Bukan Cuma Lelah, Tentara AS di USS Abraham Lincoln Disebut Stres hingga Picu Baku Hantam
- Istimewa
Keluarga awak antara lain mengeluhkan kamar mandi yang berjamur, keterbatasan makanan, hingga antrean panjang di toko kapal. Sejumlah kebutuhan dasar seperti pasta gigi, sabun, dan deodoran juga disebut sering tidak tersedia.
Kondisi tersebut dinilai semakin menambah tekanan yang dirasakan para awak selama menjalani penugasan panjang.
Pada April, keluarga para awak bahkan membagikan foto yang memperlihatkan porsi makanan di kapal. Mereka menilai jumlah makanan yang diberikan sangat sedikit dan tidak layak.
Komando Angkatan Laut Bantah Sejumlah Keluhan
Berbagai laporan mengenai kondisi USS Abraham Lincoln tersebut mendapat bantahan dari pejabat militer AS.
Menteri Pertahanan Pete Hegseth dan Kepala Operasi Angkatan Laut AS Laksamana Daryl Caudle membantah laporan mengenai kondisi yang dikeluhkan keluarga awak, sebagaimana disebut dalam MS Snow.
Sementara itu, Komandan Joseph Hontz selaku juru bicara Armada ke-5 Angkatan Laut AS mengakui bahwa kapal tersebut terkadang mengalami masalah air.
Namun, menurut Hontz, persoalan tersebut dapat segera diatasi sehingga tidak berlangsung dalam waktu lama.
Stres Awak di Tengah Penugasan Panjang
Persoalan stres yang dialami awak USS Abraham Lincoln menjadi sorotan karena muncul bersamaan dengan penugasan kapal yang berlangsung selama ratusan hari.
Kondisi kerja berat, minimnya hari libur, lingkungan kapal yang padat dan bising, serta berbagai persoalan fasilitas dan kebutuhan sehari-hari disebut dapat meningkatkan tekanan yang dirasakan para tentara.
Dalam kondisi tersebut, stres menjadi persoalan yang tidak dapat dipisahkan dari kelelahan fisik. Para awak harus terus menjalankan tugas meski waktu istirahat dan kesempatan meninggalkan kapal sangat terbatas.
Insiden baku hantam yang dilaporkan menewaskan tujuh tentara AS pun terjadi di tengah kondisi tersebut. Tekanan selama menjalani penugasan panjang di USS Abraham Lincoln menjadi salah satu faktor yang disorot dalam melihat kondisi para awak kapal.
Meski demikian, laporan mengenai penyebab pasti insiden baku hantam dan kaitannya dengan kondisi stres para awak masih menjadi perhatian. Pihak militer AS juga telah membantah sejumlah laporan terkait kondisi fasilitas dan kebutuhan di kapal.
Load more