News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pesulap Merah Bongkar Fakta Tentang Ida Dayak, Terungkap Pekerjaan Asli Ida Dayak

Baru-baru ini perempuan asal Kalimantan Timur, Ida Dayak jadi trending topik di media sosial karena dapat mengobati orang yang memiliki masalah pada tulang
Kamis, 6 April 2023 - 11:26 WIB
Pesulap Merah dan Ida Dayak
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Baru-baru ini nama perempuan asal Kalimantan Timur, Ida Dayak menjadi trending topik di sejumlah media sosial karena dapat mengobati orang yang memiliki masalah pada tulang.

Bahkan Ida Dayak disebut-sebut karena kesaktiannya yang dapat menyembuhkan penyakit tanpa bantuan medis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mengutip dari VIVA, Pesulap Merah yang kerap membongkar rahasia dan trik kesaktian pesulap dan dukun akhirnya ikut mengungkap fakta tentang ida Dayak.

Bahkan Pesulap Merah mengungkap pekerjaan sebenarnya Ida Dayak. Ia mengatakan Ida Dayat hanyalah seorang ahli pijat.

"Tentang IDA DAYAK, pengobatannya ya ahli pijat tulang pada umumnya, semua ahli perbaikan tulang juga memang begitu keahliannya," kata Pesulap Merah di akun Instagram pada Rabu (5/4/2023).

Ida Dayak disebut bisa sembuhkan penyakit-penyakit Ini, salah satunya hilangkan benjolan di payudara

Tak hanya itu, soal minyak bintang yang digunakan oleh Ida Dayak untuk pengobatan juga menjadi sorotan. Ada yang mengatakan bahwa minyak tersebut bisa mengeluarkan darah kotor pasien.

Pesulap Merah juga menjelaskan tentang minyak yang digunakan oleh Ida Dayak itu.

"Terus kalo tentang cairan minyak yang katanya bisa ngeluarin darah kotor itu udah lama gue bongkar kebohongannya di ILMU MERAH, tapi alhamdulillah belakangan ini IDA DAYAK udah nggak pernah lagi praktekin trik itu dan lebih fokus ke keahlian membetulkan tulang yang geser atau tidak sesuai tempatnya," lanjutnya.

Diberitakan sebelumnya, wanita asal Kalimantan Timur atau yang kerap dikenal dengan Ida dayak sungguh diluar nalar, Pasalnya, penyembuhan yang dilakukan Ida Dayak tak menggunakan peralatan atau obat-obatan yang selama ini dilakukan dunia medis.

Saat melakukan ritual pengobatan alternatifnya, Ida Dayak kerap menggerakan anggota tubuhnya, dengan melakukan pemijatan pada bagian tubuh yang merasa sakit atau bermasalah.

Lalu, dengan memberikan olesan minyak berwarna merah atau Ida dayak kerap menyebutnya dengan Minyak Bintang dan ajaibnya bagian tubuh yang sakit tak berapa lama sembuh seperti sedia kala, atau pada tangan seorang anak yang bengkok pun lurus kembali dan sempat viral di media sosial TikTok.

Selain menggerakan anggota tubuh dalam proses penyembuhan pasien, Ida Dayak juga kerap melafalkan kalimat tauhid (laa ilaaha illallaah) dan basmalah (bismillahirrahmanirrahim) yang juga menjadi bukti jika penyembuhan yang dilakukanya tak lain atas izin Allah SWT.

Wanita paruh baya yang kerap menggunakan atribut suku dayak saat melakukan pengobatanya ini, berasal dari Paser, kalimantan Timur.

Ida Dayak

Memiliki nama lengkap Ida Andriyani, ia lahir 51 tahun yang lalu di Pasir Belengkong, Kabupaten Paser,kalimantan Timur, tepatnya pada 3 Juli 1972.

Penyakit yang telah diobati Ida Dayak pun tak 'kaleng-kaleng', mulai dari penyakit biasa hingga penyakit yang terkadang pihak medis saja pun tak bisa, misalnya saja meluruskan tulang yang menonjol dan bengkok tanpa menggunakan peralatan medis. Bahkan, pengobatan yang dilakukan Ida Dayak dilakukan dalam waktu singkat.  

Sebelum terkenal seperti saat ini, wanita yang berperawakan gempal tersebut, memulai pengobatan alternatifnya berkeliling dari pasar ke pasar. Bahkan, setelah namanya mulai didengar banyak orang atas kemampuanya dalam menyembuhkan berbagai penyakit, Ida Dayak pun mulai keliling ke sejumlah wilayah, seperti Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan Papua.

Saat ini, Ida Dayak tengah berada di Jakarta untuk melakukan pengobatan. Bahkan, kemarin ia sempat melakukan pengobatan di Depak, Jawa barat. Namun sayang, antusias warga yang membludak dan membuat keadaan menjadi chaos, pihak keamanan pun akhirnya membawa Ida Dayak keluar dari lapangan yang sedianya dijadikan tempat pengobatan.

Tentu saja batalnya pengobatan yang akan dilakukan oleh Ida Dayak membuat banyak warga yang terlanjut datang ke tempat itu pun kecewa. Sebut saja Aep Saefudin. Aep datang dari Lampung bersama istrinya untuk mendapatkan pengobatan langsung dari Ida Dayak. Dia bersama sang istri yang menggunakan kursi roda berangkat dari Lampung sejak Minggu dan sudah menunggu di lokasi sejak pukul 6 pagi.

"Istri saya sakit stroke sudah 14 tahun. Yang jelas sudah sering berobat kemana-mana tidak ada satupun yang cocok. Mudah-mudahan ini berjodoh," kata Aep.

Hal yang sama juga dirasakan Ira yang datang dari Tangerang. Ira bersama keluarganya datang ke Depok berharap mendapatkan pengobatan dari Ida Dayak. Dia berharap suami, ibu dan kakak iparnya bisa sembuh.

Rat-rata mereka yang akhirnya datang pada pengobatan Ida Dayak, karena ingin mencari alternatif pengobatan selain medis yang dirasakanya belum menunjukan hasil. 

"Cara sudah dilakukannya untuk mengobati keluarganya mulai dari pengobatan dokter hingga alternatif." Ungkap warga Tangerang, Ira. (mii)

Fakta Minyak Ida Dayak

Dari beragam video yang beredar di media sosial, nampak Ida Dayak mengobati anggota tubuh pasiennya sembari menggerakkan tubuhnya dan memijat-mijat dengan minyak bintang.

Ida Dayak nampak membuat tangan seorang anak yang bengkok menjadi lurus kembali hanya dengan bantuan minyak bintang.

Ida Dayak Melakukan Praktik Pengobatan Alternatif

Yang membuat nama Ida Dayak semakin melejit adalah dirinya tidak mematok tarif setiap kali menangani pasiennya, alias gratis.

Tak heran jika antusiasme warga yang penasaran dengan Ida Dayak sempat membludak saat ia membuka pengobatan di daerah Depok beberapa waktu lalu.

Melihat 'kesaktian' Ida Dayak dalam menyembuhkan penyakit pasiennya, netizen pun penasaran dengan minyak bintang yang sering digunakannya.

Ternyata minyak bintang bukanlah hal sembarangan, terutama dalam tradisi suku Dayak sebagai obat tradisional.

Bahkan minyak bintang sudah masuk dalam warisan budaya takbenda Indonesia.

Seperti dilansir tvOnenews.com dari laman resmi Warisan Budaya Takbenda Indonesia, berikut ulasan singkat tentang minyak bintang Dayak.

Minyak bintang adalah salah satu ilmu magis yang berkembang dalam masyarakat Dayak Benuaq dan Dayak Tunjung yang ada di Kabupaten Kutai Barat, Provinsi Kalimantan Timur.

Ternyata, pada mulanya ilmu minyak bintang dipelajari agar penggunanya dapat bertahan sekaligus menyerang musuh.
Pada masa lampau, masih sering terjadi perang antar suku sehingga berkembanglah ilmu minyak bintang yang dipakai selama peperangan.
Minyak bintang dapat diperoleh dengan cara dibeli (temaai) sebesar 5 sampai 10 antang.

Harga tersebut tentu sangat besar pada kala itu sehingga hanya sedikit yang memilikinya dan bukan sembarangan orang yang bisa mendapatkan minyak bintang.

Disebut bisa sembuhkan berbagai macam penyakit, Ida Dayak mengaku hanya manusia biasa

Uniknya, orang yang mempelajari ilmu minyak bintang biasanya akan berkurang minatnya untuk mempelajari ilmu lainnya.

Konon kesaktian ilmu minyak bintang ini sampai disebut-sebut dapat menghidupkan pemiliknya yang telah terbunuh.

Pemiliknya yang sudah tewas konon akan bangkit kembali seiring dengan kemunculan bintang-bintang di langit.

Pemakaian ilmu bintang ini adalah dengan meminum beberapa tetes pada malam hari dan sudah cukup untuk bertahan seumur hidup.

Sayangnya, minyak bintang hanya dapat menolong nyawa pemiliknya dan tidak berlaku untuk orang lain.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, minyak bintang tidak akan bergun jika pemiliknya meninggal dalam kondisi organ tubuh terpotong-potong dan dikuburkan secara terpisah.

Dari sisi fungsi sosial, ilmu minyak bintang pada masa lalu berguna sebagai penambah semangat selama terjadinya perang suku. (far/mii/ree)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hujan Es Guyur Kota Malang, BPBD Minta Warga Tak Panik dan Pahami Fenomena Alam

Hujan Es Guyur Kota Malang, BPBD Minta Warga Tak Panik dan Pahami Fenomena Alam

Masyarakat Kota Malang, Jawa Timur, diimbau untuk tetap tenang dalam menghadapi fenomena hujan es yang melanda wilayah tersebut pada Kamis (9/4/2026) siang. 
Dua Anak Tewas Diduga karena Tenggelam di Ponorogo Jatim, Polisi Lakukan Penyelidikan

Dua Anak Tewas Diduga karena Tenggelam di Ponorogo Jatim, Polisi Lakukan Penyelidikan

Kepolisian Sektor (Polsek) Siman tengah mendalami peristiwa tragis yang menimpa dua anak berinisial MA dan MF. 
Tingginya Mobilitas Masyarakat, Rumah Sakit Ini Sokong Layanan Kegawatdaruratan di Badung

Tingginya Mobilitas Masyarakat, Rumah Sakit Ini Sokong Layanan Kegawatdaruratan di Badung

Tingginya mobilitas masyarakat serta aktivitas pariwisata di wilayah Kabupaten Badung, Bali menjadikan kebutuhan akan layanan kegawatdaruratan yang cepat dan andal semakin penting terutama dalam menangani kasus kecelakaan lalu lintas, kondisi medis mendadak, hingga situasi darurat pada ibu dan anak.
Menhub Dudy Purwagandhi: Kenaikan Tiket Pesawat Tak Boleh Melewati Ambang 13 Persen

Menhub Dudy Purwagandhi: Kenaikan Tiket Pesawat Tak Boleh Melewati Ambang 13 Persen

Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi melarang keras maskapai penerbangan menaikkan harga tiket melampaui batas atas 13 persen. 
Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan, Muhamad Mardiono, menghadiri agenda taklimat yang dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Kerja Pemerintah di Istana Merdeka, Rabu (8/4). 
Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Dua Anak Tewas Diduga karena Tenggelam di Ponorogo Jatim, Polisi Lakukan Penyelidikan

Dua Anak Tewas Diduga karena Tenggelam di Ponorogo Jatim, Polisi Lakukan Penyelidikan

Kepolisian Sektor (Polsek) Siman tengah mendalami peristiwa tragis yang menimpa dua anak berinisial MA dan MF. 
Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan, Muhamad Mardiono, menghadiri agenda taklimat yang dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Kerja Pemerintah di Istana Merdeka, Rabu (8/4). 
Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Menhub Dudy Purwagandhi: Kenaikan Tiket Pesawat Tak Boleh Melewati Ambang 13 Persen

Menhub Dudy Purwagandhi: Kenaikan Tiket Pesawat Tak Boleh Melewati Ambang 13 Persen

Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi melarang keras maskapai penerbangan menaikkan harga tiket melampaui batas atas 13 persen. 
Selengkapnya

Viral