Dukung Pelaksanaan Gencatan Senjata, AS Akan Kirim Militer ke Lebanon
- Antara
tvOnenews.com - Untuk membantu pelaksanaan perjanjian kerangka kerja yang bertujuan mengakhiri konflik antara Israel dan Hezbollah, Delegasi militer Amerika Serikat diperkirakan akan melakukan kunjungan ke Lebanon dalam beberapa hari mendatang.
Mengutip dua pejabat senior Lebanon, Financial Times melaporkan pada Jumat, bahwa delegasi dari Komando Pusat Militer Amerika Serikat (US Central Command/CENTCOM) dijadwalkan tiba di Beirut menjelang pembicaraan teknis antara Lebanon dan Israel yang akan berlangsung di Roma pekan depan.
Diskusi akan berfokus pada implementasi perjanjian kerangka kerja yang dimediasi Amerika Serikat dan dicapai pada 26 Juni, yang mengatur penarikan bertahap pasukan Israel dari wilayah Lebanon.
Seorang juru bicara Departemen Luar Negeri AS mengonfirmasi kepada Anadolu bahwa CENTCOM “berkoordinasi secara erat” dengan kedua negara pada tingkat teknis dan logistik, tetapi tidak memberikan komentar mengenai laporan kunjungan tersebut.
“Kami telah memasuki tahap implementasi dari perjanjian kerangka kerja ini. Zona percontohan pertama akan mulai dijalankan dalam beberapa hari ke depan, dan zona-zona percontohan berikutnya sedang dipetakan serta direncanakan,” kata juru bicara tersebut dengan syarat anonim.
“Kami juga akan segera menjalin komunikasi dengan para mitra internasional untuk membantu Pemerintah Lebanon memulihkan kedaulatan secara efektif di zona-zona tersebut maupun di wilayah mereka secara lebih luas,” tambahnya.
Sementara itu, CENTCOM tidak memberikan tanggapan atas laporan tersebut.
Kementerian Kesehatan Lebanon pada Rabu menyatakan bahwa jumlah korban tewas akibat serangan Israel telah meningkat menjadi 4.321 orang, sementara 12.204 lainnya mengalami luka-luka sejak 2 Maret.
Pasukan Israel masih menduduki sejumlah wilayah di Lebanon selatan, sebagian telah dikuasai selama puluhan tahun dan sebagian lainnya direbut dalam perang 2023–2024.
Dalam ofensif terbaru, pasukan Israel dilaporkan maju lebih dari 10 kilometer ke dalam wilayah Lebanon.(chm)
Load more