GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Erick Thohir Diminta Turun Tangan Soal Ganti Rugi Korban Kebakaran Depo Plumpang, Warga: Ingin Nonton Timnas vs Argentina

Menteri Badan Usaha Milik Negara, Erick Thohir diminta ikut turun tangan selesaikan pertanggungjawaban ganti rugi korban kebakaran depo Pertamina Plumpang.
Rabu, 7 Juni 2023 - 15:59 WIB
Korban kebakaran Depo Pertamina Plumpang bersama dengan Tim Advokasi Pembela Warga Kampung Tanah Merah Plumpang
Sumber :
  • tvOnenews.com - Rika Pangesti

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir diminta ikut turun tangan selesaikan pertanggungjawaban ganti rugi korban kebakaran depo Pertamina Plumpang.

Kini, para korban kebakaran depo Pertamina Plumpang tersebut memiliki tim advokasi pembela korban. Mereka menunjuk Faizal Hafied sebagai ketua Tim Advokasi Pembela Warga Kampung Tanah Merah Plumpang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Faizal mengungkapkan, setelah 3 bulan berselang pasca terjadinya peristiwa ledakan di Depo Pertamina tersebut, korban yang terdampak belum juga mendapatkan kompensasi yang layak.

Lantaran belum mendapatkan ganti rugi atas kehilangan harta benda, Faizal mengatakan, para korban kebakaran tersebut tak dapat menyaksikan FIFA Match Day antara Tim Nasional (Timnas) Indonesia vs Argentina pada Senin (19/6/2023) mendatang.  



"Kami mohon Pak Erick, di sini banyak sekali yang cinta bola. Di sini banyak sekali yang mendukung timnasnya untuk bertarung melawan Argentina, betul?
Tapi mereka tidak punya tv lagi, Pak Erick, untuk menonton. Betul tv-nya terbakar? Rumahnya tidak ada, betul?," kata Faizal saat jumpa pers di lokasi kebakaran, Jalan Tanah Merah Bawah, Plumpang, Jakarta Utara, Rabu (7/6/2023).

"Betuul," jawab para warga.

Sebab itu, para korban yang diwakilkan oleh Tim Advokasi meminta Menteri BUMN yang sekaligus menjabat sebagai Ketua PSSI, Erick Thohir untuk memberikan perhatian khusus kepada korban kebakaran.

"Pak Erick, Argentina jauh di sana bisa hadir dengan segala upaya yang luar biasa. Kami hormat dan respect, mohon kiranya yang terdekat di Ibu Kota ini agar bisa diselesaikan secepat-cepatnya, agar kami bisa bahagia bersama jutaan orang rakyat Indonesia menonton perjuangan timnas melawan Argentina di rumah yang sudah dibangun lagi, setuju?," ucap Faizal.

"Setujuuu," jawab warga

"Dengan tv yang sudah diganti Pak Erick, setuju?," tambah Faizal.

"Setuju," jawab warga lagi.

Dengan segala keluh kesah ini, mereka meminta agar Pemerintah, terkhusus Meneru BUMN Erick segera menyelesaikan permasalahan yang menjadi tanggungjawab untuk ganti rugi korban terdampak.

tvonenews


"Ini harapan warga, mohon kiranya di pusat ibu kota ini menjadi perhatian. Karena yang jauh saja bisa dihadirkan, kami juga cinta bola, warga di sini juga cinta bola," ujar Faizal.

"Tanggal 19 (Juni), bapak. Kami mohon dengan segala hormat, agar kiranya sesegera mungkin mendapat perhatian khusus dari bapak, di mana PT Pertamina Patra Niaga dan PT Pertamina Persero di bawah langsung oleh bapak Menteri BUMN yang kami hormati, Bapak Erick Thohir," tambahnya.

Mereka juga meminta agar Pemerintah segera menyelesaikan semua permasalahan yang terjadi akibat ledakan Depo PT Pertamina Plumpang.

"Jadi mohon kiranya warga sesegera mungkin untuk bisa dibantu merehabilitasi seluruh kerusakan yang ada di rumah-rumahnya, segera dibangun lagi dengan layak, isinya diganti, yang luka-luka juga diberikan yang patut, para ahli waris juga diberikan yang patut,"

"Sehingga kita bisa dengan suasana riang, suasana senang, menonton pertandingan yang akan dilaksanakan," pungkasnya. (rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Nyaris Dua Dekade Perempuan Malaysia Hidup Susah Usai Nikah dengan Pria WNI di Lombok: Cerai, Jadi Tukang Sapu, Anak Tidak Lanjutkan Sekolah hingga Mantan Suami Menikah Lagi

Nyaris Dua Dekade Perempuan Malaysia Hidup Susah Usai Nikah dengan Pria WNI di Lombok: Cerai, Jadi Tukang Sapu, Anak Tidak Lanjutkan Sekolah hingga Mantan Suami Menikah Lagi

Kisah perempuan Malaysia hidup susah selama nyaris dua dekade, tepatnya 18 tahun, usai menikah dengan pria warga Indonesia (WNI) di Lombok menjadi viral.
Jadwal Tes Pramusim MotoGP 2026 Pekan Ini: Percobaan Terakhir Marc Marquez Cs Jelang Seri Pembuka di Thailand

Jadwal Tes Pramusim MotoGP 2026 Pekan Ini: Percobaan Terakhir Marc Marquez Cs Jelang Seri Pembuka di Thailand

Jadwal tes pramusim MotoGP 2026, di mana pekan ini akan menjadi percobaan terakhir Marc Marquez dan kawan-kawan sebelum tampil di seri pembuka kelas premier.
Keamanan Siber dan AI Dinilai Jdi Fondasi Strategis Pertahanan Stabilitas Geopolitik

Keamanan Siber dan AI Dinilai Jdi Fondasi Strategis Pertahanan Stabilitas Geopolitik

Reisinger menyoroti bahwa benua tersebut kini menempatkan keamanan siber sebagai fondasi strategis dalam mempertahankan stabilitas geopolitik.
Profil Ronald Koeman Jr: Kiper Belanda dan Anak Pelatih Tim Nasional yang Kabarnya Diminati Persib Bandung

Profil Ronald Koeman Jr: Kiper Belanda dan Anak Pelatih Tim Nasional yang Kabarnya Diminati Persib Bandung

Ronald Koeman Jr kabarnya masuk dalam radar Persib Bandung. Penjaga gawang asal Belanda itu merupakan anak legenda sepak bola Belanda, Ronald Koeman.
Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Masa depan pemain pinjaman AC Milan, Samuel Chukwueze menjadi bahan pembicaraan jelang bursa transfer musim panas.
Red Sparks Apes Bertubi-tubi Setelah Ditinggal Megawati Hangestri: Ko Hee-jin Terancam Dipecat Usai Catat 23 Kekalahan

Red Sparks Apes Bertubi-tubi Setelah Ditinggal Megawati Hangestri: Ko Hee-jin Terancam Dipecat Usai Catat 23 Kekalahan

Nasib malang menimpa Red Sparks di musim ini. Setelah Megawati Hangestri pergi, kondisi tim semakin kacau. 23 kekalahan hingga Ko Hee-jin terancam dipecat.

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Buntut Kecelakaan Tewaskan Tiga Orang, Jalur Maut  Akses Tanggul Rawagabus Ditutup Permanen

Buntut Kecelakaan Tewaskan Tiga Orang, Jalur Maut Akses Tanggul Rawagabus Ditutup Permanen

Akses jalur alternatif menurun dari Jalan Lingkar Interchange Tanjungpura ke jalan raya Tanggul Rawagabus akhirnya ditutup permanen
Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Masa depan pemain pinjaman AC Milan, Samuel Chukwueze menjadi bahan pembicaraan jelang bursa transfer musim panas.
5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

Ramalan Tahun Kuda Api 2026 menyebut lima shio berpotensi cuan besar. Simak daftar shio paling hoki secara finansial menurut VN Express.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Pimpinan Ponpes di Jepara Diduga Cabuli Santriwati 25 Kali, Kuasa Hukum Korban Beberkan Modusnya

Pimpinan Ponpes di Jepara Diduga Cabuli Santriwati 25 Kali, Kuasa Hukum Korban Beberkan Modusnya

Ironis, pimpinan pondok pesantren (ponpes), Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, diduga cabuli santriwatinya berusia 19 tahun 25 kali. Hal ini diungkap kuasa hukum
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT