News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ribuan Calon Jamaah Haji Asal Jabar Terancam Batal Naik Haji karena Belum Melunasi Biaya Haji

Humas Kanwil Kemenag Jabar Tri Budiono mengatakan bahwa sekitar 20 calon jamaah haji asal Jawa Barat yang belum melunasi biaya haji hingga mengundurkan diri.
Jumat, 19 Mei 2023 - 00:15 WIB
Ilustrasi: Jamaah haji asal Indonesia tiba di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang Banten, Kamis (18/5/2023).
Sumber :
  • Julio Trisaputra/tvOnenews.com

Bandung, tvOnenews.com - Ribuan calon jamaah haji asal Jawa Barat harus memupuskan harapannya untuk naik haji tahun ini.

Pasalnya, adanya kenaikan biaya haji tahun 2023 membuat calon jamaah haji yang belum bisa melunasi biaya haji sampai batas waktu yang ditentukan mereka belum juga bisa melunasinya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan sampai perpanjangan waktu hingga 19 Mei 2023, mereka belum juga dapat melunasinya. Hingga mereka digantikan oleh calon jamaah haji cadangan.

Humas Kanwil Kemenag Jabar Tri Budiono mengatakan bahwa sekitar 20 calon jamaah haji asal Jawa Barat yang belum melunasi bahkan diantaranya mengundurkan diri karena belum bisa melunasi biaya kenaikan haji dengan beberapa faktor.

"Dari total kuota haji di Jabar 38.723 jamaah, untuk yang sudah lunas itu 80 persen sementara yang belum itu sekitar 20 persen. Data pastinya saya kurang hapal namun sekitar 20 persen dan itu ada yang juga mengundurkan diri untuk berangkat karen banyak faktor belum bisa melunasinya," kata Tri Budiono kepada tvOnenews.com, Kamis (18/5/2023).

Untuk mekanismenya menurut Tri Budiono itu ada klasifikasinya, jamaah yang memang belum bisa melunasi biaya haji dianggap mengundurkan diri, dan akan digantikan oleh jamaah cadangan.

"Misalkan ada jamaah yang berhak melunasi itu, naik jadi jamaah cadangan, dan jama'ah yang awalnya tidak berangkat tahun ini naik jadi jamaah yang wajib melunasi, jadi seperti itu mekanisme," kata Budiono.

Bahkan ia menegaskan untuk mereka yang belum bisa melunasi tetap akan bisa berangkat ibadah haji, dan bisa berangkat di tahun berikutnya sampai bisa melunasi biaya ongkos haji.

"Rata rata mereka yang belum bisa melunasi karena memang terbentur finansial dan ada juga memang yang belum siap berangkat tahun ini," ungkapnya.

Tri Budiono mengatakan untuk kloter pertama rencananya itu aka diberangkatkan pada 24 Mei 2023 mendatang. 

Diharapkan bagi calon jamaah haji di Jawa Barat yang belum melunasi biaya haji tahun ini ditunggu sampai besok hari.

"Mengingat kloter pertama jemaah haji Indonesia akan diberangkatkan pada 24 Mei 2023," ungkapnya.

Sebelumnya Gubernur Jabar Ridwan Kamil pernah  mengatakan sebetulnya persoalan tersebut di luar kewenangan Pemprov Jabar, kendati demikian pihaknya akan memfasilitasi mediasi antara calon jamaah haji dengan Kemenag Jabar.

"Kewenangan bukan di pemprov Jabar, tapi kami akan fasilitasi mediasinya yang pasti tidak mungkin berangkat kalau belum lunas," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kang Emil sapaan akrabnya mengatakan jangan sampai kuota haji yang orang susah susah nunggu belasan tahun untuk berangkat ibadah haji tidak termanfaatkan dengan baik.

"Kami akan mediasi, tapi saran saya, sebaiknya kalau memang belum (mampu) karena haji itukan harus mampu, jadi kalau belum mampu jangan dipaksakan. Maka diberikan jatahnya kepada yang sudah mampu alias yang sudah melunasi," ungkapnya. (cep/muu)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Presiden Prabowo Apresiasi Jawa Tengah Pesan Bus Listrik Produksi PT VKTR Sakti Industries di Magelang

Presiden Prabowo Apresiasi Jawa Tengah Pesan Bus Listrik Produksi PT VKTR Sakti Industries di Magelang

Presiden Prabowo Subianto meresmikan pabrik perakitan kendaraan listrik komersial PT VKTR Sakti Industries (VKTS) di Kabupaten Magelang, Kamis (9/4/2026).
Kasus Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Disorot Dedi Mulyadi, Perawat Terancam Sanksi Berat

Kasus Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Disorot Dedi Mulyadi, Perawat Terancam Sanksi Berat

Dedi Mulyadi (KDM) menyoroti soal kasus seorang ibu yang nyaris kehilangan bayinya di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), Bandung. Perawat terancam sanksi berat.
Tiba-tiba Ada Bisikan, Suara Hati Seorang Ibu yang Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung kepada Dedi Mulyadi

Tiba-tiba Ada Bisikan, Suara Hati Seorang Ibu yang Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung kepada Dedi Mulyadi

Pengakuan seorang ibu di RSHS Bandung kepada Dedi Mulyadi soal firasat dan 'bisikan' yang menyelamatkan bayinya yang nyaris dibawa orang tak dikenal.
Oknum Kepsek SMK di Brebes Ditangkap, Gudang Sekolah Jadi Tempat Oplos Tabung Gas

Oknum Kepsek SMK di Brebes Ditangkap, Gudang Sekolah Jadi Tempat Oplos Tabung Gas

Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah mengatakan, bahwa hasil penyelidikan, tersangka sudah melakukan pengoplosan tabung gas sejak bulan Februari yang lalu.
Jakarta ‘Bernapas’! Efek WFH Disebut Polisi Bikin Jalanan Ibu Kota Mendadak Lengang

Jakarta ‘Bernapas’! Efek WFH Disebut Polisi Bikin Jalanan Ibu Kota Mendadak Lengang

Pemandangan tak biasa terjadi di jalanan Ibu Kota. Di saat hari kerja biasanya identik dengan kemacetan, kali ini arus lalu lintas Jakarta justru terlihat lebih “bernapas”. Sejumlah ruas jalan utama yang biasa padat mendadak lengang.
Kurniawan Dwi Yulianto Terpukau Lihat Progres Timnas Indonesia U-17, Sebut Mental Garuda Kian Matang Jelang Piala AFF 2026

Kurniawan Dwi Yulianto Terpukau Lihat Progres Timnas Indonesia U-17, Sebut Mental Garuda Kian Matang Jelang Piala AFF 2026

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, menyoroti perkembangan tim asuhannya jelang Piala AFF U-17 2026. Ia menilai ada kemajuan signifikan.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung yang merayakan hari jadinya ke-58.
Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi ibu muda asal Cimahi nyaris saja kehilangan bayi yang baru dilahirkannya gara-gara keteledoran petugas Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung.
Selengkapnya

Viral