KPAI: Sekolah Lakukan PJJ Jadi Langkah Tepat Sikapi Temuan Senjata
- Antara
Jakarta, tvOnenews.com - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menilai pihak sekolah yang memutuskan untuk melaksanakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) adalah langkah yang tepat demi keamanan para siswa dan menjaga kondusifitas belajar mengajar.
"Keputusan sekolah untuk PJJ sudah sangat tepat mengingat langkah ini demi keamanan kondisi anak-anak dan menjaga kondusifitas belajar," kata Anggota KPAI Diyah Puspitarini saat dihubungi di Jakarta, Selasa, menanggapi kasus temuan senjata, narkotika, dan CD/VCD bermuatan pornografi di sekolah swasta di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Setelah terungkapnya kasus ini, pihak sekolah menerapkan sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ) secara penuh selama satu pekan.
Kebijakan tersebut berlaku mulai Senin (10/8) hingga Jumat (14/8).
Penerapan PJJ dilakukan pihak sekolah sebagai langkah untuk memastikan keamanan dan keselamatan peserta didik di tengah proses pemeriksaan di lingkungan sekolah.
Sebelumnya, Polres Metro Jakarta Selatan telah mengamankan barang bukti 995 unit airsoft gun yang terdiri atas 776 unit revolver airsoft gun dan 215 unit pistol airsoft gun dari gudang salah satu yayasan sekolah di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Kemudian petugas juga mengamankan empat pucuk senapan angin, satu pucuk senjata api merek Francispa, serta empat laras senjata panjang pabrikan.
Selain temuan senjata, polisi juga menemukan dua linting yang diduga narkotika jenis ganja serta satu paket yang diduga sabu.
Polisi masih terus menyelidiki kasus ini.(ant/ree)
Load more