GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Yorrys: Perlu Pendekatan Persuasif Penanganan Keamanan di Papua

Sepanjang awal tahun 2023, aksi-aksi kekerasan di Papua terus terjadi. Terkini, kerusuhan di Wamena pada Februari lalu yang dilatari dugaan penculikan anak
Kamis, 9 Maret 2023 - 15:55 WIB
Anggota DPD RI, Yorrys Raweyai
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Sepanjang awal tahun 2023, aksi-aksi kekerasan di Papua terus terjadi. Terkini, kerusuhan di Wamena pada Februari lalu yang dilatari dugaan penculikan anak. Atas hal itu mengakibatkan 12 orang meninggal dunia, 18 orang dari aparat keamanan serta 32 orang warga sipil terluka.

Sebelumnya, pada awal bulan yang sama di Nduga, publik dihebohkan dengan peristiwa penculikan pilot Susi Air, Philip Mark Mehrtens, yang juga merupakan warga Selandia Baru. Selain pesawat yang diawakinya dibakar oleh kelompok bersenjata pimpinan Egianus Kogoya, hingga saat ini keberadaan dan kondisi Philip pun tidak kunjung diketahui dengan pasti. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Merespons kejadian tersebut, Anggota DPD RI, Yorrys Raweyai menegaskan pentingnya pendekatan persuasif dalam menangani berbagai peristiwa kekerasan di Papua. 

Selain tindak lanjut proses hukum yang maksimal dan tanpa pandang bulu, pendekatan persuasif dipandang mampu menyentuh akar persoalan yang sesungguhnya terjadi dan memicu berbagai persitiwa selama ini.

Berbagai laporan dan kajian yang mengemuka terkait kejadian di Wamena dan Nduga menunjukkan adanya persoalan yang mengakar selama ini tentang pengelolaan isu-isu kesejahteraan dan hubungan sosial-kemasyarakatan. 

Relasi konstruktif antara masyarakat aslip Papua dan masyarakat pendatang belum terjalin dengan baik, hingga menimbulkan kecemburuan sosial.

“Masyarakat yang majemuk dan plural dengan kondisi sosial, politik dan keamanan di Papua yang cenderung tidak stabil, seringkali memicu kejadian-kejadian destruktif. Dengan mudah emosi publik tersulut hanya karena isu-isu yang tidak dikelola dengan baik," terang Yorrys di Jakarta pada Kamis (9/3/2023).

Oleh karena itu, menurut Yorrys, pengungkapan akar masalah penyebab kekerasan di Wamena dan Nduga merupakan fokus utama. Hal itu ditujukan agar kejadian-kejadian serupa tidak berulang serta mampu menciptakan rasa aman bagi masyarakat secara keseluruhan. 

Aparat keamanan harus menjadi bagian dari penciptaan rasa aman tersebut. Bukan sebaliknya, menjadi pihak yang justru menghadirkan rasa takut akibat repons yang berlebihan. 

“Tatanan kehidupan yang aman dan damai di Papua hanya dapat tercipta dengan dukungan semua pihak, termasuk aparat keamanan yang memang bertugas menciptakan rasa aman," tegas Yorrys yang juga Ketua MPR for Papua. 

Pemerintah daerah juga perlu merinci lebih jauh jumlah kerugian yang diakibatkan peristiwa tersebut. Termasuk mempertimbangkan untuk memfasilitasi pergantian kerugian yang dialami oleh masyarakat yang terdampak. Dengan demikian, masyarakat akan merasakan kehadiran pemerintah melalui aparat keamanan sebagai pengayom dan pelindung mereka.   

Hal yang sama juga perlu dilakukan dalam upaya penanganan serta penyelamatan pilot Susi Air. Apalagi, sebagai warga negara Selandia Baru, penanganan aparat keamanan terhadap Philip telah menjadi sorotan internasional. Karena itu, tindakan reaktif dan berlebihan aparat keamanan hanya akan menambah persepsi buruk di mata internasional.

“Jangan sampai tujuan untuk “membasmi” kelompok kriminal bersenjata pimpinan Egianus Kogoya justru berdampak kontraproduktif dengan mengorbankan warga sipil," lanjutnya.  

Ketua Komite II DPD RI itu berharap aparat keamanan menindak tegas segala bentuk aksi kekerasan yang dilakukan oleh KKB. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski demikian, Yorrys meminta aparat keamanan melakukan penanganan yang terukur dan sistematis. Selain itu, menciptakan solusi komprehensif bagi persoalan kekerasan di Papua.

“Intinya, kita berharap kekerasan demi kekerasan di Papua dapat diselesaikan dengan solusi-solusi yang komprehensif. Bukan sekedar reaksi-reaksi parsial yang justru tidak akan menyelesaikan masalah yang sesungguhnya," tutup Yorrys.
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Harga Minyak Dunia Meledak 20% dalam Sepekan, Perang AS-Iran Bikin Pasar Energi Global Berguncang

Harga Minyak Dunia Meledak 20% dalam Sepekan, Perang AS-Iran Bikin Pasar Energi Global Berguncang

Harga minyak dunia melonjak hingga 20 persen dalam sepekan akibat konflik AS-Iran. Minyak AS sempat tembus 82 dolar per barel, pasar energi global pun terguncang.
Isi Klarifikasi Andhika Sudarman, Penerima LPDP yang Diduga Lakukan Pelecehan Seksual ke Bocah Minor

Isi Klarifikasi Andhika Sudarman, Penerima LPDP yang Diduga Lakukan Pelecehan Seksual ke Bocah Minor

Nama penerima beasiswa LPDP Andhika Sudarman belakangan menjadi sorotan karena diduga melakukan pelecehan seksual tethadap bocah minor.
Sosok Andhika Sudarman yang Diduga Lecehkan Bocah Bukanlah Orang Sembarangan, Rupanya Tak Hanya Penerima LPDP Saja

Sosok Andhika Sudarman yang Diduga Lecehkan Bocah Bukanlah Orang Sembarangan, Rupanya Tak Hanya Penerima LPDP Saja

Nama penerima beasiswa LPDP lagi-lagi menjadi sorotan. Belum selesai Dwi Sasetyaningtyas, kini nama Andhika Sudarman juga menjadi sorotan.
FIFA Approved, 4 Predator Eropa Grade A Ini Bisa Mengganas Bersama Timnas Indonesia di Era John Herdman

FIFA Approved, 4 Predator Eropa Grade A Ini Bisa Mengganas Bersama Timnas Indonesia di Era John Herdman

Berdasarkan regulasi ketat FIFA, ada empat striker yang berkarier di liga-liga elite dikabarkan telah memenuhi syarat untuk mengenakan jersei Timnas Indonesia.
Harga Emas Pegadaian Naik Tipis Jumat Pagi, UBS Tembus Rp3,096 Juta per Gram dan Galeri24 Rp3,080 Juta

Harga Emas Pegadaian Naik Tipis Jumat Pagi, UBS Tembus Rp3,096 Juta per Gram dan Galeri24 Rp3,080 Juta

Harga emas Pegadaian naik tipis Jumat pagi. Emas UBS kini Rp3,096 juta per gram dan Galeri24 Rp3,080 juta per gram. Simak daftar lengkap harga emas terbaru.
Legenda Belanda Tak Habis Pikir dengan Justin Hubner, Bek Timnas Indonesia itu Disebut Cocok Gabung PSV Eindhoven

Legenda Belanda Tak Habis Pikir dengan Justin Hubner, Bek Timnas Indonesia itu Disebut Cocok Gabung PSV Eindhoven

Justin Hubner tampil gemilang bersama Fortuna Sittard. Legenda Belanda Ferdi Vierklau bahkan sebut bek Timnas Indonesia itu cocok gabung PSV Eindhoven.

Trending

Terpopuler News Internasional: Rencana Donald Trump untuk Amerika Jika Tewas di Tangan Iran, hingga Kapal Perang Iran Ditenggelamkan AS

Terpopuler News Internasional: Rencana Donald Trump untuk Amerika Jika Tewas di Tangan Iran, hingga Kapal Perang Iran Ditenggelamkan AS

Pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump soal rencana ketika ia terbunuh Iran. Kapal selam Amerika Serikat telah menenggelamkan kapal perang Iran
Pengakuan Mencenangkan Militer AS Tak Kuat Lawan Iran, Bahkan Singgung Alat Mematikan Milik Iran

Pengakuan Mencenangkan Militer AS Tak Kuat Lawan Iran, Bahkan Singgung Alat Mematikan Milik Iran

Baru-baru ini mencuat terkait pengakuan mencengangkan Militer AS, yang tidak kuat lawan Iran. Sontak, pengakuan itu menyedot perhatian publik. 
Pelatih Brasil Sarankan John Herdman Panggil Gelandang Ini untuk FIFA Series 2026, Layak Jadi Pengganti Thom Haye di Timnas Indonesia?

Pelatih Brasil Sarankan John Herdman Panggil Gelandang Ini untuk FIFA Series 2026, Layak Jadi Pengganti Thom Haye di Timnas Indonesia?

Pelatih asal Brasil, Fabio Lefundes, menyarankan John Herdman sebagai juru taktik Timnas Indonesia untuk memanggil Rivaldo Pakpahan
Cedera Dalam Keadaan Dipinjamkan ke Persis, Bojan Hodak Prihatin dengan Nasib Febri Hariyadi

Cedera Dalam Keadaan Dipinjamkan ke Persis, Bojan Hodak Prihatin dengan Nasib Febri Hariyadi

Febri Hariyadi dipinjamkan ke Persis Solo setelah gagal bersaing di Persib Bandung. Peminjaman ini justru membuat Febri Hariyadi menyelesaikan Super League 2025-2026 lebih cepat. 
Terpopuler News: Suami Dwi Sasetyaningtyas Terpukul Atas Polemik Istrinya, hingga Remaja Tewas Tertembak Polisi di Makassar

Terpopuler News: Suami Dwi Sasetyaningtyas Terpukul Atas Polemik Istrinya, hingga Remaja Tewas Tertembak Polisi di Makassar

Suami Dwi Sasetyaningtyas, Arya Irwantoro alumni beasiswa LPDP yang merasa sedih di tengah polemik istrinya. Remaja asal Makassar tewas karena tertembak Polisi
Awal Mula Resbob dan Bigmo Dilaporkan Azizah Salsha, Kini Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik

Awal Mula Resbob dan Bigmo Dilaporkan Azizah Salsha, Kini Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik

Kronologi YouTuber Adimas Firdaus alias Resbob dan Muhammad Jannah alias Bigmo ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pencemaran nama baik Azizah Salsha.
Kandang Persib Boncel dan Jerawatan? Bos Adhitia Putra Herawan Ungkap Fakta Mengejutkan Atas Rumput Lapangan Stadion GBLA

Kandang Persib Boncel dan Jerawatan? Bos Adhitia Putra Herawan Ungkap Fakta Mengejutkan Atas Rumput Lapangan Stadion GBLA

Persib Bandung pun memiliki tren positif di kandang dengan belum pernah kalah di ajang AFC dan menyapu bersih poin penuh di Super League selama tampil di Stadion Gelora Bandung Lautan Api. 
Selengkapnya

Viral