GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Miris! 8 Ponpes di NTB Diduga Lakukan Pencabulan Terhadap Para Santri

Kasus pencabulan di pondok pesantren di wilayah Nusa tenggara Timur (NTB) terus bertambah, hingga kini diduga 8 pondok pesantren yang terlibat pencabulan
Senin, 5 Juni 2023 - 10:32 WIB
Ilustrasi
Sumber :
  • Istimewa

Nusa Tenggara Timur, tvOnenews.com - Kasus pencabulan yang terjadi di sejumlah pondok pesantren (Ponpes) di wilayah Nusa tenggara Timur (NTB) terus bertambah, hingga kini diduga 8 pondok pesantren yang terlibat pencabulan.

Satu dari delapan pondok pesantrens tersebut berlokasi di Kota Mataram, Satu di Kota Sumbawa, tiga di Lombok Timur dan tiga pesantren di Lombok Barat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Koordinator Biro Konsultasi dan Bantuan Hukum (BKBH) Universitas Mataram, Joko Jumadi, mengatakan, salah satu diduga pelaku merupakakan salah satu ustad yang masih memiliki hubungan kekerabatan dengan pemilik pesantren.
 
“Pelakunya seorang ustaz tapi masih menjadi keluarga salah satu pimpinan pondok pesantren,” kata Joko, Minggu, 4 Juni 2023.

Tindakan cepat atas informasi pencabulan di sejumlah pesantren di NTB yang dilakukan Lembaga Perlindungan Anak (LPA) ustad yang diduga pelaku pencabulan telah di pecat dari pondok pesantren tersebut.

“Pondok pesantren ini punya inisiatif terbuka dan mau menggandeng LPA,” ujarnya.

Berbeda dengan ketiga ponpes yang telah ditangani pihak kepolisian, dua pondok pesantren lainya masih mengalami kendala, salah satunya korban mendapat tekanan dari pohak ponpes, sementara satu ponpes lainnya baru satu korban yang melapor. 


“Yang menjadi korban pada 2022-2023 ada satu yang melapor. Satunya tidak mau melapor,” kata Joko yang juga menjadi Ketua LPA Kota Mataram ini. 

Kasus pelecehan di pondok pesantren (ponpes) di wilayah NTB, khusu di wilayah  telah berlangsung cukup lama, sayangnya para korban tidak pernah melapor, padahal pencabulan sudah terjadi cukup lama.

“Kejadian yang lama terjadi kurun waktu 2014-2016 dan rata-rata korbannya sudah dewasa dan ada yang sudah menikah, sehingga tidak mau melapor,” katanya.

Berbeda dengan Ponpes yang berada di wilayah..., Ponpes di Desa Bagik Papan, Kecamatan Pringgabaya, Lombok Timur, telah dilaporkan korban sejak tahun 2022, bahkan kasusnya sudah naik ketahan penyidikan. Namun sayang, kasusnya tak ada perkembangan, diduga adanya intervensi dari sejumlah pihak.

“Saya akui intervensi politik cukup kuat. Itu menjadi problem karena ada yang ingin maju pada 2024,” ujarnya.

Lebih lanjut Joko Jumadi mengatakan jika banyaknya kasus kekerasan seksual di lingkungan pondok pesantren, harus dilakukan penangan yang tepat agar korban tidak menjadi trauma. Penanganan korban harus diutamakan bagaimana korban bisa direhabilitasi. 

“Bagaimana para korban juga harus direhabilitasi, juga harus ada satu kebijakan pencegahan  dan penanganan dari Pemda dan Kemenag. Karena berpotensi akan muncul lagi kasus serupa jika tidak dilakukan pencegahan,” ujarnya.

Sebelum, 29 santriwati di sebuah pondok pesantren di Kecamatan Labangka, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB) diduga menjadi korban kekerasan seksual.  Bahkan ironisnya, terduga pelakunya adalah oknum pimpinan pondok pesantren berinisial HD. 

Dan, terduga pelaku telah diamankan Polres Sumbawa. Dilansir Viva, pelaku nyaris diamuk massa yang marah dengan perlakuan keji pelaku kepada puluhan santri tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Sumbawa, Fatriatul Amanda, saat ini tengah mendamping para korban untuk membuat laporan di Polres Sumbawa. 

Para santriwati mendapat perlakuan tidak wajar oleh pelaku, dan menjurus pada kekerasan seksual. Yakni dengan memegang kepala santri dan mencabuli dengan dalih agar para santri tersebut mendapat berkah. (ant/mii)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sasar Perumahan, Polisi Bongkar Peredaran Obat Ilegal Daftar G

Sasar Perumahan, Polisi Bongkar Peredaran Obat Ilegal Daftar G

Peredaran obat keras ilegal kategori daftar G yang menyasar kompleks perumahan di kawasan Pondok Ungu Permai, Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi dibongkar Unit Reskrim Polsek Babelan, Polres Metro Bekasi
CFD Rasuna Said Ditiadakan Sementara dan Bakal Digelar Kembali pada Juni 2026, Ini Penjelasan Dishub DKI Jakarta

CFD Rasuna Said Ditiadakan Sementara dan Bakal Digelar Kembali pada Juni 2026, Ini Penjelasan Dishub DKI Jakarta

CFD di Jalan HR Rasuna Said pada Minggu (17/5/2026) ditiadakan sementara dan akan kembali digelar pada Juni 2026 mendatang.
Jadwal Final AVC Champions League 2026, Minggu 17 Mei: Ada Perebutan Gelar Juara Bhayangkara Presisi vs Foolad Sirjan Iranian

Jadwal Final AVC Champions League 2026, Minggu 17 Mei: Ada Perebutan Gelar Juara Bhayangkara Presisi vs Foolad Sirjan Iranian

Jadwal final AVC Champions League 2026 hari ini, di mana Jakarta Bhayangkara Presisi siap mencetak sejarah saat perebutan gelar juara.
Apakah Kemenangan Strickland Sah atas Khamzat Chimaev? Ini Penjelasan Eks Wasit Legendaris MMA

Apakah Kemenangan Strickland Sah atas Khamzat Chimaev? Ini Penjelasan Eks Wasit Legendaris MMA

Eks wasit legendaris MMA, John McCarthy, menilai kemenangan Sean Strickland atas Khamzat Chimaev di UFC 328 sudah tepat. Ia menegaskan tidak ada kontroversi.
Nyatakan Sikap, SMAN 1 Sambas Ikuti Keputusan Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI untuk Jadi Wakil Kalbar di Tingkat Nasional

Nyatakan Sikap, SMAN 1 Sambas Ikuti Keputusan Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI untuk Jadi Wakil Kalbar di Tingkat Nasional

SMAN 1 Sambas menyampaikan pernyataan sikapnya usai laga Final Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) resmi diulang.
Ada Event Lari, Rute Transjakarta Ini Baru Beroperasi Pukul 10.00

Ada Event Lari, Rute Transjakarta Ini Baru Beroperasi Pukul 10.00

penyesuaian dilakukan karena sejumlah ruas jalan terdampak kegiatan lari yang diikuti sekitar 12.500 peserta tersebut.

Trending

Media Korea: Megawati Hangestri Opsi Kedua Hillstate Setelah Gagal Pertahankan Outside Hitter Jepang

Media Korea: Megawati Hangestri Opsi Kedua Hillstate Setelah Gagal Pertahankan Outside Hitter Jepang

Pertahankan Outside Hitter Jepang Jahstice Yauchi jadi prioritas utama Hillstate sebelum akhirnya berpaling ke Megawati Hangestri untuk penuhi kuota pemain Asia
Gubernur Malut Sherly Tjoanda Ungkap Perasaannya usai Diterima Suku Pedalaman: Ini Pertama Kali Aku Ketemu

Gubernur Malut Sherly Tjoanda Ungkap Perasaannya usai Diterima Suku Pedalaman: Ini Pertama Kali Aku Ketemu

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos mengaku bahagia kunjungan dan penawaran pembangunan mudah diterima baik oleh masyarakat adat Suku Togutil.
Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik pasca viralnya dewan juri yang menganulir jawaban peserta SMAN 1 Pontianak dan membenarkan jawaban dari SMAN 1 Sambas.
Berkunjung ke Rumah Ashanty, Kebiasaan Gubernur Sherly Tjoanda saat Lihat Makanan Bikin Warganet Gemas

Berkunjung ke Rumah Ashanty, Kebiasaan Gubernur Sherly Tjoanda saat Lihat Makanan Bikin Warganet Gemas

Kebiasaan Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos membuat warganet ngakak saat melihat makanan di rumah penyanyi Ashanty, istri Anang Hermansyah.
Gubernur Malut Sherly Tjoanda Kesal Bukan Main Setelah Ketua OSIS SMA di Ternate Ketahuan Tak Jujur: Angkat Mic dari Dia

Gubernur Malut Sherly Tjoanda Kesal Bukan Main Setelah Ketua OSIS SMA di Ternate Ketahuan Tak Jujur: Angkat Mic dari Dia

Sherly Tjoanda tampak kesal ketika tahu ketua OSIS SMA di Ternate tidak jujur saat ditanya Gubernur Malut mengenai kekurangan fasilitas yang ada di sekolahnya.
Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Seorang pria berisinial DM meregang nyawa usai diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah orang di kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Korban disebutkan dilempar dari lantai dua tempat hiburan dan billiard.
Pengakuan Mengejutkan Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak setelah Dipanggil ke Istana, Ocha dapat Ucapan dan Dukungan ini

Pengakuan Mengejutkan Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak setelah Dipanggil ke Istana, Ocha dapat Ucapan dan Dukungan ini

Siapa sangka murid SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra menjadi viral berujung dipanggil ke Istana Merdeka di Jakarta
Selengkapnya

Viral