GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pakar Psikologi Forensik: Hakim Banding Teddy Minahasa Jangan Andalkan Saksi yang Juga Terdakwa

Pakar psikologi forensik Reza Indragiri Amriel berharap hakim sidang banding vonis penjara seumur hidup Teddy Minahasa tidak hanya bersandar pada keterangan saksi yang juga berstatus terdakwa dalam kasus ini.
Kamis, 18 Mei 2023 - 12:16 WIB
Pakar psikologi forensik sebut hakim banding Teddy Minahasa jangan andalkan saksi yang juga terdakwa
Sumber :
  • Julio Trisaputra-tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Pakar psikologi forensik Reza Indragiri Amriel berharap hakim sidang banding vonis penjara seumur hidup Teddy Minahasa tidak hanya bersandar pada keterangan saksi yang juga berstatus terdakwa dalam kasus ini.

Menurutnya, hakim harus fokus pada pembuktian di persidangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Fokuslah pada pembuktian. Jangan mengandalkan keterangan saksi yang notabene juga terdakwa," ujar Reza dalam keterangan tertulisnya, Kamis (18/5/2023). 

Menurut Reza, hakim sidang banding harus bisa ungkap kebenaran soal beberapa hal yang masih misteri dalam kasus ini.

Hakim harus bersandar pada pembuktian yang sah dan meyakinkan terkait pembuktian penukaran sabu dengan tawas hingga asal-usul sabu.

Menurutnya, hal-hal tersebut harus bisa terjawab di sidang banding nanti agar hakim tidak menghukum seseorang yang sebenarnya tidak bersalah.    

"Pembuktian terkait, pertama, keutuhan dan keaslian bukti chat. Kedua, kepastian tentang keberadaan tawas serta pengujian terhadap sama atau berbedanya sabu di Jakarta dan sabu di Bukittinggi," tutur Reza.

Pakar psikologi forensik sebut hakim banding Teddy Minahasa jangan andalkan saksi yang juga terdakwa. Dok: Julio Trisaputra-tvOne

Pengacara Teddy Minahasa—Hotman Paris Hutapea—mengungkapkan vonis hakim yang jatuhkan hukuman penjara seumur hidup kepada Teddy Minahasa melanggar hukum secara total.

Vonis hakim tampak terlalu bersandar pada keterangan saksi yang juga berstatus terdakwa tanpa mempertimbagkan fakta persidangan dan keterangan saksi ahli.

"Berapa banyak yang tidak dimunculkan hakim? Banyak yang tidak dipertimbangkan. Satu yang paling fatal adalah perintah musnahkan. Itu paling fatal. Sekalipun sebelumnya ada perintah chat-chat hendak dijual, tapi kalau orang sudah mengatakan tidak jadi semua saksi ahli mengatakan berarti sudah tidak ada meeting of mind. Pertemuan kesepakatan antara pelaku dengan Teddy Minahasa sudah tidak ada lagi meeting Dody dengan Teddy karena sudah musnahkan. Ada apa? Putusan itu dipaksakan melanggar hukum acara total," ujar Hotman, Selasa (9/5/2023). 

Sementara itu, Guru Besar Ilmu Hukum Pidana Unair Nur Basuki Minarno soroti dengan kacamata kritis kencangnya tekanan publik dalam kasus narkoba Teddy Minahasa. 

Pakar psikologi forensik sebut hakim banding Teddy Minahasa jangan andalkan saksi yang juga terdakwa. Dok: Julio Trisaputra-tvOne

Menurut Basuki, masyarakat harus lebih cerdas dan cermat melihat kasus ini tidak sekedar ikut-ikutan saja.  

"Masyarakat harus cerdas dan cermat menyikapi kasus TM ini. Terlalu banyak kejanggalan, unprocedural serta berbagai loopholes. Memang masyarakat saat ini boleh euphoria untuk menjebloskan Teddy Minahasa ke penjara dengan dasar tekanan publik," katanya, Kamis (18/5/2023). 

Menurut dia, yang patut dicermati dan disadari masyarakat luas adalah jika benar dalam kasus narkoba ini Teddy Minahasa telah menjadi korban industri hukum maka ini merupakan momok menyeramkan bagi masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bagaimana tidak, seorang jenderal bintang dua saja bisa diperlakukan semena-mena oleh industri hukum apalagi masyarakat biasa yang tidak milik pangkat dan jabatan. Itu yang harus jadi perhatian masyarakat.  

"Tetapi, masyarakat juga harus sadar bahwa Teddy Minahasa itu jenderal polisi bintang dua bisa diperlakukan seperti itu bukankah fenomena ini menjadi momok bagi masyarakat biasa yang jauh lebih rapuh dan gampang untuk dikriminalisasi. Silahkan direnungkan," pungkasnya. (hmd/nsi) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pramono Sebut Cadangan Daging di Jakarta Capai 1.000 Ton, Jamin Tak Ada Kelangkaan hingga Lebaran

Pramono Sebut Cadangan Daging di Jakarta Capai 1.000 Ton, Jamin Tak Ada Kelangkaan hingga Lebaran

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan cadangan daging di Jakarta saat ini sebanyak 1.000 ton. Ia yakin tak ada kelangkaan hingga Lebaran 2026.
Carter Pesawat, KDM Terbang ke NTT Jemput 12 Warga Jabar yang Dipaksa Jadi Pemandu Karaoke

Carter Pesawat, KDM Terbang ke NTT Jemput 12 Warga Jabar yang Dipaksa Jadi Pemandu Karaoke

Kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang dialami 12 warga Jawa Barat yang bekerja di Kabupaten Sikka, menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Polda Jateng Ungkap Aktivitas Tambang Galian Ilegal di Boyolali dan Kendal, Dua Orang Ditetapkan Sebagai Tersangka

Polda Jateng Ungkap Aktivitas Tambang Galian Ilegal di Boyolali dan Kendal, Dua Orang Ditetapkan Sebagai Tersangka

Polda Jawa Tengah mengungkap praktik dua lokasi tambang ilegal golong C yang terletak di Kabupaten Boyolali dan Kendal. Tambang ini dikhawatirkan merusak lingkungan dan berpotensi menimbulkan dampak bencana alam.
Toy Story 5 Hadirkan Konflik antara Woody Cs dengan Tablet, Tayang 19 Juni Mendatang

Toy Story 5 Hadirkan Konflik antara Woody Cs dengan Tablet, Tayang 19 Juni Mendatang

Trailer Toy Story 5 telah rilis. Trailer ini menampilkan kembalinya Woody, Buzz Lightyear dan Jessie dalam petualangan terbaru mereka di tengah teknologi yang semakin canggih. 
Sudah Capek-capek Naturalisasi Pemain Eropa, Timnas Indonesia Kata Media Vietnam Masih Kalah di Level Asia Tenggara

Sudah Capek-capek Naturalisasi Pemain Eropa, Timnas Indonesia Kata Media Vietnam Masih Kalah di Level Asia Tenggara

Media Vietnam menyebut Timnas Indonesia masih kalah di level Asia Tenggara meski sudah merekrut banyak pemain naturalisasi dari Eropa. Apa kata media Vietnam?
Polisi Periksa 5 Saksi Terkait Ledakan Mercon di Bantul, Begini Kondisi Terkini Dua Korban

Polisi Periksa 5 Saksi Terkait Ledakan Mercon di Bantul, Begini Kondisi Terkini Dua Korban

Ledakan mercon terjadi di sebuah rumah warga di wilayah Srigading, Kapanewon Sanden, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, Minggu (22/2/2026).

Trending

Pantas Saja Berani Kritik MBG, Sosok Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Rupanya Bukanlah Orang Sembarangan

Pantas Saja Berani Kritik MBG, Sosok Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Rupanya Bukanlah Orang Sembarangan

Nama Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto menjadi perbincangan hangat setelah menyurati UNICEF soal program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Wakil Menteri HAM Colek Semboyan Polri dalam Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Harus Dibuktikan

Wakil Menteri HAM Colek Semboyan Polri dalam Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Harus Dibuktikan

Wakil Menteri HAM, Mugiyanto colek semboyan polri dalam kasus anggota Brimob aniaya siswa di Tual, Maluku. Seperti diketahui, siswa tersebut adalah pelajar MTs
Rupanya Lulusan Paket C, Jati Diri Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Dibahas-bahas Usai Kritik Program MBG

Rupanya Lulusan Paket C, Jati Diri Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Dibahas-bahas Usai Kritik Program MBG

Tiyo Ardianto, Ketua BEM UGM menjadi perbincangan hangat usai dengan lantang mengkritik program Prabowo-Gibran, Makan Bergizi Gratis (MBG).
Ogah Kecolongan Australia, Timnas Indonesia Segera Amankan Winger A-League Keturunan Medan Ini?

Ogah Kecolongan Australia, Timnas Indonesia Segera Amankan Winger A-League Keturunan Medan Ini?

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta diaspora potensial. Sosok Luke Vickery, winger Australia berdarah Medan disebut selangkah lagi bela Garuda.
Ketua BEM UGM Kirim Surat ke UNICEF Sebut MBG Hanya Habiskan Anggaran dan Berpotensi Timbulkan Keracunan Makanan, Menteri HAM Natalius Pigai: Makanan Bergizi untuk Anak sesuai Harapan UNICEF

Ketua BEM UGM Kirim Surat ke UNICEF Sebut MBG Hanya Habiskan Anggaran dan Berpotensi Timbulkan Keracunan Makanan, Menteri HAM Natalius Pigai: Makanan Bergizi untuk Anak sesuai Harapan UNICEF

BEM UGM mengirimkan surat ke UNICEF terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga siswa SD di NTT yang bunuh diri gara-gara tak mampu beli alat tulis seharga Rp10 ribu.
Disebut-sebut Jadi Bagian Komunitas LGBT Usai Kritik MBG, Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto: Sangat Menjijikan

Disebut-sebut Jadi Bagian Komunitas LGBT Usai Kritik MBG, Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto: Sangat Menjijikan

Ketua BEM Universitas Gadjah Mada (UGM), Tiyo Ardianto mendapatkan teror setelah mengkritisi soal program Prabowo-Gibran, Makan Bergizi Gratis (MBG).
Bak Bumi dan Langit! Duel Statistik Ole Romeny vs Striker Eropa Berdarah Jakarta yang Masuk Radar Timnas Indonesia

Bak Bumi dan Langit! Duel Statistik Ole Romeny vs Striker Eropa Berdarah Jakarta yang Masuk Radar Timnas Indonesia

Di tengah sorotan terhadap performa Ole Romeny yang belum maksimal, muncul nama Jelte Pal, penyerang berdarah Jakarta yang sedang tampil tajam di Liga Belanda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT