News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tawaran Proposal Damai Rusia-Ukraina, Perempuan Indonesia Raya: Prabowo Perjuangkan Perempuan dan Anak Korban Perang

Aktivis Perempuan dan Wakil Ketua Umum Perempuan Indonesia Raya (PIRA), Edriana, menilai bahwa proposal perdamaian Rusia-Ukraina yang ditawarkan oleh Prabowo Subianto di forum internasional bukti bahwa ia sosok yang pemberani dan punya sikap yang jelas, karena perang yang tidak kunjung usai telah memberikan dampak buruk terhadap kemanusian terutama nasib anak-anak dan kaum perempuan. 
Minggu, 11 Juni 2023 - 17:35 WIB
Prabowo Subianto
Sumber :
  • IST

Jakarta, tvOnenews.com - Aktivis Perempuan dan Wakil Ketua Umum Perempuan Indonesia Raya (PIRA), Edriana, menilai bahwa proposal perdamaian Rusia-Ukraina yang ditawarkan oleh Prabowo Subianto di forum internasional bukti bahwa ia sosok yang pemberani dan punya sikap yang jelas, karena perang yang tidak kunjung usai telah memberikan dampak buruk terhadap kemanusian terutama nasib anak-anak dan kaum perempuan. 

Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto mengusulkan rencana perdamaian untuk perang di Ukraina. Salah satunya menyerukan agar kedua pasukan mundur dan membuat zona demiliterisasi dan mengundang keterlibatan PBB untuk terlibat dalam resolusi konflik  di wilayah yang disengketakan. Hal ini disampaikan Prabowo saat berbicara di International Institute for Strategic Studies (IISS) Shangri-La Dialogue ke-20 di Singapura pada Sabtu (3/6/2023).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Edriana berkata perang atas alasan apapun harus diakhiri jika kita ingin hidup damai. Perang tidak sekadar adu gengsi siapa yang harus menang atau kalah. Namun, kemanusian harus diletakkan diatas segalanya. Banyak anak-anak yang menjadi korban dalam setiap perang, mulai dari korban fisik, trauma mental akibat setiap hari harus melihat kekerasan disekitarnya, harus terhenti sekolahnya dan kehilangan waktu bermain dengan keluarga dan temannya. Begitupun juga kita lihat bagaimana perempuan menjadi korban dari kekejaman perang. Hal tersebut yang dijelaskan oleh Prabowo sebagai alasan agar segera mengakhiri perang Rusia dan Ukrania. 

"Sikap berani yang dipilih oleh Prabowo dengan menawarkan proposal damai konflik Rusia-Ukraina bukti bahwa ia  peduli dengan nasib anak-anak dan kaum perempuan yang selalu menjadi korban kemanusiaan  di wilayah perang,” jelas Edriana. 

Edriana juga mengungkapkan bahwa perempuan tidak hanya terdampak secara fisik saja, tetapi juga secara psikologis karena menyaksikan orang-orang terkasihnya yang harus pergi kemedan perang dan tidak ada kepastian apakah akan kembali pulang dalam keadaan hidup, cacat atau mati. Perang dengan alasan apapun, apakah karna agama, etnisitas atau perebutan sumberdaya dan kuasa yang berkepanjangan bahkan menyebabkan perempuan menjadi korban pelampiasan nafsu laki-laki yang sedang berperang. 

Ia juga mengungkapkan bahwa perempuan selalu dipersonifikasikan sebagai simbol dari harga diri sebuah bangsa, maka perempuan menjadi korban perkosaan sebagai penaklukan dari simbol kehormatan dari negara yang sedang berperang. Perkosaan terhadap perempuan dipandang sebagai penaklukan terhadap bangsa yang diperangi atau bangsa yang dijajah. 

Terjadi perkosaan massal terhadap perempuan untuk menunjukkan bahwa negara "lawan" telah gagal dalam melindungi para perempuannya, perkosaan terhadap perempuan, anak perempuan, saudara perempuan, istri bahkan ibu dari para pihak yang berperang dianggap sebagai penaklukan terhadap lawan. 

“Di era perang dunia kedua kita mengenal Jugun Ianfu, perempuan-perempuan dijadikan budak seksual oleh penjajah pada masa penjajahan Jepang di Indonesia. Jugun Ianfu terkenal sebagai perempuan yang menjadi korban sebagai budak seksual tentara Jepang dinegara-negara jajahannya termasuk Indonesia, dimana puluhan ribu perempuan yang dipaksa menjadi Jugus Ianfu di Indonesia," ungkap Edriana. 

Edriana juga menjelaskan kasus yang sama dari negara-negara yang juga pernah mengalami perang, seperti Bosni-Herzegovina dan Serbia. Perang etnis dimana kita mendengar istilah pembersihan etnis dengan jalan memperkosa perempuannya. Sementara Prabowo juga mengambil contoh pengalaman Negara-negara Asia yang banyak sekali menjadi korban penjajahan seperti perang Vietnam-AS, Perang di Kamboja, begitupun perang yang terjadi di Timur Tengah. Bahkan pengalaman Indonesia yang mengalami berkali-kali di jajah. Pengalaman kita (Indonesia) yang berkali-kali menjadi korban dari perang berdarah. 

"Dalam semua perang tersebut Perempuan dan Anak menjadi korban kekejaman dari perang berdarah yang berkepanjangan. Masyarakat sipil yang harus kehilangan kehidupannya karena harus mengungsi jauh dari tanah kehidupannya. Bagaimana perkembangan mental anak keluarga yang harus hidup ditempat pengungsian. Mereka setiap hari harus khawatir dengan nasib anak-anaknya yang selalu berpindah-pindah agar tidak tertangkap musuh, pada sisi lain mereka juga dijadikan budak seksual,” ungkap Edriana. 

Perang jelas tidak menguntungkan bagi masa depan suatu negara kata Edriana. Perang telah menghancurkan peradaban umat manusia. Mereka tidak hanya kehilangan infrastruktur, negara tersebut harus kehilangan generasi terbaik yang meninggal dalam perang atau ketakutan hidup dan anak-anak harus kehilangan harapan mewujudkan cita-citanya yang dulu ingin jadi dokter, ilmuan, pengusaha, dan lainnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mereka akhirnya hanya berpikir bagaimana caranya untuk ikut berperang membantu orang tua mereka atau menyelematkan ibu dan kakak perempuan mereka yang ditahan oleh musuh. Itulah keprihatinan yang dikemukakan oleh Prabowo Subianto, bahkan dalam pidatonya Prabowo  selalu menyampaikan filsafat hidup yaitu seribu kawan terlalu sedikit dan satu musuh  terlalu banyak. 

“Perang itu hanya menguntungkan orang yang memiliki bisnis senjata atau negara yang mempunyai bisnis senjata, tetapi tidak untuk dua negara yang sedang berperang. Negara mereka hancur baik untuk peradaban manusia maupun infrastruktur, lalu mereka harus menunda kemajuan sumber daya manusia bangsanya untuk pulih dari ketakutan dan kembali dengan cita-cita awalnya,” tutup Edriana. (ebs)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jakarta Bhayangkara Presisi jadi Wakil Asia, Berikut Daftar Lengkap Peserta FIVB Men's Club World Championship 2026

Jakarta Bhayangkara Presisi jadi Wakil Asia, Berikut Daftar Lengkap Peserta FIVB Men's Club World Championship 2026

Jakarta Bhayangkara Presisi dipastikan akan mengukir penampilan bersejarah di ajang FIVB Men's Club World Championship 2026.
Sespimmen Polri Dikreg ke-67 Berdayakan UMKM

Sespimmen Polri Dikreg ke-67 Berdayakan UMKM

Sepuluh perwira menengah Polri peserta Pendidikan Reguler (Dikreg) ke-67 Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimmen) Polri turun langsung ke Polresta Sidoarjo dalam rangkaian Studi Lingkungan Management Course (MC) Level III.
Garuda Calling FIFA ASEAN Cup 2026 Belum Diumumkan, John Herdman Terancam Coret Pemain Penting Timnas Indonesia

Garuda Calling FIFA ASEAN Cup 2026 Belum Diumumkan, John Herdman Terancam Coret Pemain Penting Timnas Indonesia

Garuda Calling FIFA ASEAN Cup 2026 belum diumumkan, tetapi John Herdman sudah dihadapkan pada dilema besar setelah satu pemain penting Timnas Indonesia cedera.
Presiden Prabowo Warning Pejabat: Jangan Ada Proyek Anggaran Jumbo tapi Minim Manfaat

Presiden Prabowo Warning Pejabat: Jangan Ada Proyek Anggaran Jumbo tapi Minim Manfaat

Presiden Prabowo Subianto memberikan instruksi tegas kepada seluruh jajaran pemerintahan untuk memastikan penggunaan anggaran negara benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Pidato Prabowo Dinilai Pertegas Arah Kemajuan Bangsa, Ketua Fraksi PAN: Membumi dan Menumbuhkan Optimisme

Pidato Prabowo Dinilai Pertegas Arah Kemajuan Bangsa, Ketua Fraksi PAN: Membumi dan Menumbuhkan Optimisme

Ketua Fraksi PAN DPR RI Putri Zulkifli Hasan mengapresiasi Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo yang disebutnya bukan hanya sekadar laporan capaian pemerintah.
Jadwal Pendaftaran hingga Kuota Farmasi CPNS 2026, Calon Pelamar Catat Tanggalnya!

Jadwal Pendaftaran hingga Kuota Farmasi CPNS 2026, Calon Pelamar Catat Tanggalnya!

Sebelum mengikuti tes, pahami jadwal, kuota, serta persyaratan status pelamar merupakan langkah awal yang sangat krusial. Cek informasi lengkapnya di bawah ini.

Trending

Presiden Prabowo Bocorkan Alasan LKPP Dijadikan Badan Pengadaan Pemerintah

Presiden Prabowo Bocorkan Alasan LKPP Dijadikan Badan Pengadaan Pemerintah

Presiden Prabowo Subianto hendak mengubah Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) ditingkatkan menjadi Badan Pengadaan Pemerintah. Selain itu,
Ruben Amorim Minta 5-6 Pemain Baru ke AC Milan, Gerry Cardinale Dihadapkan PR Besar Jelang Bursa Transfer Ditutup

Ruben Amorim Minta 5-6 Pemain Baru ke AC Milan, Gerry Cardinale Dihadapkan PR Besar Jelang Bursa Transfer Ditutup

Pelatih AC Milan, Ruben Amorim, meminta tambahan lima hingga enam pemain baru. Permintaan itu disampaikan dalam pertemuan dengan Gerry Cardinale di Milanello.
Beda Nasib dengan Maarten Paes, Petinggi Timnas Indonesia Ini Malah Dikecam Fans Belanda Usai Ajax Main Buruk di UEFA Conference League

Beda Nasib dengan Maarten Paes, Petinggi Timnas Indonesia Ini Malah Dikecam Fans Belanda Usai Ajax Main Buruk di UEFA Conference League

Nasib berbeda dialami dua sosok penting Timnas Indonesia, Maarten Paes dan Jordi Cruyff, usai Ajax Amsterdam menghadapi Shelbourne FC di UEFA Conference League.
Ali Masykur Musa: Meneguhkan Komitmen Wathaniyah NU

Ali Masykur Musa: Meneguhkan Komitmen Wathaniyah NU

Jelang memperingati HUT RI ke-81 dan jelang Muktamar NU ke 35, Ali Masykur Musa mengajak keluarga besar NU untuk memperkokoh pondasi bangsa yaitu meneguhkan Amanatul Wathaniyah.
Usai Kontroversi Wasit Timnas Indonesia Vs Singapura, Dugaan Match-Fixing Laos Bikin Integritas Piala AFF 2026 Disorot

Usai Kontroversi Wasit Timnas Indonesia Vs Singapura, Dugaan Match-Fixing Laos Bikin Integritas Piala AFF 2026 Disorot

Dugaan match-fixing yang melibatkan anggota Timnas Laos membuat Piala AFF 2026 disorot. AFF dituntut menjaga integritas kompetisi dan mengevaluasi wasit.
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 15 Agustus 2026: Rezeki dan Peluang Baik Mulai Berdatangan

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 15 Agustus 2026: Rezeki dan Peluang Baik Mulai Berdatangan

Selamat berbahagia untuk 5 zodiak ini yang diprediksi paling hoki pada 15 Agustus 2026: Ada rezeki dan peluang baik mulai berdatangan.
Tijjani Reijnders Bisa Bela Timnas Indonesia Usai Diminta Tinggalkan Belanda oleh Fans De Oranje? Aturan Tegas FIFA Bilang Begini

Tijjani Reijnders Bisa Bela Timnas Indonesia Usai Diminta Tinggalkan Belanda oleh Fans De Oranje? Aturan Tegas FIFA Bilang Begini

Bisakah Tijjani Reijnders bela Timnas Indonesia setelah fans Belanda meminta dirinya tak lagi dipanggil ke De Oranje? Regulasi FIFA punya aturan ketat soal ini.
Selengkapnya

Viral