News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Digadang-gadang Jadi Cawapres 2024 Dampingi Ganjar Pranowo, Ini Profil Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar

Nasaruddin Umar, memberikan tanggapannya soal laporan yang menyebut bahwa ia dianggap sebagai calon potensial untuk menjadi cawapres mendampingi Ganjar Pranowo
Sabtu, 20 Mei 2023 - 07:50 WIB
Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar
Sumber :
  • Tim tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar, memberikan tanggapannya mengenai laporan yang menyebutkan bahwa ia dianggap sebagai calon potensial untuk menjadi calon Wakil Presiden mendampingi Ganjar Pranowo dalam Pemilihan Presiden 2024 mendatang. Dalam pernyataannya, Nasaruddin Umar mengungkapkan bahwa ia tidak pernah membayangkan dirinya menjadi bakal calon wakil presiden atau bacawapres dalam konteks pemilihan tersebut.

Nasaruddin Umar menegaskan bahwa aspirasinya adalah bekerja di belakang layar. Ia menyatakan kepuasannya dengan peran yang ia lakukan saat ini, yaitu menciptakan harmoni, kedamaian, dan ketenangan di antara umat manusia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nasaruddin Umar, Imam Besar Masjid Istiqlal tersebut membantah mendapat tawaran menjadi calon wakil presiden (cawapres) PDIP Ganjar Pranowo di Pilpres 2024.

“Wah itu enggak, saya kira kami tidak pernah dukung apapun. Kami lebih enjoy mengurus umat,” ucap Nasaruddin Umar saat menyambangi KPU RI, Jakarta Pusat, Jumat (19/5/2023).

Dia mengaku tak ada pembahasan soal cawapres Ganjar kepada dirinya. Begitupun ketika bertemu dengan Ganjar di Manado, Kamis (18/5/2023).

“Tapi saya enggak pernah dihubungi. Saya lebih enjoy mengabdikan diri untuk ketenangan, kesejukan kualitas bangsa ke depan,” kata dia.

Nasaruddin mengaku dirinya tidak pernah bermimpi untuk menjadi pemimpin apapun. Dia bersikukuh hanya bekerja secara ikhlas untuk menciptakan ketenangan dalam masyarakat.

“Prinsip saya tidak mungkin bangsa Indonesia ini besar ya kalau penuh dengan konflik, maka itu kita rawat bangsa ini jadi yang harmonis,” tuturnya.

Profil Nasaruddin Umar

Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, M.A., lahir pada 23 Juni 1959, adalah seorang tokoh agama yang memiliki peran penting dalam bidang keagamaan di Indonesia. Saat ini, beliau menjabat sebagai Imam Besar Masjid Istiqlal di Jakarta. Sebelumnya, Nasaruddin Umar menjabat sebagai Wakil Menteri Agama Republik Indonesia dari tahun 2011 hingga 2014. Beliau juga dikenal sebagai pendiri organisasi lintas agama Masyarakat Dialog antar Umat Beragama.

Pengalaman Nasaruddin Umar dalam bidang agama tidak hanya terbatas pada pemerintahan. Beliau pernah menjabat sebagai Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam di Departemen Agama/Kementerian Agama Republik Indonesia. Selain itu, beliau adalah anggota dari Tim Penasehat Inggris-Indonesia yang didirikan oleh mantan perdana menteri Inggris, Tony Blair. Keahliannya dalam dialog antaragama telah diakui dan memberikan kontribusi yang berharga.

Melansir istiqlal.or.id, Nasaruddin Umar juga memiliki keterlibatan yang signifikan dalam organisasi-organisasi Islam di Indonesia. Beliau adalah salah satu anggota Rais Pengurus Besar Nahdlatul Ulama untuk masa khidmat 2022-2027. Pada tanggal 3 November 2019, beliau terpilih sebagai Ketua Umum BP4 (Badan Pembinaan dan Pengawasan Pesantren, Pendidikan Agama, dan Keagamaan) untuk periode 2019-2024 dalam Munas BP4 XVI di Jakarta. Selain itu, beliau juga terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat Pondok Pesantren As'adiyah pada Muktamar As'adiyah ke XV di Sengkang tahun 2022.

Dengan pengalaman dan kontribusinya yang luas dalam bidang agama dan dialog antarumat beragama, Prof Dr K.H. Nasaruddin Umar, M.A. telah menjalin jejak prestasi yang luar biasa dalam memperkuat toleransi dan kerukunan antaragama di Indonesia.

Nasaruddin Umar menempuh studi pascasarjana di IAIN/UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta, dan berhasil meraih gelar Magister pada tahun 1992 serta gelar doktoral (PhD) pada tahun 1998. Selama masa studi doktoralnya, beliau memiliki pengalaman sebagai mahasiswa di Program PhD di Universitas McGill, Montreal, Kanada, antara tahun 1993 dan 1994, serta di Program PhD di Universitas Leiden, Belanda, antara tahun 1994 dan 1995.

Setelah meraih gelar doktoral, Nasaruddin Umar memiliki pengalaman sebagai sarjana tamu di beberapa universitas terkemuka. Beliau menjadi sarjana tamu di Sophia University, Tokyo pada tahun 2001, sarjana tamu di SOAS University of London antara tahun 2001 dan 2002, serta sarjana tamu di Georgetown University, Washington DC antara tahun 2003 dan 2004. Pengalaman beliau di universitas-universitas tersebut memberikan kesempatan untuk berinteraksi dan berkontribusi dalam diskusi ilmiah yang lebih luas.

tvonenews

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai seorang penulis, Nasaruddin Umar telah menerbitkan 12 buku yang mencakup berbagai topik. Salah satu karyanya yang terkenal adalah "Argumen Kesetaraan Jender Perspektif Al-Quran" yang diterbitkan oleh Paramadina pada tahun 1999. Buku ini berisi hasil penelitian yang mendalam tentang isu bias gender dalam Al-Quran. Karya tersebut memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang perspektif Al-Quran terkait kesetaraan gender.

Dengan keahlian akademiknya dan karya-karyanya yang beragam, Nasaruddin Umar telah memberikan kontribusi signifikan dalam bidang studi keagamaan, terutama dalam kajian Al-Quran dan isu-isu gender. (ade)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Prabowo Kumpulkan Menteri Bahas Energi, Bahlil Ungkap Rencana Dorong Biodiesel B50

Prabowo Kumpulkan Menteri Bahas Energi, Bahlil Ungkap Rencana Dorong Biodiesel B50

Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan sejumlah menteri membahas kebijakan energi. Bahlil menyebut pemerintah akan mendorong pemanfaatan Biodiesel B50.
Siapa Zhong Hui? Andalan Baru Red Sparks yang Bakal Jadi Rival Megawati Hangestri di V-League

Siapa Zhong Hui? Andalan Baru Red Sparks yang Bakal Jadi Rival Megawati Hangestri di V-League

Berikut profil Zhong Hui, bintang Timnas China yang jadi andalan baru Red Sparks usai Megawati Hangestri resmi melanjutkan kariernya bersama Hyundai Hillstate.
Dana Rp175 Juta Disalurkan untuk Pemulihan Gempa NTT

Dana Rp175 Juta Disalurkan untuk Pemulihan Gempa NTT

Berkeley Club of Indonesia (BCI) menghadirkan kolaborasi olahraga dan aksi sosial untuk mendukung proses pemulihan masyarakat di Nusa Tenggara Timur
Pemprov Jabar Selenggarakan Bursa Kerja Secara Live, Bisa Dipantau di Tiktok KDM

Pemprov Jabar Selenggarakan Bursa Kerja Secara Live, Bisa Dipantau di Tiktok KDM

Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) menghadirkan inovasi dalam memperluas akses informasi ketenagakerjaan dengan menggelar program bursa kerja daring melalui siaran langsung (live streaming). 
Pelindo Luncurkan Layanan Onshore Power Supply di Tanjung Priok: Dorong Transformasi Green Port

Pelindo Luncurkan Layanan Onshore Power Supply di Tanjung Priok: Dorong Transformasi Green Port

PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo resmi meluncurkan fasilitas Onshore Power Supply (OPS) di Dermaga Serbaguna Nusantara, Terminal PNP Dermaga 004, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, pada Rabu (16/9). 
Prabowo Bongkar Kebocoran Ekspor 34 Tahun: Rp15 Triliun Disebut Raib akibat Underinvoicing

Prabowo Bongkar Kebocoran Ekspor 34 Tahun: Rp15 Triliun Disebut Raib akibat Underinvoicing

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa praktik underinvoicing telah terjadi selama 34 tahun dan menyebabkan potensi hilangnya kekayaan negara hingga Rp15 triliun.

Trending

Menguak Tabir Penyebab Utama Purbaya Dicopot sebagai Menkeu: Ini adalah Momentum

Menguak Tabir Penyebab Utama Purbaya Dicopot sebagai Menkeu: Ini adalah Momentum

Purbaya Yudhi Sadewa, kini menjadi sorotan publik, usai dirinya dicopot Presiden Prabowo sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) Republik Indonesia. Tidak sedikit
Istri Purbaya Buka Suara Usai Suaminya Dicopot Prabowo, Singgung Orang Jahat

Istri Purbaya Buka Suara Usai Suaminya Dicopot Prabowo, Singgung Orang Jahat

Istri Purbaya Yudhi Sadewa, Ida Yulidina merespons pencopotan suaminya dari jabatan Menteri Keuangan (Menkeu) oleh Presiden Prabowo Subianto. Ia bilang kalau...
Viral "Pak Guru" di Tolitoli Pakai Makeup saat Mengajar, Kini Diberhentikan

Viral "Pak Guru" di Tolitoli Pakai Makeup saat Mengajar, Kini Diberhentikan

Viral di media sosial sejumlah video yang memperlihatkan seorang “Pak Guru” memakai makeup ala perempuan saat mengajar. Kini berujung diberhentikan.
Begini Kronologi Pak Guru Yasin yang Viral di Medsos, Kini Dikabarkan telah Dipecat dari Sekolah

Begini Kronologi Pak Guru Yasin yang Viral di Medsos, Kini Dikabarkan telah Dipecat dari Sekolah

Aksi pak guru SD di Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah tengah viral di media sosial. Sebab diduga menggunakan make up dan lipstik saat mengajar.
Berkelakar Usai Dipecat Jadi Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Ikan Mujair, Ikan Nila di Kolam

Berkelakar Usai Dipecat Jadi Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Ikan Mujair, Ikan Nila di Kolam

Mantan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa berkelakar usai dirinya dipecat dari jabatannya. Dia akan memancing di kolam sambil memikirkan kenapa dirinya dipecat. 
Terpopuler: Kata Anak Purbaya Yudhi Sadewa Usai Ayahnya Dicopot hingga Peringatan Media Korea untuk Megawati

Terpopuler: Kata Anak Purbaya Yudhi Sadewa Usai Ayahnya Dicopot hingga Peringatan Media Korea untuk Megawati

Tiga berita jadi sorotan pembaca tvOnenews.com Selasa (15/9), mulai dari respons putra Purbaya Yudhi Sadewa usai sang ayah dicopot hingga Megawati Hangestri.
Menegangkan! KKB Mengancam Sopir Travel dengan Senjata, Paksa Mengatakan 'Papua Bisa Merdeka'

Menegangkan! KKB Mengancam Sopir Travel dengan Senjata, Paksa Mengatakan 'Papua Bisa Merdeka'

Beredar video di media sosial, viral soal Sopir travel ditembak KKB. diketahui sementara, terjadi di jalan trans Wamena-Nduga dan terjadi pada Selasa (16/9).
Selengkapnya

Viral