News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Soal Video Viral Hujan Lokal Di Atas Mobil, BMKG: Belum Bisa Disebut Hujan LoKal Karakteristiknya Tak Terlihat

BMKG menanggapi viralnya video hujan turun yang hanya di atas kap mobil yang tengah terparkir. Menurut BMKG, hal tersebut belum bisa dikategorikan hujan lokal.
Selasa, 2 November 2021 - 16:45 WIB
Hujan hanya Mengguyur Satu Mobil di Sebuah Lahan Parkir Hotel di Jababeka, Cikarang, Bekasi
Sumber :
  • Instagram @uryanriana

Jakarta, Jawa Barat – Badan Meteorologi & Klimatologi dan Geofisika BMKG turut menanggapi viralnya video hujan turun hanya di atas kap mobil yang tengah terparkir. Menurut BMKG, hal tersebut belum bisa dikategorikan hujan local, lantaran karekteristiknya tak terlihat dalam video tersebut.

“Kalaupun terjadi hujan lokal dengan hujan yang disebabkan dengan awan kumulonimbus yang cukup lokal Biasanya karakteristiknya pada satu sisi hujannya ringan hingga sedang dan sisi lain itu lebih lebat yang karakteristik ini tidak terlihat dari fenomena yang terlihat dalam video tersebut.” Jelas Sefri Ayuliana, Forecaster BMKG.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sefri ayuliana menambahkan, ada beberapa hal yang menjadi catatan BMKG perihal video viral tersebut, seperti situasi lokasi yang terlihat hujan telah berhenti, kemudian intensitas hujan yang tak terlihat lantaran video yang cukup singkat, serta tak terlihat pergerakan angin, sebab karakteristik awan komulonimbus mengikuti pergerakan angina.

“Hal yang kedua karena karakteristik kedua yang bisa kita lihat adalah awan kumulonimbus biasanya mengikuti pergerakan angin dan karena mengikuti pergerakan angin sulit terjadi dalam skala lokal yang cukup lama.” Tambahnya.

selain itu, tak terlihat tutupan awan layaknya ciri ciri hujan lokal secara ilmiah, karena hujan yang telah berhenti membuat sulit terbentuknya awan cumulonimbus, sehingga perlu dilihat secara keseluruhan lokasi tersebut tak hanya yang tertangkap di kamera saja.

“Pada video itu terlihat bahwa keadaan itu seperti habis hujan dan keadaan seperti itu susah. Untuk awan kumulonimbus, tumbuh dalam keadaan seperti itu Jadi kita sebenarnya harus Melihat lebih jauh fenomena tersebut Apakah benar itu adalah kejadian hujan atau bukan jadi kita harus melihat ke sekelilingnya bukan hanya pada satu sisi yang ditampilkan pada video itu kemudian juga sulit untuk melihat seberapa lama hujan yang terjadi dikejadian tersebut karena videonya hanya sangat singkat” Tambahnya.

Jadi secara keseluruhan, lanjutnya, video viral tersebut tak bisa disimpulkan bahwa itu hujan local, kerena karakteristik hujan lokal lainnya terjadi dalam radius kilometer, bukan hanya beberapa meter atau luas satu mobil seperti yang terlihat di video. (Dwi Suci/mii)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gara-gara Istrinya, Suami Clara Shinta Ogah Dituduh Selingkuh usai Ketahuan Skandal Video Nakal: Cuma Iseng

Gara-gara Istrinya, Suami Clara Shinta Ogah Dituduh Selingkuh usai Ketahuan Skandal Video Nakal: Cuma Iseng

Suami Clara Shinta, Alexander Assad merasa tidak selingkuh. Ia menepis hal itu hanya perkara dugaan video call (VC) nakal dengan wanita lain ketahuan istri.
Furab Makin Menjadi-jadi, Ayah Fuji Beri Sindiran Menohok: Pandai-pandainya Orang Lain

Furab Makin Menjadi-jadi, Ayah Fuji Beri Sindiran Menohok: Pandai-pandainya Orang Lain

​​​​​​​Furab makin viral di medsos, Fuji dijodohkan dengan Reza Arap. Haji Faisal kesal dan beri sindiran menohok soal ulah netizen yang dianggap kelewatan.
Pilunya Nasib Pedagang Ketoprak di Cengkareng, Tiba-Tiba Jadi Korban Penikaman

Pilunya Nasib Pedagang Ketoprak di Cengkareng, Tiba-Tiba Jadi Korban Penikaman

Seorang pedagang ketoprak yang belum diketahui identitasnya bernasib pilu. Tanpa terduga dia menjadi korban penikaman.
Viral Nenek-Nenek Diduga Curi TV 30 Inci di Jatinegara, Beraksi dengan Tenang

Viral Nenek-Nenek Diduga Curi TV 30 Inci di Jatinegara, Beraksi dengan Tenang

Viral di media sosial terkait sebuah video yang memperlihatkan seorang nenek diduga mencuri satu unit TV 30 inci di salah satu ruko Jatinegara, Jakarta Timur. 
Sempat Heboh Jasad Ditemukan Terkubur Sedalam 3 Meter di Cikeas, Terduga Pelaku Pembunuhan Sudah Diketahui

Sempat Heboh Jasad Ditemukan Terkubur Sedalam 3 Meter di Cikeas, Terduga Pelaku Pembunuhan Sudah Diketahui

Sempat menghebohkan jagat maya, jasad pria ditemukan terkubur sedalam 3 meter di Cikeas, Jawa Barat. 
Dony Tri Pamungkas Akhirnya Jujur, Ungkap Pesan Khusus Calvin Verdonk Sebelum FIFA Series 2026

Dony Tri Pamungkas Akhirnya Jujur, Ungkap Pesan Khusus Calvin Verdonk Sebelum FIFA Series 2026

Dony Tri Pamungkas merasa belum puas di Timnas Indonesia. Dony juga akhirnya jujur soal pesan khusus Calvin Verdonk sebelum FIFA Series 2026 yang mendorongnya

Trending

Kabar Gembira untuk Warga Jawa Barat, Dedi Mulyadi Sebut Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah Sudah di Depan Mata

Kabar Gembira untuk Warga Jawa Barat, Dedi Mulyadi Sebut Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah Sudah di Depan Mata

​​​​​​​Dedi Mulyadi umumkan renovasi puluhan ribu rumah di Jawa Barat. Warga kini bisa daftar langsung, program dimulai April dan dorong ekonomi daerah.
Media Malaysia Tak Habis Pikir, Padahal Timnas Indonesia Gagal Juara tapi Tetap Dipandang Positif

Media Malaysia Tak Habis Pikir, Padahal Timnas Indonesia Gagal Juara tapi Tetap Dipandang Positif

Kegagalan Timnas Indonesia meraih gelar juara FIFA Series 2026 menjadi sorotan media Malaysia. Meski gagal lawan Bulgaria, skuad Garuda tetap dipandang positif.
Resmi! FIFA Umumkan Ranking Terbaru Hari Ini, Timnas Indonesia Turun Lagi, Malaysia Terjun Bebas

Resmi! FIFA Umumkan Ranking Terbaru Hari Ini, Timnas Indonesia Turun Lagi, Malaysia Terjun Bebas

Ranking FIFA Timnas Indonesia turun ke posisi 122 usai dikudeta Togo. Sementara itu, Malaysia terjun bebas 17 peringkat akibat skandal pemain naturalisasi ilegal.
Jadwal Siaran Langsung Final Four Proliga 2026 Seri Surabaya: Megawati Hangestri Reuni Lawan Kawan Lama, Jakarta Pertamina Enduro vs Electric PLN

Jadwal Siaran Langsung Final Four Proliga 2026 Seri Surabaya: Megawati Hangestri Reuni Lawan Kawan Lama, Jakarta Pertamina Enduro vs Electric PLN

Jadwal siaran langsung final four Proliga 2026 seri Surabaya, di mana Megawati Hangestri siap melawan kawan lamanya di pertandingan pembuka antara Jakarta Pertamina Enduro vs Jakarta Electric PLN.
Jakarta Pertamina Enduro Rekrut Pemain Asing Pengganti Yana Shcherban, Siap Duet Bareng Megawati Hangestri di Final Four Proliga 2026

Jakarta Pertamina Enduro Rekrut Pemain Asing Pengganti Yana Shcherban, Siap Duet Bareng Megawati Hangestri di Final Four Proliga 2026

Jakarta Pertamina Enduro dikabarkan telah merekrut pemain asing baru yang berposisi sebagai outside hitter, yang siap duet dengan Megawati Hangestri di babak final four Proliga 2026.
Duel Panas Tim Dedi Mulyadi vs Sekda Jabar di Arcamanik, KDM Turut Beri Instruksi Tegas ke Kadispora Jabar

Duel Panas Tim Dedi Mulyadi vs Sekda Jabar di Arcamanik, KDM Turut Beri Instruksi Tegas ke Kadispora Jabar

Duel panas Tim Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi melawan tim Sekretariat Daerah yang dipimpin langsung Sekretaris Daerah Herman Suryatman di Arcamanik, Bandung.
Tak Habis Pikir Lihat Timnas Indonesia Kalah Lawan Bulgaria, Bung Harpa: Mainnya Enggak Oke

Tak Habis Pikir Lihat Timnas Indonesia Kalah Lawan Bulgaria, Bung Harpa: Mainnya Enggak Oke

Bung Harpa memberikan kritikan terhadap penampilan Timnas Indonesia asuhan John Herdman yang kalah melawan Bulgaria. Menurutnya penampilan timnas tidak bagus.
Selengkapnya

Viral