GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ubah Sistem Pemilu, DPR Kompak Ancam Cabut Kewenangn MK

Sistem Pemilu 2024 secara proporsional tertutup kini jadi polemik, penolakan datang dari sejumlah fraksi di DPR RI. Setidaknya, 8 partai politik kompak menolak
Rabu, 31 Mei 2023 - 14:58 WIB
Anggota Komisi III DPR RI, Habiburokhman
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Penolakan terhadap sistem Pemilu 2024 secara proporsional tertutup, datang dari sejumlah fraksi di DPR RI. Setidaknya, 8 partai politik kompak menolak sistem tersebut.

Menurut anggota Komisi III DPR RI Habiburokhman, jika MK memutuskan mengubah sistem pemilu yang saat ini telah berjalan menjadi sistem proporsional tertutup, maka ia bersama anggota DPR lainya akan mengubah UU Mahkamah Konstitusi (MK).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ya jadi kami tidak akan saling memamerkan kekuasaan, dan cuma kami juga akan mengingatkan bahwa kami ini legislatif, kami juga punya kewenangan. Apabila MK berkeras untuk memutus (sistem tertutup) ini, kami juga akan menggunakan kewenangan kami. Begitu juga dalam konteks budgeting kami juga ada kewenangan," kata Habiburokhman dalam konferensi pers di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 30 Mei 2023.

Habiburokhman menegaskan bahwa pihaknya tidak main-main. Jika MK masih nekat ubah sistem pemilu 2024, lembaga legislatif bisa mencabut kewenangan MK. 

 "Kalau perlu UU MK juga kami ubah, kami cabut kewenangannya, akan kami perbaiki supaya tidak terjadi begini lagi," kata Politikus Gerindra itu.

Sementara Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini mengatakan, bahwa rakyat merupakan tuan atau raja, oleh karenanya kedaulatn rakyat harus dijaga. 

"Kami ingin kuatkan keputusan MK tahun 2008. Kedua, dalam sistem demokrasi, tuan atau raja itu adalah rakyat. Maka kami semua di sini ingin menjaga kedaulatan suara rakyat," kata Jazuli saat konfrensi pers.

Sekretaris Fraksi PKB Fathan Subchi, mengatakan jika PKB berharap MK dapat memutuskan secara objektif terkait  gugatan sistem proporsional terbuka

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Fraksi PKB sepakat dengan teman-teman lain, konsisten ditetapkan harapkan MK untuk putuskan yang objektif dan jernih sistem proporsional terbuka," kata Fathan.

Sikap yang sama juga ditunjukan oleh Ketua Fraksi Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), Sekjen PPP Amir Uskara, Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini, Ketua Fraksi Golkar Kahar Muzakir. Kemudian, Ketua Fraksi PAN Saleh Daulay, Ketua Fraksi PKB Cucun Ahmad Syamsurizal, dan Ketua Fraksi Nasdem Robert Rouw. (ant/mii)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Alasan Inara Rusli Belum Minta Maaf ke Wardatina Mawa: Aku Ingin Bertemu Langsung

Alasan Inara Rusli Belum Minta Maaf ke Wardatina Mawa: Aku Ingin Bertemu Langsung

Alasan Inara Rusli belum minta maaf ke Wardatina Mawa akhirnya terungkap. Inara Rusli ingin menyampaikan permintaan maaf secara langsung lewat tatap muka.
Top Skor Proliga 2026 Putra: Rama Fazza Fauzan Kian Tak Tersentuh di Puncak, Kangkangi Pemain Asing LavAni

Top Skor Proliga 2026 Putra: Rama Fazza Fauzan Kian Tak Tersentuh di Puncak, Kangkangi Pemain Asing LavAni

Top skor Proliga 2026 putra, di mana Rama Fazza Fauzan (Samator) makin tak tersentuh di puncak dan kangkangi pemain asing LavAni yakni Taylor Sander.
Sidang Etik Bripka Masias Siahaya Digelar Hari Ini 23 Februari 2026, Kapolda Maluku: Ancaman Sanksi Pecat

Sidang Etik Bripka Masias Siahaya Digelar Hari Ini 23 Februari 2026, Kapolda Maluku: Ancaman Sanksi Pecat

Kapolda Maluku Irjen Dadang Hartanto buka suara soal Anggota Brimob, Bripka Masias Siahaya, yang akan menjalani sidang kode etik pada Senin (23/2/2026).
Bintang Arsenal Ejek Tottenham Hotspur usai Menang Telak di Derbi London Utara, Rekan Senegaranya Kena Sindir

Bintang Arsenal Ejek Tottenham Hotspur usai Menang Telak di Derbi London Utara, Rekan Senegaranya Kena Sindir

Pemain bintang Arsenal, Gabriel Magalhaes, mengejek Tottenham Hotspur seiiring dengan kemenangan telak 4-1 dalam partai bertajuk Derbi London Utara tersebut. Rekan senegaranya pun kena sindir.
Usai Bilang "Cukup Aku yang WNI, Anak-anakku Jangan", Alumni LPDP Dwi Sasetyaningtyas Sebut Dirinya Mencintai Indonesia

Usai Bilang "Cukup Aku yang WNI, Anak-anakku Jangan", Alumni LPDP Dwi Sasetyaningtyas Sebut Dirinya Mencintai Indonesia

Usai ucapannya “cukup aku yang WNI, anak-anakku jangan” yang viral di media sosial, alumni LPDP Dwi Sasetyaningtyas mengklaim bahwa dirinya mencintai Indonesia. 
Murka Soal Bripda Masias Siahaya Aniaya Pelajar Hingga Tewas, Kapolri: Brimob Harusnya Lindungi Masyarakat

Murka Soal Bripda Masias Siahaya Aniaya Pelajar Hingga Tewas, Kapolri: Brimob Harusnya Lindungi Masyarakat

Dugaan penganiayaan yang menyeret anggota Brimob, Bripda Masias Siahaya hingga menyebabkan seorang pelajar berusia 14 tahun bernama Arianto Tawakal tewas, memantik reaksi keras dari Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Trending

Pantas Saja Berani Kritik MBG, Sosok Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Rupanya Bukanlah Orang Sembarangan

Pantas Saja Berani Kritik MBG, Sosok Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Rupanya Bukanlah Orang Sembarangan

Nama Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto menjadi perbincangan hangat setelah menyurati UNICEF soal program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Wakil Menteri HAM Colek Semboyan Polri dalam Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Harus Dibuktikan

Wakil Menteri HAM Colek Semboyan Polri dalam Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Harus Dibuktikan

Wakil Menteri HAM, Mugiyanto colek semboyan polri dalam kasus anggota Brimob aniaya siswa di Tual, Maluku. Seperti diketahui, siswa tersebut adalah pelajar MTs
Usai Pigai Komentari Terkait Ketua BEM UGM Mengaku Diteror, Kini Habiburokhman Usul Tiyo Ardianto Lapor Polisi

Usai Pigai Komentari Terkait Ketua BEM UGM Mengaku Diteror, Kini Habiburokhman Usul Tiyo Ardianto Lapor Polisi

Usai Menteri HAM, Natalius Pigai komentari terkait Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto mengaku diteror. Kini, Ketua Komisi III DPR Habiburokhman usulkan Ketua BEM UGM
Kronologi  Bripda DP Meninggal Dunia di Asrama Polisi Polda Sulsel Diduga Akibat Penganiayaan, Keluarga: Kami Meminta Keadilan!

Kronologi Bripda DP Meninggal Dunia di Asrama Polisi Polda Sulsel Diduga Akibat Penganiayaan, Keluarga: Kami Meminta Keadilan!

Ayahanda almarhum Bripda DP mengharapkan Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) mengungkap kasus kematiannya serta memproses hukum para pelakunya
Ogah Kecolongan Australia, Timnas Indonesia Segera Amankan Winger A-League Keturunan Medan Ini?

Ogah Kecolongan Australia, Timnas Indonesia Segera Amankan Winger A-League Keturunan Medan Ini?

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta diaspora potensial. Sosok Luke Vickery, winger Australia berdarah Medan disebut selangkah lagi bela Garuda.
FIFA Resmi Larang, John Herdman Gigit Jari usai Pemain yang Sedang Bersinar di Liga Belanda Tak Bisa Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia

FIFA Resmi Larang, John Herdman Gigit Jari usai Pemain yang Sedang Bersinar di Liga Belanda Tak Bisa Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia

John Herdman gigit jari jelang FIFA Series. Pemain keturunan yang bersinar di Liga Belanda gagal dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia usai terbentur aturan.
Surya Paloh Masih Mikir Dukung Prabowo 2 Periode, Muzani Beri Respons Menohok

Surya Paloh Masih Mikir Dukung Prabowo 2 Periode, Muzani Beri Respons Menohok

Ahmad Muzani lontarkan respons menohok terkait Ketum NasDem, Surya Paloh yang masih pikir-pikir untuk memberikan dukungan dua periode untuk Presiden Prabowo
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT