News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

'Gak Bisa Full Senyum Lagi', Update Kasus Biduan Dangdut yang Simpan Bayi di Koper 2 Hari sebelum Dibuang

Berikut update dari kasus seorang biduan dangdut yang tega menyimpan jasad bayinya di dalam koper selama 2 hari sebelum akhirnya dibuang di Tegalombo Pacitan
Senin, 12 Juni 2023 - 06:30 WIB
Biduan Dangdut yang Simpan Bayi 2 Hari di Koper
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Update kasus biduan dangdut yang simpan jasad bayi dalam koper selama 2 hari sebelum akhirnya dibuang di Tegalombo Pacitan.

Sebelumnya, warga Kecamatan Tegalombo, Pacitan, Jawa Timur digebohkan dengan penemuan jasad bayi terbungkus kain dan plastik yang telah membusuk di semak semak perkebunan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jasad bayi berjenis kelamin perempuan itu sebelum dibuang terlebih dahulu tersimpan di dalam koper. 

Diduga bayi itu meninggal dunia akibat kehabisan oksigen atau karena bayi sengaja dihilangkan. Bayi tersebut dilahirkan oleh seorang biduan dangdut di kamar mandi rumahnya tanpa bantuan orang lain. 

Dari barang bukti dan saksi, polisi akhirnya berhasil menangkap pelaku yaitu Hikmah Satwika Kuncoro putri, seorang biduan dangdut Pacitan berusia 23 tahun. 

Dikutip dari berbagai informasi tersangka juga pernah menjadi pemandu lagu dan bekerja di sebuah kafe di kawasan Yogyakarta. 

Tak hanya itu, dalam akun Instragamnya yang kini telah dihapus memperlihatkan foto-foto yang tergabung dalam Hasoe Angel. 

Dimas Pranata, salah seorang pemilik event organizer di Pacitan menjelaskan Job memyanyi untuk bulan depan Satwika di berbagai wilayah cancel semuanya.

"Sebelumnya memang kami pakai Wika untuk mengisi hiburan dangdut di hajatan dan even lain. Karena kasus itu akhitnya semua yang punya hajat minta dicancel," jelasnya.

Dimas menambahkan saat menjalani pemeriksaan polisi, Satwika juga masih bisa melontarkan senyum senyum ke petugas dan tak merasa berdosa.

"Kemarin saya tengok, eh enggak bisa full senyum lagi," imbuhnya.

Cengar-cengir saat Diperiksa Polisi

Pihak kepolisian berhasil menangkap pelaku yang diketahui bernama Hikmah Satwika Kuncoro Putri (23) itu. 

Saat diperiksa Hikmah bukannya menunjukkan wajah menyesal justru senyum-senyum. 

Sat Reskrim Polres Pacitan berhasil mengungkap pelaku pembuangan bayi di area perkebunan milik Suyatni yang beralamat di Jalan Kebondalem – Petungsinarang. 

Tepatnya di RT 01 RW 01, Desa Kebondalem, Kecamatan Tegalombo, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur pada Kamis (4/5/2023) lalu sekitar pukul 15.30 WIB.  

Pelaku merupakan seorang wanita yang masih berusia muda. Dia diketahui berprofesi sebagai pemandu lagu sebuah kafe di Yogyakarta.

Sebelum beralih profesi dirinya dikenal sebagai artis penyanyi lokal dangdut di Kota Pacitan. 

Kapolres Pacitan AKBP Wildan Alberd mengatakan dari hasil penyelidikan pelaku diketahui adalah Hikmah Satwika Kuncoro Putri (23) kelahiran Wonosobo, 1 Mei 2001.   

Sesuai identitas, pelaku tercatat sebagai warga RT 02 RW 02, Dusun Galit, Desa Banjarjo, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur.

"Pelaku kami tangkap di rumahnya pada Kamis (8/6/2023) dan yang bersangkutan mengakui," katanya. 

Pengungkapan kasus ini bermula dari kecurigaan polisi terhadap beberapa barang bukti berupa satu potong kaos lengan panjang warna hitam bertuliskan Paguyuban Sido Rukun, satu potong kaos lengan panjang warna hitam bertuliskan We Dream It We Prove It, dua potong kerudung warna putih, satu potong kerudung motif kotak-kotak hitam putih, satu buah koper warna merah muda, satu buah gunting dan satu buah kantong plastik warna merah. 

Semua barang bukti yang saat itu digunakan untuk membungkus jasad bayi yang dibuangnya menjadi petunjuk untuk melakukan penyelidikan. 

Bahkan, polisi juga meminta keterangan sejumlah saksi-saksi untuk menguatkan.  

Pengungkapan kasus ini bermula dari pemeriksaan sejumlah saksi dalam kasus tersebut. 

Polisi akhirnya meyakini jika pelaku pembuangan bayi tersebut adalah Satwika.

 "Pelaku mengaku nekat membuang bayi tersebut karena malu atas hasil hubungan gelapnya dengan para pria hidung belang. Polisi juga masih melakukan pengembangan terhadap kemungkinan tersangka yang lain," imbuh Kapolres Pacitan AKBP Wildan Alberd.

Rupanya biduan dangdut itu mengaku malu dan tak ingin kehamilannya diketahui oleh orang lain.  

Hal itu lantaran anak tersebut adalah anak dari hubungan gelap dengan pria hidung belang.  

"Dia biduan ya. Mungkin karena malu anaknya lahir diluar nikah. Sementara ini dikenakan UU Perlindungan Anak,” ujar Andreas, Sabtu (9/6/2023).  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Menurut keterangan tersangka pada saat pemeriksaan, bayi lahir dalam kondisi masih hidup. Disimpan di kamarnya selama kira-kira 2 hari baru dibuang menggunakan sepeda motor yang dikendarai tersangka sendiri hari Rabu malam. Ketemunya Kamis sore oleh warga yang sedang akan merumput," jelasnya.   

"Karena sudah merasa mau melahirkan dia bergegas ke kamar mandi sampai bayinya keluar. Memotong sendiri ari-ari dengan gunting. Kemudian si bayi dimasukan dalam tas koper. Dengan apakah cara dipaksa atau meninggal karena kondisi tertentu bayi yang dilahirkan itu kita masih dalami," sambungnya.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Soal Kematian Sutrimo, Kompolnas Minta Polda Metro Jaya Ungkap Kasus secara Profesional dan Transparan

Soal Kematian Sutrimo, Kompolnas Minta Polda Metro Jaya Ungkap Kasus secara Profesional dan Transparan

Kompolnas angkat bicara soal tewasnya Sutrimo di depan Mordent Aesthetic Clinic, Jalan Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (23/7/2026).
Tak Terima Ditegur Netizen saat Live, Dua Wanita Diduga ASN ini Beri Jawaban Menohok Berujung Viral di Medsos

Tak Terima Ditegur Netizen saat Live, Dua Wanita Diduga ASN ini Beri Jawaban Menohok Berujung Viral di Medsos

Viral video dua orang wanita diduga ASN live saat jam kerja. Keduanya memberikan respons menohok, dan akui nggak masalah jika viral.
Anggota DPR RI Komisi III Mercy Barends: Tegakkan Hukum Secara Adil, Rawat Persaudaraan, Tolak Stigma terhadap Masyarakat Maluku

Anggota DPR RI Komisi III Mercy Barends: Tegakkan Hukum Secara Adil, Rawat Persaudaraan, Tolak Stigma terhadap Masyarakat Maluku

Anggota DPR RI Komisi III, Fraksi PDI Perjuangan Dapil Maluku, Mercy Chriesty Barends menyampaikan duka cita atas bentrokan yang terjadi di kawasan Jalan Tambak, Kelurahan Pegangsaan, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat.
Apel Siaga dan Sosialisasi Karhutla, Minamas Plantation Perkuat Sinergi Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan di Ketapang

Apel Siaga dan Sosialisasi Karhutla, Minamas Plantation Perkuat Sinergi Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan di Ketapang

PT Sandika Natapalma (SNP) dan PT Budidaya Agrolestari (BAL), anak perusahaan Minamas Plantation, menggelar Apel Siaga dan Sosialisasi Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah operasional Marau, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.
Bapas Kelas II Nusakambangan Membuka Angkringan Pinondang

Bapas Kelas II Nusakambangan Membuka Angkringan Pinondang

Tak banyak yang menyangka, hanya sekitar 10 menit berjalan kaki dari Stasiun Cilacap, Jawa Tengah, berdiri sebuah ruang yang menghadirkan wajah berbeda dari dunia pemasyarakatan.
Tinju Dunia: Errol Spence Jr Resmi Pensiun usai Kalah dari Tim Tszyu

Tinju Dunia: Errol Spence Jr Resmi Pensiun usai Kalah dari Tim Tszyu

Mantan juara dunia kelas welter WBC, Errol Spence Jr resmi mengumumkan pensiun dari dunia tinju usai kalah dari Tim Tszyu di duel kelas menengah di Sydney, Australia pada akhir pekan lalu.

Trending

Ramalan Zodiak 30 Juli 2026: Leo Paling Untung, Virgo Evaluasi Pengeluaran

Ramalan Zodiak 30 Juli 2026: Leo Paling Untung, Virgo Evaluasi Pengeluaran

Ramalan zodiak 30 Juli 2026 soal keuangan mengungkap zodiak paling beruntung hari ini, lengkap angka keberuntungan dan zodiak yang perlu evaluasi pengeluaran.
Sayembara Tangkap Begal Dedi Mulyadi Disemprot Menteri HAM: Semoga Cuma Guyonan

Sayembara Tangkap Begal Dedi Mulyadi Disemprot Menteri HAM: Semoga Cuma Guyonan

Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai memberikan tanggapan kritis terkait sayembara berhadiah uang tunai bagi warga yang berhasil menangkap begal, yang diinisiasi Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. 
Jadwal Taipei Open 2026, Rabu 29 Juli: Ubed Lawan Justin Hoh, Leo/Daniel Main

Jadwal Taipei Open 2026, Rabu 29 Juli: Ubed Lawan Justin Hoh, Leo/Daniel Main

Jadwal Taipei Open 2026 hari ini Rabu (29/7/2026), di mana ada sejumlah wakil Indonesia akan unjuk gigi termasuk Moh Zaki Ubaidillah alias Ubed hingga Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin.
Harapkan Ada Evaluasi Menyeluruh, dr. Ngabila Salama Turut Berduka Adanya Dokter Internship Tutup Usia

Harapkan Ada Evaluasi Menyeluruh, dr. Ngabila Salama Turut Berduka Adanya Dokter Internship Tutup Usia

Beberapa waktu ini, media sosial diramaikan dengan kabar kepergian seorang dokter internship bernama dr. Siti Zahra Maghfira.
Terungkap! Chat Lama Sarwendah soal Rumah Dilelang Dibuka Pihak Ruben Onsu, Ternyata Sudah Dibahas Sejak 2025

Terungkap! Chat Lama Sarwendah soal Rumah Dilelang Dibuka Pihak Ruben Onsu, Ternyata Sudah Dibahas Sejak 2025

Perselisihan antara Ruben Onsu dan mantan istrinya, Sarwendah, belum kunjung reda. Kali ini, pihak Ruben menyoroti polemik rumah yang belakangan ramai.
6 Kasus Kematian Dokter Peserta Internsip Sepanjang 2026, Ini Lokasi Tugas dan Penyebabnya

6 Kasus Kematian Dokter Peserta Internsip Sepanjang 2026, Ini Lokasi Tugas dan Penyebabnya

Kasus Kematian Dokter Peserta Internsip sepanjang 2026 menjadi sorotan. Berikut daftar lokasi tugas, kronologi, dan penyebab meninggal enam dokter peserta PIDI.
SAP University Alliances Beri Tiga Penghargaan ke Perguruan Tinggi Ini

SAP University Alliances Beri Tiga Penghargaan ke Perguruan Tinggi Ini

Pesatnya transformasi digital global, kolaborasi antara institusi pendidikan dan industri menjadi fondasi utama dalam melahirkan talenta yang kompeten dan berdaya saing.
Selengkapnya

Viral