News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral Anjing Canon Mati, di Aceh, Ini Komentar Pelindung Satwa Liar

JAAN menilai ada penanganan yang salah dan dilakukan oleh intansi yang tidak berpengalaman terhadap hewan.
Senin, 25 Oktober 2021 - 20:34 WIB
Dok. Karin Franken JAAN (Jakarta Animal Aid Network) Saat Bersama Hewan Peliharaannya
Sumber :
  • Twitter @karin_jaan

Jakarta - Jakarta Animal Aid Network (JAAN) menilai banyak kemungkinan yang terjadi pada kasus kematian anjing Canon yang viral karena diduga mati karena ada kesalahan dalam pengamanan yang dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Aceh Singkil. JAAN menilai ada penanganan yang salah dan dilakukan oleh intansi yang tidak berpengalaman terhadap hewan.

"Ada banyak kemungkinan, bisa karena tidak bisa nafas bisa juga kepanasan saat perjalanan, apapun yang terjadi kesalahan di situ penanganannya. Ini lebih pada penanganannya yang salah oleh instansi yang salah," ujar Karin Franken, Pendiri Jakarta Animal Aid Network (JAAN) dalam Program tvOne, Apa Kabar Indonesia Malam, Senin (25/10/2021).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Karin menilai Satpol PP tidak memiliki dasar ilmu hewan serta penanganannya dan juga tak memiliki alat yang memadai dalam mengevakuasi hewan.

"Kenapa Satpol PP yang turun? mereka kan tidak punya kemampuan jadi tidak tahu bagaimana handle, mereka juga tidak punya alat pendukung, mau dimanapun di Aceh, Jakarta atau Bali, misal ada konflik biasanya dipanggil Dinas Peternakan, mereka kan ada dokter, punya Skill dan pengalaman," kata Karin.

Namun Karin juga mengingatkan kepada pemilik agar kooperatif karena jika ada aturan yang tidak mengizinkan kehadiran hewan, maka pemilik harus mematuhinya.

Karin yang mewakili pecinta hewan berharap hal yang terjadi pada Canon tak akan terulang pada hewan lainnya.

"Kami semua dari organisasi pecinta hewan meski untuk canon terlambat, ke depannya jika ada isu dengan hewan liar, kontaklah dinas terkait yang memiliki dokter dan alat memadai," tutup Karin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui, sebelumnya publik dihebohkan dengan beredarnya video yang memperlihatkan seekor anjing di Pulau Banyak diamankan oleh beberapa Petugas Satpol PP. Diduga anjing itu mati karena pengamanan tidak dilakukan sesuai prosedur.(put)

 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Viral Pemuda Mabuk Sok Jagoan Pukuli Kakek Petugas Linmas di Depan Minimarket Bandung, Kini Lansia Itu Meninggal Dunia

Viral Pemuda Mabuk Sok Jagoan Pukuli Kakek Petugas Linmas di Depan Minimarket Bandung, Kini Lansia Itu Meninggal Dunia

Viral di media sosial aksi sok jagoan seorang pemuda mabuk di Bandung, Jawa Barat. Pemuda berbaju biru itu memukuli seorang lansia yang ternyata petugas linmas.
Ambisi Marc Marquez di MotoGP 2026: Kejar Gelar Dunia dan Rekor Sejarah

Ambisi Marc Marquez di MotoGP 2026: Kejar Gelar Dunia dan Rekor Sejarah

Marc Marquez memasang target tinggi untuk kembali terlibat dalam persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP pada musim 2026.
Marc Marquez Mulai Ketar-ketir, The Baby Alien Waspadai Kebangkitan Aprilia, KTM, Yamaha dan Honda di MotoGP 2026

Marc Marquez Mulai Ketar-ketir, The Baby Alien Waspadai Kebangkitan Aprilia, KTM, Yamaha dan Honda di MotoGP 2026

Marc Marquez menaruh perhatian khusus terhadap potensi kebangkitan sejumlah pabrikan rival jelang MotoGP 2026. 
Persija Kecam Keras Aksi Rasisme ke Dialami Allano Lima Usai Laga Kontra Persib, Desak Penindakan Tegas dari I.League

Persija Kecam Keras Aksi Rasisme ke Dialami Allano Lima Usai Laga Kontra Persib, Desak Penindakan Tegas dari I.League

Persija Jakarta mengecam keras tindakan rasis yang menimpa winger andalan, Allano Lima, seusai laga kontra Persib Bandung. 
Kantor KPP Madya Jakut Digeledah KPK Imbas Dugaan Kasus Suap Pegawai Pajak

Kantor KPP Madya Jakut Digeledah KPK Imbas Dugaan Kasus Suap Pegawai Pajak

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) geledah Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Jakarta Utara Senin (12/1/2026) sebagai upaya penyelidikan kasus suap pegawai pajak.
Prabowo Sindir Kelompok Penyebar Pesimisme: Kemungkinan Besar Mereka Dibayar Kekuatan Asing

Prabowo Sindir Kelompok Penyebar Pesimisme: Kemungkinan Besar Mereka Dibayar Kekuatan Asing

Prabowo meminta masyarakat tidak terjebak pada narasi yang selalu menggambarkan Indonesia buruk dan tertinggal. Presiden optimis RI mampu menjadi negara maju.

Trending

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Bantah Penelantaran Anak, Kuasa Hukum Denada Sebut Ressa Dibelikan Mobil dan Ditransfer Uang

Bantah Penelantaran Anak, Kuasa Hukum Denada Sebut Ressa Dibelikan Mobil dan Ditransfer Uang

Kuasa hukum Denada bantah tudingan penelantaran anak, sebut Ressa sudah dibelikan mobil hingga ada transferan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT