News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

1 Keluarga Tewas Tenggelam, Terjebak Dalam Mobil di Dasar Laut

Cho Yuna (10) dan keluarganya yang sempat hilang di Wando, Provinsi Jeolla Selatan, akhirnya ditemukan tewas tenggelam di dalam mobil di laut Selatan, Korsel
  • Reporter :
  • Editor :
Sabtu, 2 Juli 2022 - 13:54 WIB
Cho Yuna (10) dan keluarganya ditemukan tewas tenggelam di dalam mobil
Sumber :
  • Twitter @apriseuldiyana

Jeolla Selatan, Korsel - Kematian keluarga Cho Yuna menggemparkan masyarakat Korea Selatan (Korsel). Kasus penemuan mayat satu keluarga itu menjadi buah bibir dan diangkat ke berbagai media. 

Cho Yuna (10) dan keluarganya yang sempat hilang di Wando, Provinsi Jeolla Selatan, akhirnya ditemukan tewas tenggelam di dalam mobil di laut Selatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus ini diulas oleh akun Twitter @apriseuldiyana, dikutip Sabtu (2/7/2022).

Kematian Cho Yuna dan keluarganya bermula ketika anak perempuan itu mengajukan izin sekolah selama kurang lebih sebulan untuk belajar experiental learning program di Pulau Jeju. 

Namun sudah lebih sebulan anak perempuan itu masih belum terlihat hadir di sekolah.

Hilangnya Yuna membuat pihak sekolah mencoba melepon orang tua dari Yuna. Namun, kedua orang tuanya tidak dapat dihubungi. Pihak sekolah memutuskan melapor kepada pihak berwajib.

Setelah diselidiki oleh polisi, diketahui keluarga Cho Yuna tidak pernah pergi ke Pulau Jeju. Mereka terakhir terlihat pada tanggal (30/5/2022) dalam rekaman CCTV di sebuah guest house di Wando Jeolla Selatan.

"Menurut kepolisian, keluarga Cho sudah tinggal di guest house tersebut sejak tanggal 24 Mei, dan banyak menghabiskan waktu mereka di dalam kamar. Namun pada tanggal 30 Mei, terlihat di kamera Ibu Yuna keluar bersama Ayahnya sambil menggendong Yuna," tulis Apriseuldiyana.

Dalam rekaman CCTV terlihat orang tua Cho Yuna keluar sambil menggendong Yuna serta membawa koper mereka untuk pergi meninggalkan guest house tersebut. 

"Ibu Yuna telah membawa masuk koper, barang-barang bawaan mereka ke dalam mobil terlebih dahulu. Tak lama setelahnya, dia juga membuang sampah seakan siap untuk check out," kata penulis lagi.

Mengetahui keberadaan terakhir keluarga itu, polisi segera mengerahkan regu penyelamat dan sejumlah drone untuk mencari Cho dan keluarganya.

"Tim penyelamat untuk terus mencari keberadaan mereka bermodalkan rekaman CCTV, foto keluarga dan juga informasi mobil audi yang ditumpangi ketiganya," cuit Apri.

Akhirnya pada Selasa (28/6/2022) Badan Kepolisian Gwangju dan Penjaga Pantai Wando berhasil menemukan sebuah sedan Audi dari kedalaman 10 meter di bawah air yang letaknya berjarah 100 meter dari Pelabuhan Songgok di Wando.

"Polisi juga mengungkap adanya kesulitan saat mengidentifikasi korban karena kondisi mobil terkunci, dan pandangan mereka juga tertutup oleh jendela mobil yang gelap dan kondisi air yang keruh," tulisnya.

Ketiganya pun diidentifikasi menggunakan sidik jari dan dari identifikasi barang-barang yang ditemukan di dalam mobil. Ini dilakukan karena kondisi tubuh yang sudah membusuk. Jasad Cho Yuna dan ayah-ibunya dipindahkan ke rumah duka yang ada di Gwangju.

Publik pun bertanya-tanya, apakah kematian keluarga kecil in iakibat kecelakaan atau percobaan bunuh diri? Sampai sekarang hal tersebut masih dalam penyelidikan polisi karena memang kasus ini masih baru dan cukup menggemparkan di Korea Selatan.

Namun, beberapa portal berita telah memberitakan latar belakang keluarga Yuna.

Diketahui keluarga Cho Yuna mengalami kerugian finansial karena membeli mata uang kripto bernama Luna. 

Orang tua Yuna juga disebut sempat mencari kata kunci Luna, obat tidur, dan cara mengakhiri hidup melalui mesin pencarian internet melalui ponsel mereka.

"Menurut kerabat sekitar, keluarga Yuna memang sedang mengalami kesulitan finansial setelah menutup bisnis mereka yang berhubungan dengan komputer pada Juli 2021 lalu. Hutang kartu kredit keluarga ini mencapai 100 juta won, menurut pernyataan poliis," kata Apri.

Sementara para netizen curiga, orang tua Yuna telah memberinya obat tidur karena dari rekaman CCTV, lengan Luna terlihat terkulai lemas.

Kasus kematian keluarga Cho Yuna hingga kini masih diselidiki pihak berwenang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

(aln/act)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

IOAC 2026 Resmi Dimulai! Jason Donovan, Adelia Chantika Hingga Flairene Candrea Langsung Tanding di Hari Pertama

IOAC 2026 Resmi Dimulai! Jason Donovan, Adelia Chantika Hingga Flairene Candrea Langsung Tanding di Hari Pertama

Ajang Indonesia Open Aquatic Championship 2026 (IOAC) yang diselenggarakan oleh PB Akuatik Indonesia (PB AI) resmi dimulai pada hari ini, Selasa 3 November.
Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalakan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalakan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Komisi Pemeberantasan Korupsi (KPK) mengaku kembali melayangkan surat pemanggilan terhadap Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.
Piala Asia 2027 Mundur, PSSI Punya Waktu Goda 5 Pemain Grade A Eropa Ini untuk Naturalisasi Timnas Indonesia

Piala Asia 2027 Mundur, PSSI Punya Waktu Goda 5 Pemain Grade A Eropa Ini untuk Naturalisasi Timnas Indonesia

Piala Asia 2027 mundur 11 bulan. PSSI kini punya waktu untuk mengincar lima pemain keturunan yang berkarier di Eropa demi memperkuat Timnas Indonesia pada 2027.
Motorola Kembali Bikin Ponsel Sultan? Signature 27 Dibanderol Rp32 Juta, Ini Spesifikasinya

Motorola Kembali Bikin Ponsel Sultan? Signature 27 Dibanderol Rp32 Juta, Ini Spesifikasinya

Motorola Signature 27 dikabarkan dijual sekitar Rp32 juta di Eropa. Dengan Snapdragon generasi terbaru dan kamera 200MP, apakah Motorola siap kembali bersaing
Pesan Menohok Habib Bahar untuk Herri Pras yang Diduga Hina Ulama, Ungkap Bahaya Merendahkan Kiai dan Habaib

Pesan Menohok Habib Bahar untuk Herri Pras yang Diduga Hina Ulama, Ungkap Bahaya Merendahkan Kiai dan Habaib

Habib Bahar bin Smith turut menanggapi polemik konten kreator Herri Pras yang belakangan viral diperbincangkan di media sosial. Ingatkan bahaya hina ulama.
Viral Minta Relokasi Tiang Telkom di Depan Toko, Warga Malah Ditagih Hampir Rp3 Juta

Viral Minta Relokasi Tiang Telkom di Depan Toko, Warga Malah Ditagih Hampir Rp3 Juta

Persoalan memanas ketika warga meminta tiang milik Telkom Indonesia tersebut untuk direlokasi. Ia justru diminta untuk melakukan pembayaran hampir Rp3 juta.

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

Jadwal Piala Asia 2027 bergeser ke Desember, memberi John Herdman dan PSSI waktu tambahan untuk mematangkan skuad Timnas Indonesia dan memantau diaspora
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Konten kreator Herri Pras akhirnya buka suara setelah kedatangan Yudi Cahyadi dan sejumlah orang ke kediamannya. Ia turut mengungkap alasan di balik kritiknya.
Selengkapnya

Viral