Arab Saudi Kembali Hancurkan Rudal Houthi yang Ditembakkan Menuju Wilayah Selatan
- Houthi Media Centre/Reuters
tvOnenews.com - Koalisi pimpinan Arab Saudi kembali mengkliam telah mencegat dan menghancurkan sebuah drone yang diluncurkan kelompok Houthi di wilayah selatan.
Keterangan itu disampaikan langsung oleh juru bicara koalisi Turki al-Maliki dalam pernyataan di platform media sosial X dikutip pada Sabtu (31/10/2026).
Mereka menyebutkan bahwa drone tersebut berhasil dicegat dan dihancurkan.
Namun, ia tidak memberikan rincian mengenai lokasi peluncuran, sasaran yang dituju, maupun kerusakan yang ditimbulkan.
Koalisi Pendukung Pemerintahan Sah di Yaman itu, selama ini memerangi kelompok Houthi di Yaman.
Insiden tersebut terjadi di tengah meningkatnya permusuhan antara kelompok Houthi dan koalisi, termasuk serangan yang menyasar sejumlah bandara dan fasilitas energi Arab Saudi.
Arab Saudi telah memimpin koalisi militer yang mendukung pemerintah Yaman dalam menghadapi kelompok Houthi sejak 2015.
Kelompok Houthi menguasai ibu kota Sanaa dan sejumlah wilayah di Yaman sejak 2014.
Rudal Houthi Menuju Mekkah dan Madinah Dihancurkan
Sebelumnya, juru bicara resmi Pasukan Pertahanan Sipil Arab Saudi juga mengeklaim berhasil mencegat serangan rudal balistik dari kelompok Houthi.
Dalam peristiwa yang berlangsung pada Sabtu (24/10/2026), serangan rudal balistik dari Houthi jatuh di dua wilayah suci umat Muslim yakni Mekkah dan Madinah.
Melansir dari Saudi Press Agency, beberapa bagian rudal yang berhasil dicegat pasukan Arab Saudi jatuh di wilayah Wadi Al-Mughammas, Mekkah.
Adapun serpihan dari rudal hasil pencegatan tersebut kabarnya jatuh di kawasan Al-Nuzha di Jeddah, Wadi Jalil di Taif, serta Pusat Masturah di Rabigh.
Mayor Jenderal Turki Al-Malki mengatakan jika serangan Houthi kemarin bukan hanya menargetkan Mekkah dan Madinah saja, melainkan juga ibu kota Riyadh.
Menurutnya, sebuah pesawat nirawak atau drone berhasil dicegat dan dihancurkan di wilayah Riyadh saat hendak mengarah ke kawasan ibu kota tersebut.(ant)
Load more