GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Siap-siap, 10 Ribu Karyawan Google Tercancam di-PHK, Ternyata Ini Sebabnya

Sistem manajemen kinerja baru memungkinkan Google memecat ribuan karyawannya yang berkinerja buruk mulai awal tahun depan, sebagaimana dilansir dari Independent
Rabu, 23 November 2022 - 19:15 WIB
Ilustrasi - Kantor Google
Sumber :
  • ANTRA/Reuters

Sekitar 10.000 karyawan perusahaan induk Google, Alphabet dikabarkan akan mengalami badai pemutusan hubungan kerja (PHK) imbas dari kinerja yang buruk.

Sistem manajemen kinerja baru memungkinkan perusahaan dapat membantu manajer memecat ribuan karyawannya yang berkinerja buruk mulai awal tahun depan, sebagaimana dilansir dari Independent, Rabu (23/11/2022).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan sistem tersebut, para manajer diminta untuk mengefisiensikan sebanyak enam persen dari tenaga kerja Alphabet yang setara dengan sekitar 10.000 karyawan berkinerja buruk.

Upaya perampingan karyawan tersebut bisa menghemat ongkos insentif dan biaya-biaya lain yang selama ini diberikan kepada karyawan.

Perusahaan induk Google ini juga menghadapi situasi sulit semasa pandemi Covid-19. Alphabet menunjukkan penurunan laba 27 persen pada kuartal ketiga dibandingkan tahun lalu.
“Kami menghadapi kondisi makro yang menantang dengan lebih banyak ketidakpastian di masa depan,” ungkap Kepala Google Sundar Pichai.

Untuk meningkatkan kinerja perusahaan, Pichai juga telah mendesak karyawannya agar lebih produktif dalam beberapa bulan terakhir.

“Saya berharap kalian semua membaca berita. Fakta bahwa tanggung jawab kita menjadi lebih berat karena kondisi ekonomi makro sedang berat dalam dekade terakhir,” ujarnya dalam sebuah pertemuan dengan karyawan.

Awal tahun ini, Pichai memperkenalkan upaya yang disebut ‘Simplicity Sprint’ sebagai tanggapan atas kekhawatiran bahwa produktivitas perusahaan secara keseluruhan tidak sesuai dengan jumlah karyawan yang mereka miliki.

Tak hanya Google, Badai PHK juga melanda perusahaan-perusahaan teknologi  raksasa dunia seperti Amazon, Facebook Meta, hingga Twitter.
Pekan lalu, The New York Times melaporkan bahwa Amazon sedang bersiap untuk memberhentikan 10.000 staf dari organisasi perangkatnya, divisi ritel, serta divisi sumber daya manusia.

Pada awal bulan ini, pemilik Facebook Meta mengatakan telah merumahkan ribuan karyawan, setara dengan 13 persen tenaga kerjanya.

Elon Musk juga memberhentikan hampir setengah dari tenaga kerja Twitter awal bulan ini hanya beberapa hari setelah menutup kesepakatan untuk membeli raksasa media sosial itu seharga 44 miliar dolar dan menjadi pemilik barunya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Mengenai pengurangan kekuatan Twitter, sayangnya tidak ada pilihan ketika perusahaan merugi lebih dari 4 juta dolar sehari. Setiap orang yang keluar ditawari pesangon selama tiga bulan, yang (jumlahnya) 50 persen lebih dari yang diwajibkan secara hukum,” kata Musk.

Di Indonesia, Shopee dan GoTo juga telah melakukan PHK besar-besaran. (amr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Khianati Ryan Garcia, Pelatih Mario Barrios Siap Bawa Sang Jawara Pertahankan Gelar Kelas Welter WBC

Khianati Ryan Garcia, Pelatih Mario Barrios Siap Bawa Sang Jawara Pertahankan Gelar Kelas Welter WBC

Pelatih Mario Barrios, Joe Goossen mengungkapkan perjuangan anak didiknya jelang duel melawan Ryan Garcia di perebutan gelar juara kelas welter WBC.
Gagal Menang dari Wolves dan Gelar Juara Terancam, Arteta Sebut Arsenal Layak Dikritik

Gagal Menang dari Wolves dan Gelar Juara Terancam, Arteta Sebut Arsenal Layak Dikritik

Mikel Arteta akui Arsenal pantas dikritik usai gagal menang meski unggul 2-0 dari Wolves. Hasil ini bikin peluang juara terancam, Man City mulai di atas angin.
NasDem: Sahroni Jadi Wakil Ketua Komisi III DPR RI Lagi Karena Sanksinya Tuntas

NasDem: Sahroni Jadi Wakil Ketua Komisi III DPR RI Lagi Karena Sanksinya Tuntas

Wakil Ketua Umum Partai NasDem Saan Mustopa menyebut Ahmad Sahroni menjadi Wakil Ketua Komisi III DPR lagi karena sanksinya tuntas.
Di Depan Media Belanda, Patrick Kluivert Sebenarnya Masih Berminat Latih Timnas Indonesia

Di Depan Media Belanda, Patrick Kluivert Sebenarnya Masih Berminat Latih Timnas Indonesia

Patrick Kluivert akhirnya buka suara usai berpisah dengan PSSI. Ia mengaku masih ingin melatih Timnas Indonesia, namun situasi membuatnya harus mengakhiri kontrak lebih cepat.
Keluarga Korban Minta Pelaku Pembunuhan Kasus Mayat dalam Koper di Brebes Dihukum Mati

Keluarga Korban Minta Pelaku Pembunuhan Kasus Mayat dalam Koper di Brebes Dihukum Mati

Keluarga korban pembunuhan disertai mutilasi yang jasadnya ditemukan di dalam koper di rumah seorang warga Desa Sukareja, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes,  pada Senin (16/2/2026 lalu), meminta agar pelaku dihukum mati. 
Salat Tarawih 23 Rakaat Dilaksanakan dalam Waktu 7 Menit di Blitar, Sudah Dilakukan dari 1907 Silam

Salat Tarawih 23 Rakaat Dilaksanakan dalam Waktu 7 Menit di Blitar, Sudah Dilakukan dari 1907 Silam

Salat tarawih 23 rakaat termasuk witir dilaksanakan dalam waktu 7 menit di Blitar. 

Trending

Jadwal Proliga 2026, Kamis 19 Februari: Ada Big Match Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026, Kamis 19 Februari: Ada Big Match Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 hari ini, yang akan diramaikan dengan duel seru di sektor putri antara Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata yang akan menjadi pembuka di Seri Bogor.
AFC Banned Persib Bandung Akibat Terjadi Pitch Invasion dan Pelemparan Botol usai Pertandingan Kontra Ratchaburi FC di 16 Besar ACL 2?

AFC Banned Persib Bandung Akibat Terjadi Pitch Invasion dan Pelemparan Botol usai Pertandingan Kontra Ratchaburi FC di 16 Besar ACL 2?

Kericuhan di GBLA usai Persib vs Ratchaburi jadi sorotan AFC. Maung Bandung terancam denda besar hingga sanksi laga tanpa penonton di kompetisi Asia berikutnya.
Emil Audero Bisa Minder? Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya Siap Panaskan Persaingan di Timnas Indonesia

Emil Audero Bisa Minder? Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya Siap Panaskan Persaingan di Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali dihadapkan pada potensi tambahan amunisi baru di bawah mistar. Kiper jangkung Eropa ini bisa bikin Maarten Paes dan Emil Audero minder?
3 Hukuman Berat Ini Hantui Persib Bandung, Pengulangan Sanksi Bisa Buat AFC ...

3 Hukuman Berat Ini Hantui Persib Bandung, Pengulangan Sanksi Bisa Buat AFC ...

Meski secara finansial Persib tetap mendapat pemasukan miliaran rupiah dari AFC, ada potensi sanksi yang bisa menghantui dalam sidang Komite Disiplin dan Etik AFC dalam beberapa hari ke depan.
Mauro Zijlstra Mengaku Kaget dengan Gaya Main Liga Indonesia

Mauro Zijlstra Mengaku Kaget dengan Gaya Main Liga Indonesia

Penyerang Timnas Indonesia Mauro Zijlstra mengaku terkejut usai menjalani debut bersama Persija Jakarta di ajang Super League 2025/2026. Ia menilai gaya bermain
Kisah Pilu Punch, Bayi Monyet di Jepang Bawa Boneka Orangutan Gegara Dibuang sang Ibu: Kini Temukan Induk Asuhnya

Kisah Pilu Punch, Bayi Monyet di Jepang Bawa Boneka Orangutan Gegara Dibuang sang Ibu: Kini Temukan Induk Asuhnya

Seekor bayi monyet, Punch selalu membawa boneka orangutan di Kebun Binatang Ichikawa, Jepang. Ia mulai diterima kera lain dan mendapat induk asuhnya viral.
Terjual Rp6,5 Miliar, Uang Hasil Lelang Lukisan SBY "Kuda Api" Disumbangkan untuk Bantuan Kemanusiaan

Terjual Rp6,5 Miliar, Uang Hasil Lelang Lukisan SBY "Kuda Api" Disumbangkan untuk Bantuan Kemanusiaan

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebut uang hasil lelang lukisan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan disumbangkan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT