News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mencengangkan! 4 Fakta Frank Hoogerbeets, Seorang Peneliti yang Memprediksikan Gempa Turki 3 Hari Sebelum Kejadian!

Simak 4 fakta Frank Hoogerbeets, orang yang memprediksi gempa Turki lewat postingannya di twitter. Ternyata Frank Hoogerbeets adalah seorang peneliti gempa bumi
Kamis, 9 Februari 2023 - 16:31 WIB
Mencengangkan! 5 Fakta Frank Hoogerbeets, Orang yang Memprediksikan Gempa Turki 3 Hari Sebelum Kejadian!
Sumber :
  • ssgeos.org

Turki, tvOnenews.com - Akun twitter Frank Hoogerbeets mendadak viral setelah memprediksi gempa Turki berkekuatan skala 7,8 magnitudo melanda Turki selatan dan Suriah utara pada Senin yang lalu.

Dilansir dari postingannya di twitter pada hari jumat, atau 3 hari sebelum kejadian gempa, ia menulis, "Cepat atau lambat akan ada gempa berkekuatan 7,5 M di wilayah ini (Turki Selatan-Tengah, Yordania, Suriah, Lebanon)".

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah gempa Turki terjadi, tweetnya menjadi viral. Postingannya sudah dilihat lebih dari 52 juta tampilan dan 73 ribu retweet.

Jika dilihat dari biografi Twitternya, Hoogerbeets menulis bahwa ia adalah seorang peneliti lembaga survei geometri tata surya.

Mencengangkan! 4 Fakta Frank Hoogerbeets, Seorang Peneliti yang Memprediksikan Gempa Turki 3 Hari Sebelum Kejadian!. Source: twitter.com

Frank Hoogerbeets memprediksi gempa Turki lewat geometri benda langit di Tata Surya.

Dalam situs webnya, lembaga penelitian ini bertugas memantau geometri antara benda langit yang terkait dengan aktivitas seismik.

Seorang pengguna mencatat bahwa Hoogerbeets telah "secara akurat memprediksi area yang tepat dan besarnya yang hampir pasti" dari gempa tersebut.

Simak 5 Fakta Frank Hoogerbeets, Orang yang Memprediksikan Gempa Turki 3 Hari Sebelum Kejadian, berikut ini:

1. Tidak Memiliki Gelar Sains
Frank Hoogerbeets tidak memiliki gelar sains, ia menyebut dirinya sebagai seorang penggila sains, dikutip dari pernyataanya kepada FOX40 tahun 2015 silam.

Ia juga pernah membuat prediksi tentang gempa bumi besar di California yang ternyata tidak menjadi kenyataan.

2. Seorang Peneliti (Solar System Geometry Survey) SSGEOS 
Frank Hoogerbeets adalah seorang peneliti yang tinggal di Belanda. Ia mengelola lembaga Solar System Geometry Survey atau SSGEOS.

Lembaga ini adalah sebuah lembaga penelitian tempatnya bekerja. SSGEOS bertugas memantau geometri antar benda langit terkait aktivitas seismik.

Dikutip dari laman resmi SSGEOS, lembaga ini hanya fokus terhadap potensi gempa dengan kekuatan di atas skala 6 magnitudo dan atau yang lebih besar. 

3. Seorang Peramal Gempa
Dikutip dari Tech Times, Hoogerbeets memproklamirkan diri sebagai peramal gempa atau quake mystic. 

Berbeda hal dengan statement tersebut, media Inggris, Express, menyebut dirinya adalah seorang prediktor gempa gadungan. 

Hal ini dikarenakan ia disebut menggunakan cara yang tidak diakui secara ilmiah dalam memprediksi gempa bumi.

Sejumlah ramalan terdahulunya tentang kemungkinan adanya gempa bumi juga banyak yang meleset atau tidak terbukti sama sekali.

4. Cenayang Roh dan Crop Circle
Hoogerbeets juga mengakui bahwa dirinya mengandalkan petunjuk dari roh dan formasi crop circle untuk meramal kapan persisnya gempa bumi yang terjadi selanjutnya.

Sedangkan Crop circle adalah munculnya sebuah pola simetris pada hamparan lahan yang luas atau padang.

Pola ini kerap terjadi di padang rumput atau persawahan. Pola ini juga kerap dianggap sebagai jejak keberadaan sosok alien atau unidentified flying object (UFO).

Uniknya, Frank Hoogerbeets juga mengatasnamakan diri sebagai seorang peneliti dari Solar System Geometry Survey (SSGEOS) atau Lembaga Survei Geometri Tata Surya.

SSGEOS bertugas memantau geometri benda langit, dalam hal ini yang berkaitan dengan aktivitas gempa bumi atau seismik.

SSGEOS. Lembaga Survei Geometri Tata Surya. Source: twitter.com

Sederhananya, teori Frank Hoogerbeets menjelaskan bahwa perubahan tata letak benda langit memiliki kaitan erat dengan terjadinya gempa di planet Bumi. 

Posisi beberapa planet yang sejajar atau membentuk kurva tertentu dapat memberi andil memancarkan gelombang elektromagnetik ke Bumi sehingga menyebabkan terjadinya gempa bumi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada salah satu postingan SSGEOS, Frank Hoogerbeets juga enerangkan konjungsi planet yang mempengaruhi terjadinya gempa bumi.

Situs SSGEOS juga menyebut bahwa sejumlah contoh gempa-gempa besar yang terjadi dikaitkan dengan posisi tertentu dari sejumlah planet di Tata Surya. (udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Geger! Mayat Pria Ditemukan Tergeletak di Jalan Dharmawangsa Jaksel, Ternyata Faktanya...

Geger! Mayat Pria Ditemukan Tergeletak di Jalan Dharmawangsa Jaksel, Ternyata Faktanya...

Peristiwa ini diunggah dalam akun Instagram @TMCPoldaMetro, dengan keterangan bahwa mayat tersebut ditemukan pada Senin (27/7/2026) sekitar pukul 20.43 WIB.
Sebanyak 522 Anak di Sidorajo Positif HIV/AIDS, KPAI Minta Pemerintah Fasilitasi Pengobatan dan Pendidikan

Sebanyak 522 Anak di Sidorajo Positif HIV/AIDS, KPAI Minta Pemerintah Fasilitasi Pengobatan dan Pendidikan

KPAI menegaskan bahwa anak dengan HIV/AIDS adalah korban yang harus dilindungi, bukan disalahkan atau dikucilkan. Di Sidoarjo sebanyak 522 anak terpapar HIV,
Enam Mahasiswa Unhas Terjebak di Goa Kalibbong Alloa saat KKN, Basarnas Langsung Evakuasi

Enam Mahasiswa Unhas Terjebak di Goa Kalibbong Alloa saat KKN, Basarnas Langsung Evakuasi

Basarnas Makassar mengevakuasi enam mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) yang terjebak di Goa Kalibbong Alloa, Desa Belae, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. 
Polres Tabanan Tetapkan 5 Tersangka Pengeroyokan Pria yang Diduga Mencuri Ayam

Polres Tabanan Tetapkan 5 Tersangka Pengeroyokan Pria yang Diduga Mencuri Ayam

Polres Tabanan menetapkan lima warga sebagai tersangka kasus pengeroyokan terhadap pria yang diduga mencuri ayam di Desa Batunya, Bali, hingga tewas.
Petani Tembakau Sumenep Berharap Harga Tembus Rp100 Ribu per Kg saat Panen 2026

Petani Tembakau Sumenep Berharap Harga Tembus Rp100 Ribu per Kg saat Panen 2026

Harapan ribuan petani tembakau di Kabupaten Sumenep pada musim panen 2026 kini bertumpu pada komitmen perusahaan rokok (PR) lokal untuk menyerap hasil panen dengan harga yang layak.
Peredaran Narkotika Etomidate Jaringan Internasional Berhasil Digagalkan, 8.698 Unit Cartridge Disita

Peredaran Narkotika Etomidate Jaringan Internasional Berhasil Digagalkan, 8.698 Unit Cartridge Disita

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menggagalkan peredaran narkotika golongan II jenis etomidate jaringan internasional.

Trending

Demi Sejajar dengan Mitchell Baker, John Herdman Hampir Mau Naik Kursi Demi Bisa Foto Bareng Debutan Timnas Indonesia

Demi Sejajar dengan Mitchell Baker, John Herdman Hampir Mau Naik Kursi Demi Bisa Foto Bareng Debutan Timnas Indonesia

‎Timnas Indonesia baru saja meraih hasil gemilang dalam laga Piala AFF 2026. Skuad Garuda berjaya menggilas Kamboja dengan skor telak 5-1.
4 Shio yang Dihampiri Keuntungan Besar pada 29 Juli 2026, Siapa Saja?

4 Shio yang Dihampiri Keuntungan Besar pada 29 Juli 2026, Siapa Saja?

4 shio yang dihampiri keuntungan besar pada 29 Juli 2026 sudah terungkap! Cek ramalan keuangan dan angka hoki 12 shio Rabu besok, siapa yang paling beruntung?
Debut dan Cetak Hattrick di Timnas Indonesia, Mitchell Baker: Berada di Sini Seperti Mimpi Menjadi Kenyataan ‎

Debut dan Cetak Hattrick di Timnas Indonesia, Mitchell Baker: Berada di Sini Seperti Mimpi Menjadi Kenyataan ‎

Timnas Indonesia mengawali langkahnya dengan meraih kemenangan atas Kamboja di Piala AFF 2026. Skor akhir 5-1 tercipta pada pertandingan tersebut.
Satu Hal yang Buat John Herdman Kecewa meski Timnas Indonesia Kalahkan Kamboja di Laga Perdana Piala AFF 2026

Satu Hal yang Buat John Herdman Kecewa meski Timnas Indonesia Kalahkan Kamboja di Laga Perdana Piala AFF 2026

Meski berhasil meraih kemenangan telak pada laga perdana Piala AFF 2026, John Herdman tetap merasa kecewa dengan penampilan Timnas Indonesia. Ada satu catatan.
Soal Geng Motor Diduga Pelaku Pembunuhan Satpam di Waduk Jatiluhur, Ini Kata Polda Jabar

Soal Geng Motor Diduga Pelaku Pembunuhan Satpam di Waduk Jatiluhur, Ini Kata Polda Jabar

Selain mengumpulkan rekaman kamera pengawas (CCTV) dan melakukan autopsi, polisi juga telah memeriksa sekitar 11 saksi untuk mengungkap penyebab kematian korban
Tak Cukup Lima Gol, Marc Klok Sebut Timnas Indonesia Seharusnya Bisa Menang 8-1 atas Kamboja di Piala AFF 2026

Tak Cukup Lima Gol, Marc Klok Sebut Timnas Indonesia Seharusnya Bisa Menang 8-1 atas Kamboja di Piala AFF 2026

Timnas Indonesia membuka langkah di Piala AFF 2026 dengan kemenangan telak 5-1 atas Kamboja. Namun, bagi Marc Klok, hasil tersebut ternyata masih kurang baik.
Polisi Bongkar Makam Terduga Pencuri Ayam di Bali Demi Ungkap Penyebab Pasti Kematian

Polisi Bongkar Makam Terduga Pencuri Ayam di Bali Demi Ungkap Penyebab Pasti Kematian

Rina mengatakan pembongkaran makam korban pengeroyokan dilakukan di Setra Sidetapa, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Bali dilakukan pada Senin (27/7/2026).
Selengkapnya

Viral