Nabi Muhammad SAW.

“Coba lu cek di penjara ya, ada berapa nama Muhammad, kayak penting aja nama Muhammad itu sekarang ya, udah dipenjara semua," ucap Aulia Rakhman.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Umi Fadillah Astutik mengatakan, Aulia Rakhman saat itu dihubungi oleh Farhan ditawari honor sebesar Rp1 juta untuk penampilannya dalam acara Desak Anies Lampung.

Pada hari kejadian, Aulia Rakhman lalu menyampaikan materi stand up comedy-nya itu. Salah satu isi materi yang dilaporkan sebagai penistaan agama yaitu tentang nama Muhammad.

“Kami sudah melakukan pemeriksaan terhadap Aulia Rakhman, 7 saksi dan 5 orang ahli. Aulia Rakhman ditetapkan tersangka setelah dilakukan pemeriksaan saksi dan melihat bukti-bukti video," kata Kombes Pol Umi Fadilah, Selasa (12/12/2023).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kombes Umi Fadilah melanjutkan, setelah ditetapkan sebagai tersangka, AR langsung ditahan di Mapolda Lampung untuk diproses lebih lanjut.

“Aulia Rakhman dijerat dengan Pasal 156 huruf a KUHP tentang penodaan agama subsider Pasal 156 KUHP tentang ujaran kebencian terhadap suatu golongan dengan ancaman hukumannya 5 tahun penjara," tandas Kombes Umi Fadilah. (puj/nof)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Aparatur Desa di Aceh Barat Tunggak Pajak Miliaran Rupiah

Aparatur Desa di Aceh Barat Tunggak Pajak Miliaran Rupiah

Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melalui Inspektorat mengungkapkan temuan dugaan aparatur desa (gampong) belum menyetorkan dana pajak yang telah dipungut pada tahun anggaran 2025 dan jumlahnya mencapai miliaran rupiah.
BRIN Sulap Sampah Jadi BBM dan Listrik, Pemerintah Kejar Target Akhiri Darurat Sampah Nasional

BRIN Sulap Sampah Jadi BBM dan Listrik, Pemerintah Kejar Target Akhiri Darurat Sampah Nasional

Di tengah krisis sampah yang kian menggunung di berbagai daerah, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mulai menggeber teknologi pengolahan sampah dari level rumah tangga hingga kota besar.
3 Alasan Hyundai Hillstate Mati-matian Rekrut Megawati Hangestri, Media Korea Sampai Sebut Bisa Ubah Peta V-League

3 Alasan Hyundai Hillstate Mati-matian Rekrut Megawati Hangestri, Media Korea Sampai Sebut Bisa Ubah Peta V-League

Kepulangan Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea benar-benar menjadi perhatian besar media Negeri Ginseng. Mereka menyebut Megatron bisa ubah peta V-League.
Timnas Indonesia Segera Ketiban Untung Jelang Tampil di FIFA ASEAN Cup 2026, Exco PSSI Bilang Begini

Timnas Indonesia Segera Ketiban Untung Jelang Tampil di FIFA ASEAN Cup 2026, Exco PSSI Bilang Begini

Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, mengungkapkan bahwa memang ada pembahasan mengenai peluang Indonesia menjadi tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026.
Warga Jepang Berbondong-bondong Bikin Prediksi Jelang Lawan Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 2026

Warga Jepang Berbondong-bondong Bikin Prediksi Jelang Lawan Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 2026

Warga Jepang berbondong-bondong bikin prediksi jelang lawan Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 2026. Duel pada Selasa (12/5/2026) malam nanti WIB akan menentukan nasib Garuda Asia.
Di Balik Gebrakan Sherly Tjoanda, Ada Janji untuk Mendiang Suami yang Ingin Diwujudkan

Di Balik Gebrakan Sherly Tjoanda, Ada Janji untuk Mendiang Suami yang Ingin Diwujudkan

Sherly Tjoanda ternyata punya alasan emosional di balik gebrakannya sebagai Gubernur Maluku Utara, yakni mewujudkan janji mendiang suami. Simak beritanya!

Trending

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin ternyata sempat menghubungi Megawati Hangestri terlebih dahulu sebelum akhirnya Mega berlabuh ke Hyundai Hillstate musim depan.
Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea mendapat sorotan besar dari media Korea. Mereka menyebut perekrutan Megatron sebagai sebuah jackpot bagi klub.
Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengungkapkan rencana untuk mengganti Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahunan dengan sistem jalan berbayar pada setiap ruas jalan milik provinsi.
Gelagat Kiai Ashari Sudah Dicurigai Sejak Awal Pendirian Ponpes Ndholo Kusumo: Santriwati Selalu Diajak Pergi Malam

Gelagat Kiai Ashari Sudah Dicurigai Sejak Awal Pendirian Ponpes Ndholo Kusumo: Santriwati Selalu Diajak Pergi Malam

Pak Di, nama samaran, yang telah bekerja 10 tahun lebih di Ponpes Ndholo Kusumo sebetulnya telah lama curiga terhadap gelagat Kiai Ashari terhadap santriwati.
News Terpopuler: Modus Pesan Tengah Malam Kiai Cabul Ponpes Pati, hingga Doktrin Ashari Pada Santriwati

News Terpopuler: Modus Pesan Tengah Malam Kiai Cabul Ponpes Pati, hingga Doktrin Ashari Pada Santriwati

Modus pesan oknum Kiai, Ashari pengasuh ponpes di Pati saat tengah malam. Doktrin diberikan tersangka kasus dugaan pencabulan untuk melancarkan aksi bejatnya
Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp dibongkar kuasa hukum korban, Ali Yusron, begini isi chat Kiai Ashari ketika minta ditemani tidur oleh santriwati di malam hari.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT