News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Penuturan Ikhlas Siti Aisyah, "Saya Bosan Ustad Punya Duit Banyak", Lantas Jadilah Satu Sekolah...

Banyak harta tak membuat Siti Aisyah menjadi sosok yang pamer harta, karena bosan banyak duit, ia wakafkan sejumlah aset, salah satunya untuk dijadikan sekolah.
Senin, 8 Mei 2023 - 11:12 WIB
Siti Aisyah, pengusaha Surabaya yang bosan kaya dan banyak mewakafkan hartanya untuk pembangunan sekolah.
Sumber :
  • Youtube

Jakarta, tvonenews.com - Siti Aisyah, perempuan sukses pengusaha Surabaya wakafkan hotelnya jadi sekolah menjadi perbincangan netizen. Bosan kaya, ia wakafkan banyak asetnya, salah satunya untuk bangunan sekolah.

Hal ini berawal dari unggahan di kanal Youtube Cinta Quran TV, dimana Siti Aisyah menuturkan kebahagiaan setiap kali bersedekah dan berbagi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Memiliki banyak harta tak membuat Siti Aisyah menjadi sosok yang pamer harta, karena bosan banyak duit, ia wakafkan sejumlah asetnya, salah satunya untuk dijadikan sekolah.

Siti Aisyah menuturkan, semakin banyak berbagi dan bersedekah, maka akan semakin mendapat kebahagiaan yang melimpah ruah.

Siti Aisyah mengatakan, “Saya tekankan, semakin kamu berbagi, kamu semakin bahagia,” sebagaimana dikutip dari wawancara yang dipantau dari kanal Youtube Cinta Quran TV, Senin (8/5/2023). 

(Siti Aisyah, pengusaha Surabaya yang bosan kaya dan banyak mewakafkan hartanya untuk pembangunan sekolah. Sumber: Youtube)

Ustad yang mewawancarai Siti Aisyah juga menyinggung soal restoran miliknya yang cukup besar dan berada di lokasi strategis di jantung Surabaya, yang juga sudah diwakafkan.

“Saya bosan ustad, punya banyak duit,” ucap Siti Aisyah sembari tertawa.

Dia menjelaskan, bahwa ketika semakin banyak bersedekah, sejatinya bukan membuat harta makin berkurang. Sebaliknya, maka akan semakin membuat kekayaan dan duniawi itu semakin terus berdatangan.

“Dunia itu pasti akan kejar kita, kata Allah. Itu adalah teori yang harus dipelajari, bagaimana agar bisa dikejar dunia,” ungkap dia.

Bukan hanya itu, dengan bersedekah dan selalu berbagi pula maka Allah akan dengan sendirinya mendatangkan berkahnya. “Di manapun saya berada, saya pegang apa, itu akan jadi duit,” sambungnya.

Tak Punya Barang Branded

(Wakaf Bangunan sekolah yang baru selesai dibangun oleh Siti Aisyah. Sumber: Youtube)

Dalam sesi wawancara itu, Siti Aisyah juga menceritakan bahwa ia tidak pernah punya barang-barang branded. Ia mengatakan, bukan daftar materi duniawi yang dikejarnya.

"Saya tidak punya tas branded, saya pingin dapat brandednya dari alloh saja," kata Siti.

Ia mengatakan mampu untuk membeli tas branded bahkan kapal pesiar sekalipun, namun jawabanya menohok.

"Alloh titip harta kan bukan buat beli kapal pesiar, beli tas hermer, walaupun saya bisa," kata dia.

Siti juga menuturkan pernah dikritik temannya, mengapa tidak memberi uang lebih pada anaknya dan membelikan tas branded, merk Hermes.

"Saya bilang kalo saya dikasih uang buat beli tas hermas, saya panggil yayasan saja, saya bangun masjid aja," tuturnya.

Wakaf Restoran

Kisah Siti Aisyah, pengusaha di Surabaya ini viral setelah wawancaranya diunggah kanal Youtube Cinta Quran TV. 

Harta yang dimilikinya tak membuat Siti Aisyah menjadi sosok yang pamer harta. Malah, karena bosan banyak duit, ia wakafkan hotelnya untuk dijadikan sekolah.

Dalam video tersebut, owner resto Pecel Pincuk Surabaya ini blak-blakan mengungkap alasan ikhlas mewakafkan hotel bernilai ratusan miliar itu untuk dijadikan sekolah.

Siti Aisyah sendiri adalah sosok yang selama ini kerap bersedekah dan mewakafkan hartanya dengan jumlah yang tidak sedikit.

Aisyah juga mengakui sudah mewakafkan sebuah restoran miliknya di sebuah jalan utama di Kota Surabaya yang nilainya puluhan miliar.

Meski hartanya berkurang bermiliar-miliar untuk bersedekah dan diwakafkan, tapi Aisyah mengaku hartanya tidak pernah habis.

“Kan sesuai janji Allah. Berbagi 1 diganti 10. Ada yang lebih dalam lagi Al Baqarah, 1 diganti 700 kali. Kenapa harus takut? Kenapa harus pelit di jalan Allah?” ujarnya.

Aisyah lantas bercerita bahwa kebiasannya bersedekah dan berwakaf didapat dari ajaran dan contoh yang diberikan oleh orang tuanya.

“Tapi saya belum ada apa-apanya dibanding orang tua saya kalau masalah sedekah,” tuturnya sembari tersenyum.

Serahkan Wakaf Hotel

Ia lantas menyinggung soal hotel yang diwakafkan untuk dijadikan sekolah. Siti Aisyah menceritakan, hotel yang dimaksud itu merupakan milik ibunya di Surabaya.

Bahkan hotel tesebut sudah diserahkan dan diterima langsung Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan kini sudah dijadikan sekolah.

“Hotelnya diwakafkan juga ustaz. Sudah (diserahkan), mangkannya saya bilang, saya ini belum apa-apanya dibandingkan dengan ibu saya. Sekarang jadi sekolah Khadijah plus, ibu Khofifah yang nerima,” kata dia.

Meski kerap menyerahkan hartanya dalam jumlah yang cukup besar itu, tapi Aisyah mengaku sama sekali tidak pernah merasa kehilangan sedikitpun.

Malah ia mengaku mendapatkan kebahagiaan karena selalu bisa berbagi segitu.

“Itu menurut saya masih sangat kecil. Jadi rasa bahagia itu yang tidak ternilai dengan miliaran tadi, yang didatangkan oleh Allah,” kata dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Setiap kita berbagi, bahagia itu selalu hadir,” sambungnya. (ito)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Idap HIV, Pelaku Mutilasi Depok Rutin Kontrol hingga Ikut Kajian

Idap HIV, Pelaku Mutilasi Depok Rutin Kontrol hingga Ikut Kajian

Fakta baru ditemukan dalam kasus mutilasi Depok. Fakta barunya, yakni pelaku mengidap HIV. Selama ini dia rutin kontrol dan membeli obat.
Pengembalian Uang Raja Juli Kurang 2.000 Dolar Singapura, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan dan Kapolres Kuansing

Pengembalian Uang Raja Juli Kurang 2.000 Dolar Singapura, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan dan Kapolres Kuansing

Uang yang dikembalikan Raja Juli ke KPK ternyata kurang 2.000 dolar Singapura. Padahal, pemberian amplop dari Suhardiman kepada Menhut sebesar 14.000 Dolar Singapura.
UMKM Binaan Pertamina Raih Omzet Rp8,57 Miliar sepanjang Semester I-2026, Berkat Perluasan Akses Pasar

UMKM Binaan Pertamina Raih Omzet Rp8,57 Miliar sepanjang Semester I-2026, Berkat Perluasan Akses Pasar

Berkat perluasan akses pasar, UMKM binaan Pertamina mencatatkan omzet sebesar Rp8,57 miliar sepanjang semester I 2026 melalui berbagai pameran regional hingga internasional.
Pemkab Tapteng Percepat Realisasi TKD Rp 123,727 Miliar Untuk Pemulihan Pascabencana

Pemkab Tapteng Percepat Realisasi TKD Rp 123,727 Miliar Untuk Pemulihan Pascabencana

Pemkab Tapteng menegaskan komitmen penuh untuk mempercepat realisasi dan penggunaan TKD Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp123,727 miliar, sebagai instrumen anggaran untuk mempercepat penanganan, rehabilitasi, rekonstruksi dan pemulihan masyarakat pascabencana.
Gali Memori Kolektif, Kelompok Riset FIB UI Kembangkan Pariwisata Berkelanjutan di Candi Cangkuang Garut

Gali Memori Kolektif, Kelompok Riset FIB UI Kembangkan Pariwisata Berkelanjutan di Candi Cangkuang Garut

Kelompok Riset KR NEXUS FIB UI mendorong upaya pengembangan pariwisata berkelanjutan berbasis memori kolektif, sejarah lokal, dan pengetahuan masyarakat adat di Candi Cangkuang dan Kampung Pulo.
Kurangi Subjektivitas Pengisian Jabatan, Setelah Jatim Menkum Supratman Serahkan Pemilihan KaKanwil Sumut Lewat E-Voting

Kurangi Subjektivitas Pengisian Jabatan, Setelah Jatim Menkum Supratman Serahkan Pemilihan KaKanwil Sumut Lewat E-Voting

Kementerian Hukum menguji penerapan manajemen talenta berbasis e-voting di Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Utara.

Trending

Idap HIV, Pelaku Mutilasi Depok Rutin Kontrol hingga Ikut Kajian

Idap HIV, Pelaku Mutilasi Depok Rutin Kontrol hingga Ikut Kajian

Fakta baru ditemukan dalam kasus mutilasi Depok. Fakta barunya, yakni pelaku mengidap HIV. Selama ini dia rutin kontrol dan membeli obat.
Pengembalian Uang Raja Juli Kurang 2.000 Dolar Singapura, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan dan Kapolres Kuansing

Pengembalian Uang Raja Juli Kurang 2.000 Dolar Singapura, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan dan Kapolres Kuansing

Uang yang dikembalikan Raja Juli ke KPK ternyata kurang 2.000 dolar Singapura. Padahal, pemberian amplop dari Suhardiman kepada Menhut sebesar 14.000 Dolar Singapura.
Istana Kaget Ada Siswa Sekolah Rakyat Lolos Seleksi Calon Paskibraka Nasional, Ini Sosoknya

Istana Kaget Ada Siswa Sekolah Rakyat Lolos Seleksi Calon Paskibraka Nasional, Ini Sosoknya

Siswa Sekolah Rakyat berhasil menembus seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat nasional yang akan bertugas dalam upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka pada 17 Agustus 2026.
Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Berikut cara nonton live streaming pertarungan Dana White's Contender Series, salah satunya ada pertarungan antara Bilal Hasan melawan Mridul Saikia.
Media Sosial Dongkrak Omzet UMKM Lokal

Media Sosial Dongkrak Omzet UMKM Lokal

Kehadiran media sosial kini bukan lagi sekadar panggung hiburan, melainkan telah bertransformasi menjadi katalis utama pertumbuhan ekonomi mikro.
FIFA Resmi Cabut Sanksi Persib Bandung, Robert Rene Alberts Akhirnya Bikin Klarifikasi: Saya Sebenarnya Tak Mau

FIFA Resmi Cabut Sanksi Persib Bandung, Robert Rene Alberts Akhirnya Bikin Klarifikasi: Saya Sebenarnya Tak Mau

Mantan pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts, akhirnya membuat klarifikasi soal laporannya yang menyebabkan klub dihukum. FIFA sempat menjatuhkan hukuman kepada Maung Bandung, namun akhirnya mencabutnya.
Profil Bilal Hasan, Petarung MMA Indonesia yang Resmi Raih Kontrak UFC

Profil Bilal Hasan, Petarung MMA Indonesia yang Resmi Raih Kontrak UFC

Menilik profil singkat Bilal Hasan, petarung MMA Indonesia yang baru saja meraih kontrak UFC usai tampil gemilang di Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 pada Rabu (12/8/2026) pagi WIB.
Selengkapnya

Viral