GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ustadz Abdul Somad Murka! Soal ‘Salam Yahudi’ di Ponpes Al Zaytun, Tangkap Panji Gumilang!

Ustadz Abdul Somad atau yang lebih dikenal dengan UAS murka, usai video pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun menyanyikan lagu salam yahudi di masjid.
Jumat, 19 Mei 2023 - 09:10 WIB
Ustadz Abdul Somad atau UAS
Sumber :
  • Tim tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Ustadz Abdul Somad atau yang lebih dikenal dengan UAS murka, usai video pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun menyanyikan lagu salam yahudi di masjid.

Ustadz Abdul Somad atau UAS nampak begitu emosional pasalnya, lagu yang dinyanyikan di dalam masjid ponpes Al Zaytun oleh Panji Gumilang nyatanya adalah lagu salam bagi umat Yahudi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal itu, terlihat jelas amarah UAS dalam salah satu video yang diunggah akun Snack Video @herrypatoeng

Diketahui, beberapa waktu lalu Panji Gumilang beserta ratusan santri dan tamu undangan, menghadiri suatu kegiatan di Ponpes Al Zaytun Kabupaten Indramayu Provinsi Jawa Barat.

Pada kesempatan itu Panji Gumilang meminta para1 santri dan tamu undangan untuk bersama-sama menyanyikan lagu berjudul "Hanevu Shalom Alaichem", yang terakhir diketahui lagu bangsa Yahudi.

"Itu salam yahudi, bodoh," tegas UAS mengungkapkan kekesalannya dalam unggahan video berdurasi 1 menit 3 detik tersebut.

Menurut UAS, Panji Gumilang seharusnya ditangkap dan menganggap Panji Gumilang adalah antek-antek Yahudi.

Dikatakannya, umat Islam di Indonesia ini sebagian besar menganut ideologi Islam ahlussunah waaljamaah.

UAS memberikan wejangan kepada para orang tua, agar lebih berhati-hati jika ingin memasukkan anaknya di Ponpes hanya karena bangunan megah.

"Jangan karena bangunannya megah, rupanya aliran sesat," ujar UAS dengan nada nampak seperti emosi.

UAS kembali menyindir Ponpes Al Zaytun terutama mengenai ajakan bernyanyi bersama lagu yahudi didepan para santri.

"Adapula tuan syekhnya, didepan santri, di dalam Masjid anak-anak santri malah diajarkan lagu Hanevo Shalom Aleichem," kata UAS sembari mencontohkan lagi yahudi yang dimaksud.

Sehingga, UAS menilai ajaran yang diajarkan oleh Ponpes Al Zaytun tersebut sudah jelas adalah ajaran sesat, dan Panji Gumilang harus ditangkap.

Ribuan komentar warganet mengalir diakun Snack video tersebut, yang mana sebagian besar warganet sependapat mendukung perkataan UAS dan Panji Gumilang harus ditangkap.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"tangkap dan bubarkan, mantap ustadz UAS berani tegas dan benar," kata akun @ahmad** menuliskan komentarnya.

betul kata UAS, Dimana pemikiran para orang tua mau memasukan di sekolah ini. uda tau tp ngga mau pindahin anaknya..!!," tulis komentar akun @TR. Dan juga dikomentari oleh akun @As** " tangkap segera, klu tidak akan hancur generasi bangsa ini, yg jadi pertanyaan sekarang "ko MUI tutup mata,?kenapa?".

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tingkah Gemas Gubernur Sherly Tjoanda saat Blusukan di Hutan Suku Togutil, Tiba-tiba Akui Ingin Menghilang

Tingkah Gemas Gubernur Sherly Tjoanda saat Blusukan di Hutan Suku Togutil, Tiba-tiba Akui Ingin Menghilang

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda kembali mencuri perhatian publik usai membagikan momen ketika menyusuri hutan untuk menemui masyarakat adat Suku Togutil.
Gara-gara WNI Asal Karawang Terlantar di Libya, Dedi Mulyadi Langsung Beri Pesan Tegas untuk Warga Jabar

Gara-gara WNI Asal Karawang Terlantar di Libya, Dedi Mulyadi Langsung Beri Pesan Tegas untuk Warga Jabar

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bantu pulangkan WNI asal Karawang yang terlantar di Libya. Kasus ini jadi peringatan keras untuk warga Jabar.
Hasil Super League: Persis Solo Jaga Asa Bertahan di Super League usai Tumbangkan Dewa United

Hasil Super League: Persis Solo Jaga Asa Bertahan di Super League usai Tumbangkan Dewa United

Persis Solo menjaga asa keluar dari zona merah setelah menang 1-0 atas Dewa United, sementara Malut United ditahan imbang Persita Tangerang.
5 Weton yang Diprediksi Kurang Beruntung pada Tanggal 17 Mei 2026, Harus Ekstra Sabar saat Menghadapi Ujian Berat

5 Weton yang Diprediksi Kurang Beruntung pada Tanggal 17 Mei 2026, Harus Ekstra Sabar saat Menghadapi Ujian Berat

Menurut perhitungan kitab Primbon Jawa, ada lima weton yang disarankan untuk memperlambat tempo, menahan diri, dan ekstra waspada pada tanggal 17 Mei 2026.
Pantas Saja Berani Protes, Josepha Alexandra SMAN 1 Pontianak Ternyata Pernah Juara 1 LCC Kalbar hingga Lolos Tingkat Nasional

Pantas Saja Berani Protes, Josepha Alexandra SMAN 1 Pontianak Ternyata Pernah Juara 1 LCC Kalbar hingga Lolos Tingkat Nasional

Sosok Josepha Alexandra (Ocha) ternyata bukan anak bawang di panggung LCC garapan MPR RI ini. Ia adalah sang petahana yang punya rekam jejak cukup mengagumkan.
Rico Waas Tak Hadir di Kopdes, Bobby Nasution Soroti Tingkah Wali Kota Medan: Kita Lapor ke Kemendagri

Rico Waas Tak Hadir di Kopdes, Bobby Nasution Soroti Tingkah Wali Kota Medan: Kita Lapor ke Kemendagri

Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution menyoroti tingkah Wali Kota Medan, Rico Waas. Pasalnya, orang nomor satu di Kota Medan itu tak hadir dalam acara Kopdes

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Ketua Tim Pemenangan calon ketua Hipmi Reynaldo Bryan, Kaesang Pangarep hadiri acara “Malam Kolaborasi Daerah” yang diselenggarakan oleh tim sukses (timses) Reynaldo Bryan, di Plataran Senayan, Jakarta Pusat, pada Jumat (15/5/2026).
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Selengkapnya

Viral