GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

IAEA Temukan Beberapa Ton Material Nuklir di Suriah, Damaskus Buka Akses Pemeriksaan

IAEA menemukan beberapa ton material nuklir di sejumlah lokasi Suriah. Pemerintah baru Damaskus membuka akses pemeriksaan dan menjanjikan pengamanan internasional.
Rabu, 19 Agustus 2026 - 13:43 WIB
ilustrasi pengungsi Suriah.
Sumber :
  • Antara

Damaskus, tvOnenews.com - Badan Energi Atom Internasional (IAEA) mengungkap temuan beberapa ton material nuklir di sejumlah lokasi di wilayah Suriah. Temuan tersebut disampaikan di tengah langkah pemerintah baru Suriah yang menyatakan komitmen untuk bekerja sama dengan badan pengawas nuklir Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Salah satu lokasi tempat material nuklir ditemukan sebelumnya telah dilaporkan oleh pemerintah baru Suriah kepada IAEA pada bulan lalu. Temuan tersebut kemudian menjadi bagian dari pemeriksaan yang dilakukan para inspektur IAEA di sejumlah lokasi di negara tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Direktur Jenderal IAEA Rafael Mariano Grossi mengatakan kerja sama dari pemerintah Suriah sangat penting untuk mengungkap keberadaan serta kondisi material nuklir yang ditemukan.

IAEA Temukan Material Nuklir di Sejumlah Lokasi

Grossi mengatakan para pemeriksa IAEA telah mendatangi sejumlah lokasi di Suriah, termasuk kawasan Deir al-Zor yang selama bertahun-tahun menjadi perhatian badan pengawas nuklir internasional tersebut.

"Saya dan tim saya telah berada di lokasi Deir al-Zor, tempat dilakukannya pekerjaan penggalian dan eksplorasi yang sangat menyeluruh saat ini," ujar Grossi dalam konferensi pers di Damaskus, seperti dilansir Al Arabiya, Rabu (19/8/2026).

Menurut Grossi, selain lokasi di Deir al-Zor, IAEA juga menemukan satu lokasi lain yang menyimpan material nuklir. Namun, dia tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai lokasi maupun jenis material yang ditemukan tersebut.

Grossi mengungkapkan bahwa material nuklir yang ditemukan jumlahnya mencapai beberapa ton. Material tersebut dinilai berpotensi disalahgunakan sehingga perlu didata dan ditempatkan dalam sistem pengamanan internasional.

"Kita berbicara tentang beberapa ton material nuklir yang bisa disalahgunakan, dan Suriah telah memutuskan untuk membuka lokasi ini bagi para pemeriksa IAEA. Keberadaan material ini akan didata dan dimasukkan ke dalam sistem pengamanan internasional," kata Grossi.

Pemerintah Baru Suriah Buka Akses untuk IAEA

Temuan tersebut terjadi setelah pemerintahan baru Suriah menyatakan komitmennya untuk bekerja sama sepenuhnya dengan IAEA.

Di bawah kepemimpinan Presiden Ahmed al-Sharaa, pemerintah Suriah memberikan akses kepada para pemeriksa IAEA untuk mendatangi lokasi-lokasi yang dicurigai memiliki kaitan dengan aktivitas nuklir.

Langkah tersebut berbeda dengan situasi pada masa pemerintahan mantan Presiden Bashar al-Assad. Saat itu, Suriah memang mengizinkan pemeriksa IAEA mengunjungi sejumlah lokasi, tetapi negara tersebut diyakini menjalankan program nuklir yang tidak dideklarasikan secara resmi.

Para diplomat senior Suriah juga menyatakan Damaskus masih memiliki minat untuk mengembangkan program nuklir bagi tujuan damai.

Pemerintah baru Suriah disebut berniat menempatkan seluruh material nuklir yang berada dalam penguasaannya di bawah pengamanan internasional.

Grossi menilai keputusan pemerintah Suriah untuk memberikan akses kepada pemeriksa IAEA memiliki arti penting dalam proses pengawasan material dan aktivitas nuklir di negara tersebut.

Dugaan Reaktor Nuklir di Deir al-Zor

Deir al-Zor menjadi salah satu lokasi yang telah lama menjadi perhatian IAEA. Di bawah pemerintahan Assad, Suriah diyakini pernah menjalankan program nuklir ekstensif yang tidak dilaporkan secara resmi kepada badan pengawas PBB.

Salah satu dugaan aktivitas tersebut berkaitan dengan pembangunan fasilitas yang disebut sebagai reaktor nuklir di wilayah Deir al-Zor. Fasilitas itu diduga dibangun dengan bantuan Korea Utara.

Keberadaan lokasi tersebut baru diketahui publik setelah Israel melancarkan serangkaian serangan udara pada 2007 yang menghancurkan fasilitas tersebut.

Setelah serangan itu, rezim Assad yang saat itu berkuasa kemudian meratakan lokasi tersebut. Pemerintah Suriah tidak pernah memberikan tanggapan menyeluruh terhadap pertanyaan IAEA mengenai fasilitas tersebut.

IAEA Temukan Jejak Uranium pada 2025

Pemeriksaan terkait aktivitas nuklir Suriah kembali berkembang dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2024, sebelum pemerintahan Assad digulingkan pada Desember tahun tersebut, pemeriksa IAEA mengambil sampel dari tiga lokasi di Suriah.

Hasil pemeriksaan kemudian menemukan adanya perkembangan penting. Pada 2025, IAEA menyatakan telah menemukan jejak uranium di salah satu lokasi yang sebelumnya menjadi tempat pengambilan sampel.

Temuan tersebut menjadi bagian dari upaya IAEA untuk memperoleh gambaran lebih lengkap mengenai aktivitas nuklir Suriah pada masa lalu.

Kini, di bawah pemerintahan baru Ahmed al-Sharaa, Damaskus menyatakan kesediaannya untuk bekerja sama dengan IAEA dan memberikan akses kepada para pemeriksa.

Pemerintah baru Suriah juga menyatakan keinginan untuk mengembangkan energi nuklir untuk tujuan damai. Di sisi lain, keberadaan beberapa ton material nuklir yang ditemukan IAEA membuat pengawasan internasional menjadi bagian penting dalam memastikan material tersebut tercatat dan berada dalam sistem pengamanan.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Viral! Pemilik Gym di Bali Usir 3 WN Israel, Tempat Usahanya Langsung Dikasih Bintang 1

Viral! Pemilik Gym di Bali Usir 3 WN Israel, Tempat Usahanya Langsung Dikasih Bintang 1

Pemilik gym Ayenda Fitness di Ubud, Gianyar, Bali, Samir (32) viral di media sosial karena terekam sedang mengusir tiga warga negara Israel atau tentara IDF.
DPR Ungkap Sekitar 400 Sekolah Terdampak Gempa NTT

DPR Ungkap Sekitar 400 Sekolah Terdampak Gempa NTT

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani mengungkapkan gempa bumi di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menyebabkan sejumlah sekolah mengalami kerusakan.
Polri Tegaskan Penetapan Tersangka Febrie Adriansyah Didasari 2 Alat Bukti Sah

Polri Tegaskan Penetapan Tersangka Febrie Adriansyah Didasari 2 Alat Bukti Sah

Polri memastikan penetapan tersangka terhadap mantan Jampidsus, Febrie Adriansyah telah didukung atau didasar kecukupan dua alat bukti.
Raih Gelar Dewata Challenge Series, Marc Klok Ungkap Rahasia Comeback Persib: Mental Juara yang Terus Terjaga

Raih Gelar Dewata Challenge Series, Marc Klok Ungkap Rahasia Comeback Persib: Mental Juara yang Terus Terjaga

Persib Bandung mampu membalikkan keadaan dan menang dramatis 3-2 sekaligus meraih gelar juara Dewata Challenge Series 2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Selasa (18/8/2026).
Pilu! Bocah yang Sedang Naik Sepeda Tewas Terlibat Kecelakaan dengan Truk Boks di Bantar Gebang

Pilu! Bocah yang Sedang Naik Sepeda Tewas Terlibat Kecelakaan dengan Truk Boks di Bantar Gebang

Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan seorang bocah yang sedang bersepeda dan truk boks terjadi di Kota Bekasi, pada Selasa (18/8/2026) viral di media sosial.
Bakom RI Ungkap 388 Siswa Sekolah Unggul Garuda Tembus Kampus Top Dunia, Mulai Oxford hingga NTU Singapura

Bakom RI Ungkap 388 Siswa Sekolah Unggul Garuda Tembus Kampus Top Dunia, Mulai Oxford hingga NTU Singapura

Kepala Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah RI, Muhammad Qodari mengatakan, jumlah siswa Sekolah Garuda yang berhasil diterima di perguruan tinggi luar negeri terbaik dunia meningkat dari 140 siswa pada tahun ajaran 2024/2025 menjadi 388 siswa pada 2025/2026.

Trending

Garuda Indonesia Ungkap Alasan Direktur Niaga Reza Aulia Hakim Diberhentikan Sementara

Garuda Indonesia Ungkap Alasan Direktur Niaga Reza Aulia Hakim Diberhentikan Sementara

Garuda Indonesia menjelaskan alasan pemberhentian sementara Direktur Niaga Reza Aulia Hakim dan menegaskan keputusan akhir menunggu RUPS.
Hati Berbunga-bunga, 5 Zodiak Ini Diprediksi Dapat Kabar Bahagia soal Cinta Besok 20 Agustus 2026

Hati Berbunga-bunga, 5 Zodiak Ini Diprediksi Dapat Kabar Bahagia soal Cinta Besok 20 Agustus 2026

Kabar manis soal asmara diprediksi menghampiri 5 zodiak besok 20 Agustus 2026. Siapa saja yang bakal dibuat berbunga-bunga?
Habib Bahar bin Smith Geruduk Pabrik Miras di Bogor: Kalau Nggak Tutup, Saya Bakar!

Habib Bahar bin Smith Geruduk Pabrik Miras di Bogor: Kalau Nggak Tutup, Saya Bakar!

Habib Bahar bin Smith geruduk pabrik miras di Bogor dan desak penutupan. Simak aksi, ultimatum, serta kesepakatan penghentian produksi selama tujuh hari.
TNI AL Gagalkan Penyelundupan 14 Kg Ganja dari PNG, Tujuh WN Papua Nugini Kabur

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 14 Kg Ganja dari PNG, Tujuh WN Papua Nugini Kabur

TNI AL menggagalkan penyelundupan 14 kilogram ganja dari Papua Nugini menuju Jayapura di perairan Skouw Sae. Tujuh WN PNG melarikan diri.
Update Kondisi Pria yang Pukuli Pengendara Motor di Lenteng Agung: Bukan ODGJ tapi Mabuk

Update Kondisi Pria yang Pukuli Pengendara Motor di Lenteng Agung: Bukan ODGJ tapi Mabuk

Pria yang pukuli pengendara motor secara acak di sekitar stasiun Lenteng Agung semalam berhasil diamankan. Menurut laporan, ia bukan ODGJ, melainkan mabuk.
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 20 Agustus 2026: Libra Panen Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 20 Agustus 2026: Libra Panen Uang Kaget

Ramalan keuangan zodiak pada Kamis, 20 Agustus 2026, membawa kabar menarik bagi sejumlah pemilik zodiak. Siapa saja zodiak yang bakal berlimpah cuan besok?
Bukan Soal Honor Penyanyi, Kader PAN Bebizie Diduga Terlibat Aliran Uang Korupsi Eks Bupati Kukar

Bukan Soal Honor Penyanyi, Kader PAN Bebizie Diduga Terlibat Aliran Uang Korupsi Eks Bupati Kukar

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan, pemeriksaan terhadap anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PAN, Bebizie Sri Mulyati terkait dugaan aliran uang di kasus korupsi mantan Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Rita Widyasari.
Selengkapnya

Viral