News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Timnas Wanita Muda Afghanistan Kabur ke Pakistan

Tim junior sepakbola wanita Afghanistan berhasil melintasi perbatasan ke Pakistan.
Kamis, 16 September 2021 - 05:07 WIB
Pengungsi anak-anak menunggu penerbangan
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOne

Tim junior sepakbola wanita Afghanistan berhasil melintasi perbatasan ke Pakistan, usai terbang dari Kabul sebulan lalu. Mereka terdampar di perbatasan akibat tidak memiliki paspor dan dokumen lain untuk lintas negara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tim wanita muda Afghanistan menyeberang ke Pakistan untuk bersembunyi dari sikap keras Taliban terhadap hak perempuan, khususnya dalam sepakbola.

Sebanyak tiga puluh dua pemain tim beserta keluarga akhirnya mendapat izin masuk ke Pakistan setelah badan amal "Football for Peace" berhasil melobi Pakistan.

Pihak Federasi Sepak Bola Pakistan mengatakan, tim sepakbola muda Wanita Afghanistan serta keluarga yang berjumlah total 81 orang tersebut, akan ditempatkan di markas federasi di timur kota Lahore. Selanjutnya, 34 anggota tim lainnya akan menyusul ke Pakistan pada Kamis waktu setempat.

"Para pemain akan tetap berada di Pakistan di bawah pengawasan ketat selama 30 hari, sebelum mereka mengajukan suaka di negara ketiga", ucap pihak Federasi sepakbola Pakistan tersebut.

Surat kabar asal Inggris, The Independent baru-baru ini mengungkap bahwa para pemain wanita Afghanistan tersebut telah mengirim surat ke Perdana Menteri Pakistan Imran Khan, untuk meminta izin agar segera dapat memasuki negara Pakistan.

Dalam surat itu, tim menyatakan bahwa mereka dalam 'ancaman besar' dari pihak Taliban.

Mantan kapten Timnas Wanita Afghanistan, Khalida Popal, juga sudah memperingatkan para pemain untuk menghapus gambar diri mereka sedang bermain sepak bola di sosial media. Selain itu juga membakar perlengkapan sepakbola mereka untuk melindungi diri dari ancaman rezim Taliban.

Pekan lalu, wakil Kepala Komisi Budaya Taliban, Ahmadullah Wasiq, menyatakan bahwa masa depan olahraga wanita di Afghanistan dianggap tidak pantas.

"Dalam sepakbola, mereka mungkin berada di situasi wajah dan tubuh mereka tidak tertutupi. Islam tidak mengizinkan perempuan terlihat seperti itu," kata Wasiq.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada era kekuasaan Taliban tahun 1996-2001, wanita dilarang berpartisipasi dalam segala cabang olahraga.

Kepergian tim muda sepakbola wanita Afghanistan adalah bagian dari eksodus yang lebih luas dari bintang olahraga dan budaya Afghanistan di tengah kekhawatiran terhadap peraturan keras Taliban akan hak-hak perempuan menyusul pengambil alihan negara oleh Taliban. (umm/wis)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Jepang Soroti KRL yang Terlibat Kecelakaan dengan KA Argo Bromo Anggrek Bekas Buatan Negaranya

Media Jepang Soroti KRL yang Terlibat Kecelakaan dengan KA Argo Bromo Anggrek Bekas Buatan Negaranya

Kecelakaan melibatkan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL Commuter Line menyita perhatian luas. Termasuk media Jepang yang soroti kereta buatannya
Piala Thomas dan Uber 2026: Kalah Dramatis! Anthony Ginting Akui Kesulitan Hadapi Toma Junior Popov

Piala Thomas dan Uber 2026: Kalah Dramatis! Anthony Ginting Akui Kesulitan Hadapi Toma Junior Popov

Anthony Sinisuka Ginting secara mengejutkan menyerah dari tunggal putra ketiga dari Prancis, Toma Junior Popov di Piala Thomas dan Uber 2026.
Prabowo Sebut MBG Jadi Penyelamat Petani-Nelayan, Klaim Putus Ketergantungan Tengkulak

Prabowo Sebut MBG Jadi Penyelamat Petani-Nelayan, Klaim Putus Ketergantungan Tengkulak

Prabowo sebut program MBG selamatkan petani dan nelayan, putus rantai tengkulak dan dorong ekonomi desa lewat dapur serta koperasi.
Skandal Paspoortgate Dihujat Habis-habisan! Aksi NAC Breda Gugat KNVB Bikin Eks PSM Makassar Murka

Skandal Paspoortgate Dihujat Habis-habisan! Aksi NAC Breda Gugat KNVB Bikin Eks PSM Makassar Murka

NAC Breda mengakan gugatan pada pengadilan untuk melaporkan KNVB atas keabsahan Dean James membela Go Ahead Eagles. NAC Breda menekankan keinginannya untuk pertandingan ulang melawan Go Ahead Eagles atau memberikan kemenangan gratis atas laga itu. 
KPK Perpanjang Penahanan Fadia Arafiq, Kasus Dugaan Korupsi Outsourcing Belum Tuntas

KPK Perpanjang Penahanan Fadia Arafiq, Kasus Dugaan Korupsi Outsourcing Belum Tuntas

KPK perpanjang penahanan Fadia Arafiq 30 hari, penyidikan kasus dugaan korupsi outsourcing Pekalongan masih terus didalami.
Detik-Detik Kecelakaan Bus Jemaah Haji Indonesia di Madinah: SUB 2 Probolinggo Hantam JKS 1 Bekasi, Ini Kronologi Lengkapnya

Detik-Detik Kecelakaan Bus Jemaah Haji Indonesia di Madinah: SUB 2 Probolinggo Hantam JKS 1 Bekasi, Ini Kronologi Lengkapnya

Kronologi kecelakaan bus jemaah haji Indonesia di Madinah, SUB 2 tabrak JKS 1, 10 korban luka dan satu masih dirawat di rumah sakit.

Trending

Mendiktisaintek Pastikan Tidak Ada Rencana Penutupan Program Studi: Bukan Ditutup, tapi Diperbarui

Mendiktisaintek Pastikan Tidak Ada Rencana Penutupan Program Studi: Bukan Ditutup, tapi Diperbarui

Pernyataan itu disampaikan Brian merespons isu penutupan sejumlah program studi yang dinilai tak sejalan dengan perkembangan industri.
Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Masinis KA Argo Bromo Anggrek Nofiandri sempat buka suara sesaat setelah insiden kecelakaan maut yang melibatkan keretanya dengan KRL Commuter Line di Bekasi -
Jadwal Megawati Hangestri Usai Proliga 2026: Megatron Siap Turun Gunung Lagi di Ajang Internasional

Jadwal Megawati Hangestri Usai Proliga 2026: Megatron Siap Turun Gunung Lagi di Ajang Internasional

Menilik jadwal Megawati Hangestri setelah tampil di Proliga 2026. Atlet yang akrab disapa Megatron itu akan kembali turun gunung untuk membela Timnas Voli Putri Indonesia.
Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

PSSI bisa menambah amunisi baru lewat naturalisasi cepat eks Timnas Belanda untuk Piala AFF 2026 saat sejumlah pemain abroad Timnas Indonesia berpotensi absen.
Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026: Fajar Alfian Menangis, Tim Putra Indonesia Gagal Lolos ke Perempat Final

Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026: Fajar Alfian Menangis, Tim Putra Indonesia Gagal Lolos ke Perempat Final

Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026, di mana tim putra dan putri bulu tangkis Indonesia meraih hasil berbeda di ajang bergengsi ini.
Kabar Buruk untuk Suporter Timnas Indonesia, Tim U-17 Asuhan Kurniawan Dwi Yulianto Kalah Lagi Jelang Piala Asia U-17 2026

Kabar Buruk untuk Suporter Timnas Indonesia, Tim U-17 Asuhan Kurniawan Dwi Yulianto Kalah Lagi Jelang Piala Asia U-17 2026

Suporter Timnas Indonesia menerima kabar buruk menjelang pagelaran Piala Asia U-17 2026. Sebab, tim U-17 asuhan Kurniawan Dwi Yulianto kembali meraih hasil minor.
Presiden FIFA Gianni Infantino Tiba-tiba Bertemu dengan Erick Thohir, Bahas Playoff Darurat Piala Dunia 2026 untuk Timnas Indonesia?

Presiden FIFA Gianni Infantino Tiba-tiba Bertemu dengan Erick Thohir, Bahas Playoff Darurat Piala Dunia 2026 untuk Timnas Indonesia?

Pertemuan Gianni Infantino dan Erick Thohir di tengah isu playoff darurat Piala Dunia 2026 memunculkan sinyal baru, FIFA bahas masa depan Timnas Indonesia.
Selengkapnya

Viral