News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

GP Ansor DKI Jakarta Desak Polisi Tangkap AG, Kekasih Hati Mario Dandy

GP Anso desak kepolisian untuk menangkap AG (15) kekasih hati Mario Dandy Satrio yang merupakan tersangka penganiayaan terhadap seorang pelajar bernama David. 
Sabtu, 25 Februari 2023 - 01:42 WIB
Tangkapan Layar Video Sikap GP Ansor Terkait Kasus Penganiayaan David Yang Dilakukan Oleh Anak Eks Pejabat Pajak Kemenkeu
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) mendesak pihak kepolisian untuk menangkap AG (15) kekasih hati Mario Dandy Satrio anak selaku anak eks pejabat Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang merupakan tersangka penganiayaan terhadap seorang pelajar bernama David

Desakan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua GP Ansor DKI Jakarta, M Ainul Yaqin beserta para anggotanya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Desakan itu disampaikan pihak GP Ansor DKI Jakarta melalui rekaman video yang tersebar pada pesan berantai aplikasi WhatsApp. 

"Kami minta kepada pihak kepolisian untuk segera menangkap saudari A yang diduga dalang penganiayaan sahabat David," kata Yaqin dalam rekaman video tersebut, Jakarta, Jumat (24/2/2023).

Selain mendesak penangkapan AG, pihaknya turut serta meminta pihak kepolisian dapat segera mengusut tuntas kasus penganiayaan yang dilakukan Mario terhadap David yang merupakan anak dari petinggi GP Ansor. 

tvonenews

Pihak GP Ansor mendesak kepolisian turut serta menangkap setiap orang yang terlibat dalam aksi penganiayaan tersebut. 

"Dan kami meminta kepada aparat penegak hukum dalam hal ini kepolisian Republik Indonesia untuk terus dan bekerja cepat menangani kasus ini. Dan kami mendesak orang-orang yang diduga terlibat dalam penganiayaan tersebut untuk segera ditangkap," ungkapnya. 

Di sisi lain, dalam video itu juga para anggit GP Ansor DKI Jakarta turut meminta masyarakat untuk mendoakan korban David. 

Pasalnya, hingga saat ini David belum juga sadar dari komanya usai dianiaya secara membabi buta oleh Mario. 

"Seluruh penjuru dunia untuk memanjatkan doa kepada sahabat kita David yang empat hari lalu dianiaya oleh beberapa orang yang sampai malam ini masih dalam keadaan kritis. Semoga doa kita mempercepat pemulihan sahabat David," pungkasnya. 


Sosok AG, Kekasih dari Mario Dandy Anak Dirjen Pajak (Ist)

Polisi Periksa Saksi Baru, APA Teman AG

Polres Metro Jakarta Selatan mengatakan telah memeriksa saksi baru berinisial APA dalam kasus penganiayaan yang dilakukan MDS, anak laki-laki pejabat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan.

"Saudari APA itu menyampaikan dugaan perbuatan tidak baik yang dilakukan korban kepada AG," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi dalam konferensi pers, di Jakarta, Jumat (25/2/2023)..

Ade Ary menjelaskan saksi APA ini meneruskan dugaan perbuatan tidak baik dengan menyampaikan kepada tersangka MDS yang notabene merupakan teman dekat AG.

Kemudian MDS mengonfirmasi kepada AG, setelah diduga dibenarkan itulah yang membuat tersangka emosi dan mengajak korban D untuk bertemu.

"Setelah AG mengonfirmasi, akhirnya tanggal 20 Februari 2023 tersangka MDS menghubungi tersangka S untuk menemui korban," tambahnya.

Lalu, MDS, S, dan AG bersama-sama mendatangi lokasi korban yang saat itu berada di rumah temannya di Pesanggrahan, Jakarta Selatan dengan alasan mengembalikan kartu pelajar korban.

Sementara itu, kuasa hukum AG, yakni Mangatta Toding Allo menuturkan saksi APA yang harus bertanggung jawab dan memberikan keterangan mengenai kasus penganiayaan ini.

"Pak Kapolres sudah menyampaikan keterangan saksi APA ini bahwa klien kami AG tidak melakukan hal tak diinginkan seperti yang dituduhkan di media sosial," ujar Mangatta.

Dengan demikian, kata dia, pihaknya menegaskan bahwa AG sama sekali tak berniat terlibat dalam kasus penganiayaan dan berharap nama baik AG kembali pulih.

Kepolisian telah menetapkan MDS dan S menjadi tersangka dan ditahan atas kasus dugaan kekerasan terhadap korban.

Ditegaskan bahwa MDS dan S melakukan aksi penganiayaan dalam keadaan sadar berdasarkan hasil tes urine yang negatif narkoba.

Kemudian berdasarkan dua alat bukti yang disita kepolisian, tersangka disangkakan melakukan tindakan membiarkan adanya kekerasan terhadap D.

Atas perbuatannya, tersangka S dijerat Pasal 76C Juncto Pasal 80 UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan UU 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Pelaku diancam pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun.

Penganiayaan terjadi pada Senin (20/2/2023) malam, pukul 20.30 WIB. Kepolisian telah meminta keterangan lebih lanjut kepada sejumlah saksi, yakni R, M, AGH, dan paman korban.


Mario Dandy (Ist)

Mario Dikeluarkan dari Kampus, Kekasihnya AG Diskors dari Sekolah

Beredar kabar bahwa Mario dinyatakan telah dikeluarkan dari Universitas Prasetiya Mulya sejak Kamis (23/2/20230. 

Kabar tersebut muncul dari keputusan yang disampaikan oleh Rektor Universitas Prasmul, Djisman Simandjuntak melalui akun resmi @prasmul.

"Rapat Pimpinan Universitas Prasetiya Mulya memutuskan untuk mengeluarkan tersangka Sdr. Mario Dandy Satriyo dari Universitas Prasetiya Mulya terhitung sejak tanggal 23 Februari 2023," tulis Djisman dalam surat yang diunggah akun Instagram @prasmul, dikutip pada Sabtu (25/2/2023).

Dalam keterangan tersebut, Universitas Prasmul juga menyatakan telah memantau sebaik-baiknya semua informasi tentang tindak kekerasan yang diduga kuat dilakukan oleh Mario terhadap David.

"Mengecam keras tindak kekerasan itu karena bertentangan dengan kemanusiaan dan melanggar kode etik dan peraturan yang tercantum dalam Buku Pedoman Mahasiswa Universitas Prasmul," tutur Djisman.

Pihak universitas juga menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas kondisi luka berat yang diderita oleh korban David.

Sementara, Sekolah Tarakanita 1 membenarkan bahwa APA (15) adalah siswinya dan mengatakan telah memberikan tindakan akibat kasus ini.

“Sikap tarakanita, berkenaan dengan masalah viral saat ini yang melibatkan Agnes Gracia Haryanto, dengan ini Yayasan dan SMA Tarakanita 1 Jakarta bahwa benar yang bersangkutan adalah siswi kelas x SMA Tarakanita 1 Jakarta,” tulis keterangan dalam surat yang diterima oleh tvOnenews pada Jumat (24/2/2023).


Spanduk Sekolah Tempat AG Belajar (Ist)

Kemudian pihak SMA Tarakanita juga mengambil sikap usai kasus yang melibatkan siswinya tersebut.

“Terhadap siswi yang bersangkutan telah diambil tindakan sesuai aturan sekolah dan dengan memperhatikan Undang-undang terkait, antara lain tentang perlindungan anak,” katanya.

Pihak Tarakanita mengaku prihatin atas penganiayaan yang menimpa David, anak petinggi GP Ansor, Jonathan Latumahina.

“Kami turut prihatin dan berempati atas tindakan kekerasan yang dialami oleh saudara David Latumahina, serta turut mendoakan untuk kesembuhannya,” katanya.

Tarakanita juga mengatakan bahwa pihaknya kekerasan bukanlah bagian dari nilai-nilai yang diajarkan di sekolahnya.

“Sehingga Tarakanita tidak mentolerir tindakan perundungan dalam bentuk apapun oleh peserta didik baik di lingkungan sekolah atau di luar sekolah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pihak Tarakanita juga mengatakan bahwa akan menghormati dan mendukung proses hukum yang sedang berjalan agar keadilan ditegakkan.

Surat tersebut ditandatangani pada Jumat (24/2/2023) oleh Kepala Sekolah Tarakanita 1.(raa/put)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

IAW soroti penerimaan Bea Cukai yang terkontraksi, desak audit forensik dan reformasi sistemik untuk cegah kebocoran puluhan triliun.

Trending

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

IAW soroti penerimaan Bea Cukai yang terkontraksi, desak audit forensik dan reformasi sistemik untuk cegah kebocoran puluhan triliun.
Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Dedi Mulyadi siapkan sistem transparan untuk program rutilahu di Jawa Barat. Nepotisme diputus, masyarakat kini bisa ajukan bantuan rumah secara transparan.
Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia main lagi? Simak jadwal lengkap Garuda tahun 2026 usai final FIFA Series, mulai FIFA Matchday hingga ASEAN Cup.
Selengkapnya

Viral