News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Soal Kasus Mario Dandy, Kajati DKI Jakarta: Restorative Justice Tak Diberikan Untuk Tindak Pidana Berat

Kajati DKI mengklarifikasi soal isu pihaknya menawarkan kasus penganiayaan Mario Dandy terhadap David Ozora diselesaikan dengan mekanisme Restorative Justice.
Senin, 20 Maret 2023 - 02:13 WIB
Kajati DKI Jakarta Reda Manthovani
Sumber :
  • Tim tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta Reda Manthovani mengklarifikasi dan menegaskan soal isu yang berkembang terkait pihaknya menawarkan agar kasus penganiayaan Mario Dandy terhadap David Ozora agar diselesaikan dengan mekanisme keadilan restorative atau Restorative Justice (RJ).

"Klararifikasi tentang adanya pertanyaan penyelesaian kasus Mario Dandy dengan Restorative Justice di doorstoop yang tidak terecord sehingga tidak, melenceng ke mana-mana. Karena itu kan demokrasi di Indonesia. Kami hanya akan menyelesaikan perkara ini seprofesional mungkin sehingga tercapai rasa keadilan bagi masyarakat," kata Reda Manthovani kepada wartawan di Jakarta, Minggu (19/3/2023).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kajati DKI Jakarta Reda Manthovani menjelaskan seusai menjenguk David di RS Mayapada beberapa waktu lalu, dirinya ditanya mengenai peluang adanya Restorative Justice di kasus penganiayaan. Ia kemudian menjelaskan konsep RJ dalam UU sistem peradilan anak, mengingat salah satu pelaku dan korbannya merupakan anak yaitu anak AG dan korban David.

"Waktu ada yang bertanya wartawan mengenai RJ terhadap anak AG. Pelaku anak diatur dalam UU sistem peradilan pidana anak. Korban David juga anak, diatur dalam UU Perlindungan Anak. Dalam UU tersebut ada konsep RJ yang dinamakan diversi," katanya.

tvonenews

Reda Manthovani kemudian menjelaskan dalam konsep diversi. Dia menyebut perdamaian dilakukan apabila ada kesepakatan antar pelaku dan korban yang bisa dilakukan terhadap kasus dengan kriteria tertentu.

"Mengingat wartawan ada yang menanyakan RJ ya memang mungkin belum jarang mendengar kata diversi makanya saya gambarkan saya jelaskan perlu ada forum tawar menawar perdamaian. Nah pertanyaan yang dilontarkan itu memang ada yang terselip nggak kedengeran karena memang di bawah," ucapnya.

"Itulah saya menggambarkan konsep pelaku anak itu ada yang dinamakan konsep perdamaian, sehingga perdamaian itu juga harus dilihat juga harus ada kesepakatan antara pelaku, korban dan atau keluarganya. Terus juga ada kriterianya tindak pidana apa yang dapat dikenakan itu," lanjutnya.

Reda Manthovani menyebut lebih lanjut kondisi David masih belum pulih. Dia mengatakan mustahil apabila dilakukan perdamaian.

"Sedangkan ini proses anak ada percepatan, saat ini korban belum dapat berkomunikasi dengan baik sehingga mustahil bisa terjadi kesepakatan tersebut," tegasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

GP Ansor Tegaskan Tak Ada Tawaran Damai ke David

Ketua PW GP Ansor Kalimantan Timur Fajri Al Farobi juga mengklarifikasi isu yang beredar dan berkembang bahwa Kajati DKI Jakarta, Reda Manthovani, menawarkan perdamaian atau Restorative Justice terhadap Cristalino David Ozora (17) buntut kasus penganiayaan oleh Mario Dandy Satriyo (20) dan Shane Lukas Rotua Pangodian Lumbantoruan (19). Isu itu berembus usai Reda menjenguk David beberapa waktu lalu.

"Jadi saya harus sampaikan bahwa kedatangan Pak Kajati kemarin di Rumah Sakit Mayapada untuk menjenguk Ananda David ini semata-mata ada dua hal. Pertama satu dari sisi kemanusiaan yang dilakukan oleh Pak kajati. Yang kedua adalah untuk memastikan bahwa proses hukum tetap berjalan sesuai dengan hukum yang berlaku," kata Fajri kepada wartawan di Jakarta Pusat, Minggu (19/3/2023).

Fajri menyampaikan pernyataan bersama perwakilan PW GP Ansor lainnya. Hadir juga dalam kesempatan itu Kajati DKI.
 

Fajri menyebutkan bahwa David adalah korban penganiayaan berat. Dia menyampaikan kepada Kajari DKI Reda Manthovani bahwa hukuman terhadap para pelaku penganiayaan David harus setimpal.

"Hal-hal yang disampaikan Pak Kajati dalam pertemuan yang tidak terencana pada saat itu, semata-mata untuk kita menyampaikan kepada Pak kajati bahwa hukum ini harus berlaku tegak dan pelaku itu harus diberikan hukuman setimpal," ucapnya.

Dia menegaskan Kajati tidak menawarkan perdamaian saat menjenguk David beberapa waktu lalu. Fajri menyebut Ketua PW Ansor yang hadir saat itu mendengar jelas apa yang disampaikan Kajati dalam pertemuan sebelumnya tersebut.

"Tidak ada tawaran perdamaian sedikitpun untuk para pelaku karena sahabat-sahabat Ketua PW yang hadir pada saat di Rumah Sakit Mayapada lantai 6 itu mendengar dengan jelas bahwa tidak ada tawaran perdamaian disampaikan Pak Kajati terkait dengan korban ananda David," imbuhnya. (ade)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pesaing Megawati Hangestri Debut Klub Voli Korea di Usia 35 Tahun, Pengganti Thanacha Soooksod dapat Pujian

Pesaing Megawati Hangestri Debut Klub Voli Korea di Usia 35 Tahun, Pengganti Thanacha Soooksod dapat Pujian

Mami Uchiseto mencatatkan debut di ajang KOVO Cup 2026 dengan mengalahkan GS Caltex dengan skor 3-1, Senin (12/10/2026).  
Pria dalam Video Call Ruben Onsu Buka Suara, Y: Video Itu Asli Tanpa Rekayasa

Pria dalam Video Call Ruben Onsu Buka Suara, Y: Video Itu Asli Tanpa Rekayasa

Pria Y dalam video call Ruben Onsu akhirnya buka suara, menegaskan bahwa video tersebut asli tanpa rekayasa.
Pemain Keturunan Indonesia Demiane Agustine Latihan Bareng Tim Senior Arsenal, Duel Lawan Calvin Verdonk?

Pemain Keturunan Indonesia Demiane Agustine Latihan Bareng Tim Senior Arsenal, Duel Lawan Calvin Verdonk?

Pemain keturunan Indonesia, Demiane Agustine, latihan bersama tim senior Arsenal jelang duel kontra Lille. Dalam laga itu, Calvin Verdonk akan tersedia untuk Les Dogues.
Isu Dugaan Pelecehan Seksual Mahasiswa oleh Dosen di Unpas Mencuat, dari Cerita Sentuhan Fisik Tanpa Persetujuan hingga Ajakan Check-in

Isu Dugaan Pelecehan Seksual Mahasiswa oleh Dosen di Unpas Mencuat, dari Cerita Sentuhan Fisik Tanpa Persetujuan hingga Ajakan Check-in

Isu dugaan aksi kekerasan dan pelecehan seksual yang melibatkan oknum dosen di lingkungan Fakultas Hukum Universitas Pasundan (Unpas) viral di media sosial. Pihak kampus menegaskan setiap bentuk kekerasan dan tindakan yang melanggar ketentuan akan ditindaklanjuti secara serius.
Pihak Ruben Onsu Buka Suara soal Rekaman Video Call dengan Pria yang Disebar Sarwendah, Soroti Tegas Hal Ini

Pihak Ruben Onsu Buka Suara soal Rekaman Video Call dengan Pria yang Disebar Sarwendah, Soroti Tegas Hal Ini

Pihak Ruben Onsu akhirnya memberikan tanggapan terkait rekaman video call yang diunggah Sarwendah melalui akun Instagram pribadinya. Kuasa hukum beri teguran.
DM-nya ke Awkarin Soal Karhutla Jadi Viral, A Juju Minta Maaf: Gua Bukan Haters Dia

DM-nya ke Awkarin Soal Karhutla Jadi Viral, A Juju Minta Maaf: Gua Bukan Haters Dia

Lewat media sosial Threads-nya, konten kreator A Juju meminta maaf usai DM yang dia kirim kepada selebgram Awkarin soal karhutla Kalimantan kini menjadi viral.

Trending

Rival Terberat Megawati Hangestri Menggila di KOVO Cup 2026, Antar Hi-Pass Tumbangkan Juara Bertahan

Rival Terberat Megawati Hangestri Menggila di KOVO Cup 2026, Antar Hi-Pass Tumbangkan Juara Bertahan

Moma Bassoko, rival terberat Megawati Hangestri di Liga Voli Korea, tampil gemilang dengan 25 poin saat mengantarkan Korea Expressway Hi-Pass menumbangkan juara
Sempat Jadi Komentator, Sahabat Megawati Hangestri Comeback dan Langsung Bersinar di KOVO Cup 2026

Sempat Jadi Komentator, Sahabat Megawati Hangestri Comeback dan Langsung Bersinar di KOVO Cup 2026

Sahabat Megawati Hangestri, Pyo Seung-ju, akhirnya comeback ke lapangan setelah sempat setahun menjadi komentator dan langsung membantu Pink Spiders menang.
Rivan Nurmulki Main Abroad Lagi, Bintang Timnas Voli Indonesia Gabung Klub Liga Voli Vietnam

Rivan Nurmulki Main Abroad Lagi, Bintang Timnas Voli Indonesia Gabung Klub Liga Voli Vietnam

Bintang Timnas Voli Indonesia, Rivan Nurmulki akan kembali berkarier di luar negeri. Pemain yang berposisi sebagai opposite itu bergabung dengan The Cong Tan Cang pada putaran kedua Liga Voli Vietnam 2026.
Tak Pernah Benci dengan Indonesia, Radja Nainggolan Kenang Kisah Miris di Balik Kepergian Sang Ayah

Tak Pernah Benci dengan Indonesia, Radja Nainggolan Kenang Kisah Miris di Balik Kepergian Sang Ayah

Tak pernah benci dengan Indonesia, ternyata Radja Nainggolan punya kisah miris dengan orang yang mengalirkan darah Indonesia padanya, yakni ayahnya sendiri. 
ISPU Palembang Masuk Kategori Berbahaya Dengan Nilai 433, Ribuan Hotspot Karhutla Terdeteksi di Sumsel

ISPU Palembang Masuk Kategori Berbahaya Dengan Nilai 433, Ribuan Hotspot Karhutla Terdeteksi di Sumsel

Jumlah hotspot kebakaran hutan dan lahan di Sumatera Selatan, mengalami kenaikan 1.917 titik pada Senin 12 Oktober 2026. Atas kenaikan hotspot tersebut, membua
Calvin Verdonk Dibawa Lille untuk Laga Kontra Arsenal, Bintang Timnas Indonesia Debut di Liga Champions?

Calvin Verdonk Dibawa Lille untuk Laga Kontra Arsenal, Bintang Timnas Indonesia Debut di Liga Champions?

Lille telah resmi merilis skuad untuk pertandingan melawan Arsenal dan Calvin Verdonk termasuk di antaranya. Sang bintang Timnas Indonesia berpotensi debut di Liga Champions.
Dari Skandal Paspor ke Juara FIFA ASEAN Cup, Dean James Ternyata Takut Tak Bisa Lagi Bela Timnas Indonesia 

Dari Skandal Paspor ke Juara FIFA ASEAN Cup, Dean James Ternyata Takut Tak Bisa Lagi Bela Timnas Indonesia 

Dean James sempat menjadi Si Anak Hilang setelah terkena skandal paspor yang melibatkan para pemain naturalisasi kelahiran Belanda di akhir musim 2025-2026 lalu. 
Selengkapnya

Viral