News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bandara YIA Masih Terapkan Tes PCR, Menunggu Surat Edaran Terbaru Penghapusan PCR

Pemerintah menghapus kewajiban syarat tes PCR untuk pelaku perjalanan transportasi udara. Rapid test antigen kini kembali berlaku sebagai syarat perjalanan
Selasa, 2 November 2021 - 16:27 WIB
Penumpang di Bandara YIA dicek kelengkapan surat perjalanannya, Selasa (2/11/2021)
Sumber :
  • Tim tvOne - Ari Wibowo

Kulon Progo, DIY -Pemerintah resmi mengumumkan penghapusan kewajiban syarat tes PCR untuk pelaku perjalanan penerbangan atau transportasi udara. Dengan demikian, hasil rapid test antigen kembali berlaku sebagai syarat perjalanan.

Pihak Bandara Yogyakarta Internasional Airport (YIA) menyambut baik adanya kebijakan tidak lagi mewajibkan tes PCR untuk perjalanan udara di Jawa-Bali maupun ke luar Jawa-Bali, melainkan hanya menggunakan tes antigen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelaksana tugas sementara general manager (PTS GM) Bandara YIA, Agus Pandu Purnama mengatakan, hingga saat ini masih menunggu surat edaran dari satgas penanganan covid-19 maupun dari Kementrian Perhubungan.

"Kami menyambut baik penghapusan test PCR untuk penumpang pesawat, harapannya dengan ada penghapusan ini penerbangan di Bandara YIA masih menunggu surat edaran dari satgas covid -19 maupun dari Kementrian Perhubungan, sebagai acuan syarat perjalanan udara, ujar Pandu. 

Hingga saat ini pihak Bandara YIA masih mewajibkan penumpang Bandara YIA menggunkan wajib test PCR. 

Sementara itu, penumpang pesawat di bandara YIA menyambut baik adanya kebijakan tidak mewajibkan test PCR untuk perjalanan udara di Pulau Jawa dan Bali mamupun keluar Jawa dan Bali, melainkan hanya menggunakan test antigen dan vaksin. 

Novia Budiarti (25) salah satu penumpang pesawat di Bandara YIA mengatakan merasa senang dengan adanya penghapusan wajib PCR bagi pengguna jasa penerbangan, karena test PCR terlalu membebani biaya perjalanan lewat jalur udara, apalagi sudah melakukan vaksin, dengan menggunakan test antigen dirasa sudah cukup.

" Saya senang dengan adanya kebijakan ini, dirasa sudah cukup menunjukan surat vaksin dan hasil negatif test amtigen sudah cukup, apalagi harga PCR yang masih mahal sangat membebankan bagi pengguna jasa penerbangan, Ujar Novia

Selain itu regulasi yang terlalu sering berubah dan disampaikan oleh banyak lembaga atau kementrian, menurut saya membuat bigung masyarakat dan para pelaku perjalanan udara " Sambung Novia. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal senada juga diungkapkan Pinkan (21) penumpang pesawat tujuan Jakarta, merasa senang dengan adanya penghapusan wajib PCR ini, lantaran test PCR terlalu membebani biaya perjalan meski harga sudah turun

"Dengan ada kebijakan ini saya merasa senang, dengan protokol kesehatan yang ketat di bandara, saya rasa penggunaan test negative melalui antigen sudah cukup, apalagi sudah melakukan vaksin. Meski harga Test PCR sudah turun masih terlalu membebani bagi pengguna jasa penerbangan " ujar Pinkan. (Ari Wibowo/Buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi ibu muda asal Cimahi nyaris saja kehilangan bayi yang baru dilahirkannya gara-gara keteledoran petugas Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung.
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Dedi Mulyadi Didatangi Tim Peneliti, Sebut Sunda Bukan Sekadar Suku Tapi Sumber Pengetahuan

Dedi Mulyadi Didatangi Tim Peneliti, Sebut Sunda Bukan Sekadar Suku Tapi Sumber Pengetahuan

Dedi Mulyadi didatangi tim peneliti bahas Sunda bukan sekadar suku, tapi sumber pengetahuan, ideologi, dan kearifan lokal untuk generasi mendatang.
Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April yang akan menyajikan dua laga dari sektor putri dan putra pada hari kedua seri Solo.
Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung yang merayakan hari jadinya ke-58.
Dedi Mulyadi Diminta Evaluasi RSHS Bandung Usai Viral Seorang Ibu Nyaris Kehilangan Bayi Gara-gara Keteledoran Perawat

Dedi Mulyadi Diminta Evaluasi RSHS Bandung Usai Viral Seorang Ibu Nyaris Kehilangan Bayi Gara-gara Keteledoran Perawat

Dedi Mulyadi diminta evaluasi Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung, buntut kasus ibu nyaris kehilangan bayi akibat keteledoran petugas rumah sakit.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Dedi Mulyadi Diminta Evaluasi RSHS Bandung Usai Viral Seorang Ibu Nyaris Kehilangan Bayi Gara-gara Keteledoran Perawat

Dedi Mulyadi Diminta Evaluasi RSHS Bandung Usai Viral Seorang Ibu Nyaris Kehilangan Bayi Gara-gara Keteledoran Perawat

Dedi Mulyadi diminta evaluasi Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung, buntut kasus ibu nyaris kehilangan bayi akibat keteledoran petugas rumah sakit.
Hujan Es Guyur Kota Malang, BPBD Minta Warga Tak Panik dan Pahami Fenomena Alam

Hujan Es Guyur Kota Malang, BPBD Minta Warga Tak Panik dan Pahami Fenomena Alam

Masyarakat Kota Malang, Jawa Timur, diimbau untuk tetap tenang dalam menghadapi fenomena hujan es yang melanda wilayah tersebut pada Kamis (9/4/2026) siang. 
Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April yang akan menyajikan dua laga dari sektor putri dan putra pada hari kedua seri Solo.
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 11 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 11 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok 11 April 2026 untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Peluang finansial dan strategi tepat.
Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung yang merayakan hari jadinya ke-58.
Selengkapnya

Viral