GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Habib Bahar Bin Smith Sempat Ceramah Ini Sebelum Ditembak Oleh Orang Tak Dikenal: Nggak Ada Kapoknya

Habib Bahar bin Smith yang telah ditembak oleh Orang Tak Dikenal (OTK) pada beberapa hari lalu. Sebelum itu, Habib Bahar bin Smith ceramah di wilayah Madura
Selasa, 16 Mei 2023 - 18:40 WIB
Habib Bahar bin Smith Ditembak oleh Orang Tak Dikenal
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Kabar mengejutkan datang dari pendakwah, Habib Bahar bin Smith yang telah ditembak oleh Orang Tak Dikenal (OTK) pada beberapa hari lalu. Untuk menuntaskan kasus tersebut, polisi pun telah turun tangan.

Habib Bahar bin Smith dikabarkan mendapat luka di sekitar bagian perut dan kini pihak kepolisian masih melakukan pendalaman pemeriksaan terhadap kasus ini. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hingga kini, Polisi masih belum mengetahui siapa pelaku penembak Habib Bahar bin Smith. Menurut Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Ibrahim Tompo membenarkan adanya laporan bahwa Habib Bahar bin Smith menjadi korban penembakan oleh Orang Tak Dikenal.

Sementara itu, Kombes Pol Ibrahim mengatakan saat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), tak ditemukan proyektil peluru. Lebih jauh, ia menambahkan hingga kini belum ada kesimpulan terkait kejadian tersebut. 

Penembakan Habib Bahar bin Smith telah dilaporkan pada Jumat (12/5/2023) kepada Polsek Kemang Polres Bogor. Berdasarkan dari laporan yang ia terima, aksi penembakan itu terjadi di sekitar Pusdiklat Dishub Kecamatan Kemang Kabupaten Bogor, Jawa Barat. 

Sebelum kejadian penembakan tersebut, Habib Bahar bin Smith sempat memberikan ceramah di wilayah Pamekasan, Madura, Jawa Timur

Selain membakar semangat masyarakat Madura, Habib Bahar bin Smith juga menyampaikan beberapa hal kepada jemaah terkait dirinya yang kerap keluar masuk bui.

Seperti apa penjelasan Habib Bahar bin Smith terkait hal tersebut, simak informasinya berikut ini. 

Kronologi Penembakan Habib Bahar bin Smith


Habib Bahar bin Smith. (Ist)

Bahar bin Smith yang juga pimpinan Pondok Pesantren Tajul Alawiyyin itu, disebutkan dalam sebuah video bahwa Bahar bin Smith ditembak orang tak dikenal pada Jumat 12 Mei 2023. 

Saat itu, Bahar bin Smith sedang mengendarai mobil, lalu merasa ada yang aneh pada mobilnya, kemudian memeriksa kondisi mesin mobilnya. Saat dia keluar mengecek mesin mobil terjadilah penembakan.

Video tersebut menampilkan pembicaraan dua wanita yang membahas penembakan istri dari Habib Bahar bin Smith.

Dalam video itu menyebutkan Habib Bahar ditembak sekitar jam 9.00 WIB saat sedang mencoba mobilnya.

Salah satu suara dalam video itu yang disebut Umi, mengatakan bahwa baju Habib Bahar setelah penembakan bergelimang darah.

“Tidak hanya baju, sorban Habib Bahar bin Smith juga terkena darah dari Habib Bahar, sampai di foto Kak Luen (Fadlun Faisal Balghoits istri Habib Bahar) bekas darahnya,” jelasnya.

Selain itu juga disebutkan bahwa darah Habib Bahar bin Smith juga berceceran di mobilnya.

Terpisah, pengacara Habib Bahar, Ichwan Tuankotta mengatakan pihaknya akan memberikan penjelasan kasus ini secepatnya.

"Nanti kami sampaikan infonya," kata Ichwan.

Ceramah Habib Bahar bin Smith


Habib Bahar bin Smith. (Ist)

Tepat 3 hari sebelum terjadinya penembakan terhadap Habib Bahar bin Smith, dirinya mendatangi daerah Pamekasan, Madura pada (9/5/2023).

Dalam ceramahnya, Habib Bahar sempat memberikan apresiasi mengenai semangat masyarakat Madura yang tak menyerah untuk mengundangnya ceramah di Madura.

Seperti yang diketahui sebelumnya, beberapa kali Habib Bahar bin Smith ditahan oleh pihak kepolisian. Melalui sebuah video yang diunggah pada media sosial TikTok @terlalumencintaimu2, menampilkan Habib Bahar saat menyampaikan ceramah di Pamekasan, Madura. 

Ia menyampaikan kepada Jemaahnya yang berada di Madura bahwa Habib Bahar sebelumnya belum sempat ke Madura untuk ceramah karena ia bolak-balik berhalangan hadir karena harus mengikuti proses hukum.

“Saudara-saudara coba kalian bayangkan, masyarakat madura selama 5 tahun ini ngundang saya ceramah, saya tidak pernah hadir.  Pertama 2018, mau ceramah di Madura, udah di penjara duluan. Saya bebas 2020, mau ceramah acara di Madura. Belum ceramah, belum sampai, baru bebas dua hari, langsung dibawa ke Nusa Kambangan. Nggak jadi lagi ke Madura,” ungkap Habib Bahar bin Smith saat mengisi ceramah di Pamekasan, Madura, dikutip dari video TikTok @terlalumencintaimu2.

Dalam kurun waktu lima tahun terakhir, dirinya belum sempat untuk menepati janjinya untuk mengisi ceramah di Madura. Bahkan setelah bebas dari penjara, saat kembali adanya jadwal di Madura, ia pun kembali melakukan pemeriksaan oleh pihak kepolisian hingga berujung penahanan. 

“Saya bebas lagi 2021, mau ceramah lagi di Madura. Besok jadwal ceramah, hari ini saya diperiksa. Akhirnya ditahan, nggak jadi lagi ke Madura,” ujarnya.

“Terus kemarin waktu saya bebas, ada jadwal di Madura. Cuma pas tepat nikahan adik saya, jadi saya nggak bisa hadir. Nggak jadi lagi saya ke Madura,” lanjutnya. 

Namun, Habib Bahar bin Smith mengacungkan apresiasi terhadap masyarakat Madura karena semangatnya tak berhenti untuk mengundangnya ceramah di Madura.

“Cuma orang madura ini, Masyaallah, nggak ada kapok-kapoknya ngundang saya. Walaupun selama 5 tahun saya nggak pernah hadir, tetap semangatnya nggak hilang,” jelasnya.

Habib Bahar melanjutkan karena semangat Jemaahnya yang kuat dan tekad yang bulat, kini akhirnya Habib Bahar bin Smith berada di Madura untuk berkesempatan memberikan ceramah pada jemaah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Karena semangat kalian yang kuat, tekad kalian yang bulat, kalian tidak putus harapan, tidak patah harapan untuk mengundang saya itulah sebab sore ini saya ada dihadapan kalian saudara-saudara,” pungkasnya. 

Habib Bahar bin Smith kini sedang dibicarakan publik lantaran kasus penembakan yang dilakukan oleh Orang Tak Dikenal. Ia mengalami luka di bagian perut, hingga kini pihak kepolisian masih mendalami pemeriksaan kasus tersebut. (kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

ONE OK ROCK Sukses Gelar Konser di Jakarta, Taka Curhat Soal Beban yang Dialaminya di Awal Tur

ONE OK ROCK Sukses Gelar Konser di Jakarta, Taka Curhat Soal Beban yang Dialaminya di Awal Tur

Grup asal Jepang, ONE OK ROCK sukses menggelar konser di Jakarta bertajum ONE OK ROCK Detox Asia Tour 2026.
Gubernur Malut Sherly Tjoanda Ungkap Perasaannya usai Diterima Suku Pedalaman: Ini Pertama Kali Aku Ketemu

Gubernur Malut Sherly Tjoanda Ungkap Perasaannya usai Diterima Suku Pedalaman: Ini Pertama Kali Aku Ketemu

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos mengaku bahagia kunjungan dan penawaran pembangunan mudah diterima baik oleh masyarakat adat Suku Togutil.
Sejak Kecil Hobinya Belajar, Siswi SMAN 1 Pontianak Ocha Sempat Dikhawatirkan Orang Tuanya: Ini Anak Ngga Stres Kah?

Sejak Kecil Hobinya Belajar, Siswi SMAN 1 Pontianak Ocha Sempat Dikhawatirkan Orang Tuanya: Ini Anak Ngga Stres Kah?

Ayah sempat khawatir dengan kebiasaan belajar yang begitu giat dari Ocha atau Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontiana yang viral usai ikut LCC 4 Pilar MPR RI.
Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Seorang pria berisinial DM meregang nyawa usai diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah orang di kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Korban disebutkan dilempar dari lantai dua tempat hiburan dan billiard.
Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik pasca viralnya dewan juri yang menganulir jawaban peserta SMAN 1 Pontianak dan membenarkan jawaban dari SMAN 1 Sambas.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi Jadi Saksi Pernikahan Pasangan Disabilitas Rungu, Beri Pesan Khusus Begini

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi Jadi Saksi Pernikahan Pasangan Disabilitas Rungu, Beri Pesan Khusus Begini

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi hadir langsung menjadi saksi pernikahan pasangan penyandang disabilitas rungu, Naila Puja Rislani dan Muhammad Sayyid Az Zahiri. Kehadiran

Trending

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik pasca viralnya dewan juri yang menganulir jawaban peserta SMAN 1 Pontianak dan membenarkan jawaban dari SMAN 1 Sambas.
Sejak Kecil Hobinya Belajar, Siswi SMAN 1 Pontianak Ocha Sempat Dikhawatirkan Orang Tuanya: Ini Anak Ngga Stres Kah?

Sejak Kecil Hobinya Belajar, Siswi SMAN 1 Pontianak Ocha Sempat Dikhawatirkan Orang Tuanya: Ini Anak Ngga Stres Kah?

Ayah sempat khawatir dengan kebiasaan belajar yang begitu giat dari Ocha atau Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontiana yang viral usai ikut LCC 4 Pilar MPR RI.
Gubernur Malut Sherly Tjoanda Ungkap Perasaannya usai Diterima Suku Pedalaman: Ini Pertama Kali Aku Ketemu

Gubernur Malut Sherly Tjoanda Ungkap Perasaannya usai Diterima Suku Pedalaman: Ini Pertama Kali Aku Ketemu

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos mengaku bahagia kunjungan dan penawaran pembangunan mudah diterima baik oleh masyarakat adat Suku Togutil.
Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Seorang pria berisinial DM meregang nyawa usai diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah orang di kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Korban disebutkan dilempar dari lantai dua tempat hiburan dan billiard.
Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Selengkapnya

Viral