GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Vonis Bebas 2 Oknum Polisi Tragedi Kanjuruhan, Keluarga: Korbannya Banyak, Ini Tidak Adil!

Vonis Bebas terdakwa traggedi Kanjuruhan sangat melukai hati keluarga korban, sebab vonis bebas yang didapatkan para terdakwa tak bisa mengembalikan kelurga mereka
Jumat, 17 Maret 2023 - 10:10 WIB
keluarga korban Tragedi Kanjuruhan kecewa putusan bebas oknum polisi
Sumber :
  • Tim tvone - syamsul huda

Surabaya, tvOnenews.com - Vonis bebas sebagian terdakwa yaitu mantan Kasat Samapta AKP Bambang Sidik Achmadi dan mantan Kabag Ops Polres Malang Kompol Wahyu Setyo Pranoto di kasus tragedi Kanjuruhan, melukai perasaan keluarga korban.

Dengan membawa mendiang foto sang anak Hendra (16), Susiani tak bisa menahan airmatanya saat majelis hakim Pengadilan Negeri Surabaya membacakan putusan bebas terhadap kedua terdakwa AKP Bambang Sidik Achmadi dan Kompol Wahyu Setyo Pranoto.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ya... Menurut saya tidak adil, karena perbuatannya itu sudah banyak menimbulkan korban," tutur Susiani, usai mendengarkan pembacaan putusan AKP Bambang Sidik. 

Sementara itu, Ketua Tim Advokasi Tragedi Kanjuruhan Imam Hidayat menyatakan, jika vonis yang dijatuhkan oleh majelis hakim terhadap dua terdakwa polisi menunjukkan tidak adanya keadilan bagi para korban meninggal dunia pada peristiwa Tragedi Kanjuruhan.

"Keluarga sudah menyatakan tidak puas, kecewa, tidak ada keadilan di sini. Tidak ada keadilan yang didapatkan oleh keluarga korban, apalagi ada yang (divonis) bebas," tegas Imam. 

 

                                               Petugas menembak gas airmata

 

Apalagi, pendapat Majelis Hakim yang menyatakan jika gas air mata tak sampai ke tribun selatan karena terbawa angin, sungguh melukai rasa keadilan keluarga korban tragedi Kanjuruhan.

"Gas air mata tersebut tak sampai ke tribun selatan karena terbawa angin. Hal ini diperkuat keterangan ahli," kata hakim.

Kekecewaan yang sama juga diungkapkan perwakilan LBH yang ikut mendampingi keluarga korban, ia menegaskan bahwa putusan ini sangat tidak adil bagi keluarga korban, keluarga korban sangat berharap hukuman setimpal bagi para terdakwa ini. 

"Putusan ini sudah tidak adil, dan ini mencerminkan ketidakadilan yang diterima oleh keluarga korban," terang Nur Fadilah, saat mendampingi keluarga korban. 

Keluarga korban khususnya yang diwakili oleh Tatak sejak awal telah menolak laporan model A Kanjuruhan yang disidangkan di Pengadilan Negeri Surabaya tersebut. Menurutnya, pada laporan model A yang disidangkan di luar Kabupaten Malang tersebut, dinilai banyak kejanggalan. Kejanggalan tersebut, juga terlihat pada vonis yang dijatuhkan majelis hakim kepada para terdakwa. 

"Sejak awal, kita sudah menolak laporan model A yang disidangkan di PN Surabaya, karena banyak kejanggalan," ujarnya.

Apalagi, hingga kini juga masih belum menyentuh aktor intelektual pada peristiwa yang menyebabkan 135 orang meninggal dunia pada 1 Oktober 2022 tersebut. 

"Kalau boleh usul, bebaskan semua. Mereka tidak terbukti pasal 359 (kelalaian), tapi terbukti bersalah pada pasal 338 (pembunuhan) seperti di laporan model B yang kita masukkan di Polres Malang," ujarnya.

                             Persidangan di Pengadilan Negeri Surabaya

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam waktu dekat, lanjutnya, Tatak berencana untuk mendatangi Polres Malang di Kepanjen, Kabupaten Malang untuk menanyakan kelanjutan laporan model B kasus Kanjuruhan yang hingga kini masih di tingkat penyelidikan.

Selain itu, Tatak juga berencana untuk menemui Kapolres Malang dalam waktu dekat untuk memastikan laporan model B kasus Kanjuruhan yang dimana sudah ada lima surat Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP), namun masih tak ada hasil. "Paling lambat seminggu atau dua minggu ini (akan bertemu Kapolres Malang)," katanya. (ant/mii)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pascagempa NTT, Operasional Kapal di Maumere Tetap Berjalan Normal

Pascagempa NTT, Operasional Kapal di Maumere Tetap Berjalan Normal

Pascagempa yang terjadi di NTT pagi tadi, PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT Pelni (Persero) memastikan operasional kapal dari dan menuju Pelabuhan Maumere, Nusa Tenggara Timur (NTT), tetap berjalan normal.
Ternyata Ini Penyebab Gempa Dahsyat 7,7 Magnitudo NTT hingga Picu Gelombang Tsunami di 10 Daerah Hingga Sulsel dan Sultra

Ternyata Ini Penyebab Gempa Dahsyat 7,7 Magnitudo NTT hingga Picu Gelombang Tsunami di 10 Daerah Hingga Sulsel dan Sultra

Guncangan dahsyat gempa bumi bermagnitudo (M) 7,7 menghantam wilayah Mbay, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026) pukul 04.58 WIB. ...
Jadwal dan Siaran Langsung Persib Vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026 Malam Ini

Jadwal dan Siaran Langsung Persib Vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026 Malam Ini

Marc Klok kembali memperkuat Persib Bandung jelang duel kontra Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026 setelah Maung Bandung menjadi runner-up Piala Presiden.
Rafael Struick Ceritakan Pengalaman Bermain di Indonesia, Ungkap Tantangan Terberat Bersama Dewa United

Rafael Struick Ceritakan Pengalaman Bermain di Indonesia, Ungkap Tantangan Terberat Bersama Dewa United

Rafael Struick mengungkap pengalamannya beradaptasi dengan kehidupan dan sepak bola Indonesia bersama Dewa United. Penyerang 23 tahun itu mengaku cukup nyaman.
3 Shio Ini Ketiban Rezeki Tak Terduga 16 Agustus 2026: Kambing Serasa Menang Undian

3 Shio Ini Ketiban Rezeki Tak Terduga 16 Agustus 2026: Kambing Serasa Menang Undian

Ramalan keuangan shio pada 16 Agustus 2026 mengungkap 3 shio dapat rezeki nomplok bak mimpi, lengkap dengan angka hoki keberuntungan finansial spesial ini.
Fakta Mencengangkan Rekonstruksi Tabrak Lari Aiptu Asep Suhara di Bandung: Pengemudi Oknum TNI Mabuk, Mobil Melompat Hingga Korban Terseret

Fakta Mencengangkan Rekonstruksi Tabrak Lari Aiptu Asep Suhara di Bandung: Pengemudi Oknum TNI Mabuk, Mobil Melompat Hingga Korban Terseret

Polrestabes Bandung menggelar rekonstruksi ulang kasus maut tabrak lari yang menewaskan anggota Sabhara Polrestabes Bandung Aiptu Asep Suhara, di Jalan Merdeka,

Trending

NTT Diguncang Gempa Magnitudo 7, Gempa Terasa Hingga ke Lombok

NTT Diguncang Gempa Magnitudo 7, Gempa Terasa Hingga ke Lombok

Gempa berkekuatan magnitude 7 mengguncang wilayah Nusa tenggara Timur (NTT). Gempa pun terasa hingga Pulau Lombok yang berada di Nusa Tenggara Barat (NTB).
Selain Video, Viral Foto-foto Kondisi Mengkhawatirkan Setelah Gempa di NTT

Selain Video, Viral Foto-foto Kondisi Mengkhawatirkan Setelah Gempa di NTT

Media sosial dihebohkan dengan berbagai foto dan video, memperlihatkan kondisi setelah gempa di NTT.
Kapolda NTT Irjen Rudi Darmoko: Keselamatan Masyarakat Prioritas Utama

Kapolda NTT Irjen Rudi Darmoko: Keselamatan Masyarakat Prioritas Utama

Kapolda NTT Irjen Rudi Darmoko tegaskan keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam penanganan darurat pascagempa bumi magnitudo 7,7 mengguncang Flores
Fakta Baru Tabrak Lari Anggota Polrestabes Bandung Terungkap dalam Rekontruksi, Ternyata Pelaku...

Fakta Baru Tabrak Lari Anggota Polrestabes Bandung Terungkap dalam Rekontruksi, Ternyata Pelaku...

Tersangka yang merupakan pengemudi mobil inisial A dan dua orang saksi dari TNI, yakni Prada A dan Prada V hadir. Sebanyak 38 adegan diperagakan.
Polda NTT Turun Tangan Pascagempa M7,7, Lakukan Pendataan dan Pengamanan di Manggarai Timur

Polda NTT Turun Tangan Pascagempa M7,7, Lakukan Pendataan dan Pengamanan di Manggarai Timur

Pascagempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah NTT, khususnya Kabupaten Manggarai Timur, Sabtu (15/8) dini hari, menuai reaksi maksyarakat
Viral Klarifikasi Nadhea Devi, Tepis Tudingan Wanita Baju Putih dalam Video Hafalan Quran Berhadiah Miras

Viral Klarifikasi Nadhea Devi, Tepis Tudingan Wanita Baju Putih dalam Video Hafalan Quran Berhadiah Miras

Media sosial beberapa waktu lalu diramaikan dengan viralnya video promosi alkohol dengan hafalan al-quran menuai kritikan
Viral! Pria Kepergok Rekam Wanita Berjalan di Stasiun KRL Sudirman, KAI Buka Suara

Viral! Pria Kepergok Rekam Wanita Berjalan di Stasiun KRL Sudirman, KAI Buka Suara

Tampak dalam album di HP milik pelaku, kedua korban direkam saat tengah berjalan. Selanjutnya wanita tersebut menanyakan maksud dan tujuan pelaku memvideokan.
Selengkapnya

Viral