News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Aktor Korea Lee Jihan Meninggal Dunia dalam Tragedi Pesta Halloween di Itaewon

Seorang aktor Korea Selatan (Korsel) Lee Jihan ikut menjadi korban tragedi Pesta Halloween di Iteawon, Korea Selatan, meninggal bersama ratusan orang.
Senin, 31 Oktober 2022 - 00:45 WIB
Aktor Korea Selatan Lee Jihan meninggal dunia dalam tragedi Pesta Halloween di Iteawon, Korea Selatan, Sabtu (29/10/2022).
Sumber :
  • Allkpop

Korea Selatan - Seorang aktor Korea Selatan Lee Jihan ikut menjadi korban tragedi Pesta Halloween di Iteawon, Korea Selatan, Sabtu (29/10/2022)

Aktor Lee Jihan, yang juga dikenal karena partisipasinya dalam program survival idola Mnet "Produce 101 Season 2" diketahui meninggal dunia dalam tragedi Pesta Halloween di Itaewon. 
Dilansir dari laman Alkpop, almarhum Lee Jihan, 25 tahun, meninggal dunia dalam peristiwa yang terjadi di dekat Itaewon-dong, di Seoul pada 29 Oktober.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Beberapa temannya yang bekerja dengannya selama "Produce 101 Season 2" seperti Park Heeseok, Jo Jinhyung, dan Kim Dohyun juga menggunakan media sosial untuk mengungkapkan kenangan mereka dengan Jihan. 

Kamar jenazah mendiang Lee Jihan akan didirikan di aula pemakaman Rumah Sakit Myongji, dan pemakaman akan diadakan pada Selasa 1 November 2022.

Lahir pada tahun 1998, mendiang Lee Jihan pertama kali muncul dalam "Producte 101 Season 2" yang tayang pada tahun 2017.

Lee Jihan telah berakting dalam web drama "Today Was Another Namhyun Day".  

Pesta Halloween di Seoul, Korea Selatan pada Sabtu (29/10/2022) menjadi tragedi mencekam.

Sebanyak 151 orang yang merayakan Halloween di Itaewon meninggal dunia akibat padatnya pengunjung sehingga sulit sekali untuk bergerak. 

Beberapa korban diketahui juga mengalami serangan jantung dan sulit bernapas.

Empat Warga China Tewas dalam Tragedi Itaewon

Tak hanya menewaskan warga lokal Korea Selatan, tragedi Halloween di wilayah Itaewon juga menewaskan warga negara asing dari sejumlah negara.

Empat warga China dipastikan tewas dalam peristiwa maut perayaan Halloween di Distrik Itaewon, Seoul, Korea Selatan pada Sabtu (29/10/2022) malam.
Presiden China Xi Jinping mengirimkan pesan duka cita kepada keluarga korban melalui Presiden Korsel Yoon Suk Yeol, Minggu (30/10/2022).

Sedikitnya 153 tewas, termasuk empat di antaranya warga China, demikian Kedutaan China di Korsel.

Atas nama pemerintah dan rakyat China, Xi menyampaikan ucapan duka cita yang sangat mendalam.

Ia berharap pemerintah Korsel melakukan berbagai upaya untuk mengatasi korban tewas, terutama dari pihak China.

Perdana Menteri China Li Keqiang juga menyampaikan pesan duka cita melalui rekannya PM Han Duck Soo.

Kedutaan China mengingatkan warganya di Korsel untuk meningkatkan kewaspadaan dan menjaga komunikasi dengan pihak berwenang setempat.

Kedutaan juga telah menghubungi keluarga para korban di China untuk memberikan bantuan lebih lanjut.

Jumlah korban tewas akibat berdesak-desakan saat perayaan Halloween di Itaewon telah mencapai 153 orang dan luka-luka sebanyak 103 orang. Dari 153 orang tewas, sebanyak 22 orang di antaranya warga negara asing.

Diperkirakan 100 ribu orang berkumpul di Itaewon untuk merayakan pesta Halloween terbesar tanpa mengenakan masker sejak pandemi COVID-19 pada 2020.

Mayoritas korban berusia belasan hingga 20 tahun. Di antara korban tewas, terdapat 97 perempuan.

Menurut data otoritas Korsel pada 2021, lebih dari 750 ribu warga China atau sekitar 44 persen dari jumlah warga negara asing yang tinggal di negara tersebut.

Sekitar 50 Orang Mengalami Henti Jantung

Sekitar 50 orang telah mendapatkan CPR, atau pertolongan pertama henti jantung dalam insiden pesta Halloween di Itaewon, Seoul, Korea Selatan.

Tim cepat tanggap menerima sedikitnya 81 panggilan dari orang-orang di Itaewon yang mengaku mengalami sesak napas, katanya.
Presiden Yoon Suk-yeol memerintahkan jajarannya agar segera memberikan pertolongan pertama dan perawatan kepada mereka, menurut kantor presiden.

Secara terpisah, Perdana Menteri Han Duck-soo juga menginstruksikan para pejabat untuk melakukan upaya terbaik guna meminimalisasi kerugian.

Sementara itu, Wali kota Seoul Oh Se-hoon, yang sedang melakukan kunjungan ke Eropa, memutuskan untuk pulang ke tanah air pasca insiden tersebut, kata pejabat setempat.

Dua WNI Korban Tragedi Itaewon Sudah Dapat Perawatan

Kedutaan Besar RI di Seoul menyatakan dua warga negara Indonesia (WNI) korban tragedi Itaewon sudah dirawat dan dipulangkan ke kediaman mereka.

“WNI berinisial AR telah dirawat di Korea University Anam Hospital akibat kejadian di Itaewon. Minggu pagi yang bersangkutan sudah keluar dari rumah sakit dalam keadaan baik,” tulis KBRI Seoul, Minggu (30/10/2022).

Sementara itu, satu orang WNI lainnya berinisial CA juga sudah menerima perawatan di Rumah Sakit Seobuk atas luka ringan yang dideritanya.

Kini, CA sudah kembali ke kediamannya pada Sabtu malam (29/10/2022).

Sebelumnya, pada Minggu pagi, KBRI Seoul mengatakan tak ada WNI yang menjadi korban dalam insiden perayaan Halloween di Itaewon.
Namun, usai menggali informasi dan berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait mengenai WNI yang mungkin menjadi korban, KBRI Seoul memberikan pembaharuan informasi seperti disebutkan di atas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mengutip Reuters, pada Sabtu (29/10) sekitar pukul 22.00 waktu setempat, telah terjadi peristiwa pada perayaan Halloween di Itaewon yang menimbulkan korban jiwa dan luka.

Berdasarkan pemberitaan di berbagai media nasional Korea Selatan, saat ini terdapat sekitar 151 korban meninggal dunia dan 76 korban luka. Jumlah tersebut dikhawatirkan akan bertambah. (ant/nsi/viva/muu)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bantah Tantang Duel, Herri Pras Beberkan Bukti Chat dengan Adi Paryanto

Bantah Tantang Duel, Herri Pras Beberkan Bukti Chat dengan Adi Paryanto

Herri Pras membantah menantang duel Adi Paryanto. Ia membeberkan bukti chat WhatsApp yang menunjukkan niat awalnya hanya ingin bersilaturahmi dan berdiskusi.
Herri Pras Akui Langsung Lakukan Hal Ini Usai Diduga Dipukul di Area Ulu Hati dan Perut oleh OTK

Herri Pras Akui Langsung Lakukan Hal Ini Usai Diduga Dipukul di Area Ulu Hati dan Perut oleh OTK

YouTuber Herri Pras mengakui dirinya langsung melakukan hal ini usai diduga dipukul di area ulu hati dan perut oleh segerombolan OTK. Dia masuk ke rumah agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan lagi lalu menelepon polisi.
Michael Carrick Tak Cemas Dipecat Manchester United Jelang Laga Kontra AS Roma di Liga Champions

Michael Carrick Tak Cemas Dipecat Manchester United Jelang Laga Kontra AS Roma di Liga Champions

Pelatih Manchester United, Michael Carrick, tidak mencemaskan rumor pemecatannya menjelang laga kontra AS Roma. Dia tetap fokus menghadapi pertandingan Liga Champions ini.
Panjat Tebing Dicoret dari SEA Games 2027, FPTI Sebut Indonesia Terancam Kehilangan Banyak Medali Emas

Panjat Tebing Dicoret dari SEA Games 2027, FPTI Sebut Indonesia Terancam Kehilangan Banyak Medali Emas

Peluang Indonesia meraup pundi-pundi medali emas di SEA Games 2027 terancam berkurang setelah cabang olahraga panjat tebing dipastikan tidak masuk dalam daftar pertandingan. Hal ini pun amat disesalkan oleh Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI).
Megawati Hangestri Hadapi Ujian Berat dalam Debut Bersama Hyundai Hillstate di V-League

Megawati Hangestri Hadapi Ujian Berat dalam Debut Bersama Hyundai Hillstate di V-League

Megawati Hangestri menghadapi tantangan dalam debutnya bersama Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027 saat bertemu IBK Altos pada laga pembuka. (3/11)
Veda Ega Pratama Ketagihan Podium Setelah Sukses Jadi Runner Up Moto3 Malaysia 

Veda Ega Pratama Ketagihan Podium Setelah Sukses Jadi Runner Up Moto3 Malaysia 

Veda Ega Pratama bahkan merayakannya bersama keluarga yang menyaksikan langsung sejarah balapan Indonesia itu di Sirkuit Sepang, Malaysia, Minggu (1/11/2026) lalu. 

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Di bawah asuhan David Nascimento, Timnas Indonesia U-17 mencatatkan statistik mentereng jelang kompetisi penentuan menuju level Asia. 
DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKB, Abdullah mendesak Kapolri agar tidak segan memberhentikan pejabat kepolisian yang bertanggung jawab atas operasi tersebut.
Presiden FAM Sebut Tujuh Pemain Keturunan Ilegal yang Selesaikan Sanksi FIFA Adalah Rakyat Malaysia

Presiden FAM Sebut Tujuh Pemain Keturunan Ilegal yang Selesaikan Sanksi FIFA Adalah Rakyat Malaysia

Presiden FAM yang juga CEO Liga Malaysia (MFL) ini memastikan para pemain tersebut tetap berstatus sebagai rakyat Malaysia setelah masa sanksi mereka resmi berakhir pada 1 November 2026 lalu.
Selengkapnya

Viral