News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menimbang Tiga Poros dalam Peta Capres 2024

Deklarasi Anies Baswedan sebagai Calon Presiden 2024 yang digelar Aliansi Nasional Indonesia Sejahtera (ANIES) di Jakarta (20/10), menjadikan atmosfer pertarungan Capres 2024 semakin dinamis.
Sabtu, 23 Oktober 2021 - 00:49 WIB
Pengamat Politik Yusa’ Farchan
Sumber :
  • Tim tvOne

 Dengan tingginya angka presidential treshold (20% kursi atau 25% suara sah nasional), setidaknya akan ada tiga poros utama dalam candidacy Pilpres ke depan. Poros pertama PDIP yang memegang supremasi elektoral dua kali pemilu berturut-turut (Pemilu 2014 dan 2019). Sebagai the rulling party yang mengendalikan jalannya kekuasaan, PDIP tentu berkepentingan untuk memenangkan kembali Pilpres 2024. Dengan modal 128 kursi parlemen (DPR RI), PDIP sudah cukup mengusung Capres tanpa koalisi.

Sejauh ini, di internal PDIP, berdasarkan radar beberapa lembaga survey terakhir, paling tidak ada tiga kader PDIP yang potensial; Ganjar Pranowo, Puan Maharani dan Tri Rismaharini. Dengan elektabilitas Ganjar yang melesat jauh di atas Puan dan Risma, tentu Ganjar yang paling berpeluang menang jika diusung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Di sinilah kepiawaian politik Sang Ketua Umum PDIP akan diuji untuk mengambil keputusan-keputusan politik strategis. Meskipun Ganjar tampak dikunci pergerakannya oleh partainya sendiri, namun PDIP tak bisa mengabaikan kecenderungan dukungan politik massa," kata Farchan.

Hampir senada dengan Jokowi, kelebihan Ganjar adalah mampu mengambil hati pemilih dengan menyuguhkan gaya kepemimpinan politik non formal yang “tak berjarak” dengan rakyat. Kelebihan lain,

Ganjar adalah figur yang adaptif terhadap modernitas dan perkembangan teknologi informasi sebagaimana Ridwan Kamil. Jika PDIP tidak memberikan dukungan kepada Ganjar, maka tren elektabilitas Ganjar yang terus naik berpotensi “mencuri” perhatian partai-partai politik lainnya. Dalam poros pertama ini, PDIP akan dibayang-bayangi dengan kecenderungan Gerindra untuk tetap mengusung Ketua Umumnya, Prabowo Subianto sebagai Capres.

Dalam konteks ini, Gerindra tetap membutuhkan teman koalisi untuk memenuhi syarat formal pencalonan. Daripada membangun koalisi dengan partai-partai lain, mesin politik Gerindra akan lebih prima jika berkoalisi dengan PDIP mengingat tingkat party identity PDIP yang cukup tinggi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Persoalannya adalah; apakah PDIP bersedia mengusung Prabowo sebagai Capres dengan kompensasi mendapatkan Cawapres saja sebagaimana skenario yang berkembang terkait paket Prabowo-Puan. Di sinilah komitmen-komitmen politik Mega-Prabowo yang mungkin terjadi sebelumnya akan diuji kembali," ujarnya.

Di sisi lain, jelas dia, meskipun elektabilitas Prabowo masih merajai di berbagai hasil survey mutakhir, namun angka elektabilitas tersebut bukanlah angka optimis. Sebagai Calon Presiden dua kali, dan Cawapres satu kali, elektabilitas Prabowo mestinya bisa menyentuh level optimistis, setidaknya di atas 40%. Inilah kendala utama yang akan dihadapi Prabowo di tengah bayang-bayang menurunnya tren elektabilitas. Menurut dia, Prabowo harus mengubah total gaya formal politiknya yang cenderung “kaku” dan “berjarak” tersebut agar bisa bersaing dengan lawan-lawan politiknya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Prabowo Kumpulkan Menteri Bahas Energi, Bahlil Ungkap Rencana Dorong Biodiesel B50

Prabowo Kumpulkan Menteri Bahas Energi, Bahlil Ungkap Rencana Dorong Biodiesel B50

Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan sejumlah menteri membahas kebijakan energi. Bahlil menyebut pemerintah akan mendorong pemanfaatan Biodiesel B50.
Siapa Zhong Hui? Andalan Baru Red Sparks yang Bakal Jadi Rival Megawati Hangestri di V-League

Siapa Zhong Hui? Andalan Baru Red Sparks yang Bakal Jadi Rival Megawati Hangestri di V-League

Berikut profil Zhong Hui, bintang Timnas China yang jadi andalan baru Red Sparks usai Megawati Hangestri resmi melanjutkan kariernya bersama Hyundai Hillstate.
Dana Rp175 Juta Disalurkan untuk Pemulihan Gempa NTT

Dana Rp175 Juta Disalurkan untuk Pemulihan Gempa NTT

Berkeley Club of Indonesia (BCI) menghadirkan kolaborasi olahraga dan aksi sosial untuk mendukung proses pemulihan masyarakat di Nusa Tenggara Timur
Pemprov Jabar Selenggarakan Bursa Kerja Secara Live, Bisa Dipantau di Tiktok KDM

Pemprov Jabar Selenggarakan Bursa Kerja Secara Live, Bisa Dipantau di Tiktok KDM

Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) menghadirkan inovasi dalam memperluas akses informasi ketenagakerjaan dengan menggelar program bursa kerja daring melalui siaran langsung (live streaming). 
Pelindo Luncurkan Layanan Onshore Power Supply di Tanjung Priok: Dorong Transformasi Green Port

Pelindo Luncurkan Layanan Onshore Power Supply di Tanjung Priok: Dorong Transformasi Green Port

PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo resmi meluncurkan fasilitas Onshore Power Supply (OPS) di Dermaga Serbaguna Nusantara, Terminal PNP Dermaga 004, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, pada Rabu (16/9). 
Prabowo Bongkar Kebocoran Ekspor 34 Tahun: Rp15 Triliun Disebut Raib akibat Underinvoicing

Prabowo Bongkar Kebocoran Ekspor 34 Tahun: Rp15 Triliun Disebut Raib akibat Underinvoicing

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa praktik underinvoicing telah terjadi selama 34 tahun dan menyebabkan potensi hilangnya kekayaan negara hingga Rp15 triliun.

Trending

Menguak Tabir Penyebab Utama Purbaya Dicopot sebagai Menkeu: Ini adalah Momentum

Menguak Tabir Penyebab Utama Purbaya Dicopot sebagai Menkeu: Ini adalah Momentum

Purbaya Yudhi Sadewa, kini menjadi sorotan publik, usai dirinya dicopot Presiden Prabowo sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) Republik Indonesia. Tidak sedikit
Istri Purbaya Buka Suara Usai Suaminya Dicopot Prabowo, Singgung Orang Jahat

Istri Purbaya Buka Suara Usai Suaminya Dicopot Prabowo, Singgung Orang Jahat

Istri Purbaya Yudhi Sadewa, Ida Yulidina merespons pencopotan suaminya dari jabatan Menteri Keuangan (Menkeu) oleh Presiden Prabowo Subianto. Ia bilang kalau...
Viral "Pak Guru" di Tolitoli Pakai Makeup saat Mengajar, Kini Diberhentikan

Viral "Pak Guru" di Tolitoli Pakai Makeup saat Mengajar, Kini Diberhentikan

Viral di media sosial sejumlah video yang memperlihatkan seorang “Pak Guru” memakai makeup ala perempuan saat mengajar. Kini berujung diberhentikan.
Begini Kronologi Pak Guru Yasin yang Viral di Medsos, Kini Dikabarkan telah Dipecat dari Sekolah

Begini Kronologi Pak Guru Yasin yang Viral di Medsos, Kini Dikabarkan telah Dipecat dari Sekolah

Aksi pak guru SD di Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah tengah viral di media sosial. Sebab diduga menggunakan make up dan lipstik saat mengajar.
Berkelakar Usai Dipecat Jadi Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Ikan Mujair, Ikan Nila di Kolam

Berkelakar Usai Dipecat Jadi Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Ikan Mujair, Ikan Nila di Kolam

Mantan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa berkelakar usai dirinya dipecat dari jabatannya. Dia akan memancing di kolam sambil memikirkan kenapa dirinya dipecat. 
Terpopuler: Kata Anak Purbaya Yudhi Sadewa Usai Ayahnya Dicopot hingga Peringatan Media Korea untuk Megawati

Terpopuler: Kata Anak Purbaya Yudhi Sadewa Usai Ayahnya Dicopot hingga Peringatan Media Korea untuk Megawati

Tiga berita jadi sorotan pembaca tvOnenews.com Selasa (15/9), mulai dari respons putra Purbaya Yudhi Sadewa usai sang ayah dicopot hingga Megawati Hangestri.
Menegangkan! KKB Mengancam Sopir Travel dengan Senjata, Paksa Mengatakan 'Papua Bisa Merdeka'

Menegangkan! KKB Mengancam Sopir Travel dengan Senjata, Paksa Mengatakan 'Papua Bisa Merdeka'

Beredar video di media sosial, viral soal Sopir travel ditembak KKB. diketahui sementara, terjadi di jalan trans Wamena-Nduga dan terjadi pada Selasa (16/9).
Selengkapnya

Viral