News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

6 Anggota Polri Mengikuti FBI Asia 23RD Pacific Conference di Kuala Lumpur, Malaysia Tahun 2023

Salah satu Lembaga Penegak Hukum yang bisa dikatakan terbesar di dunia, FBI (Federal Bureau of Investigation) mempunyai jejaring internasional bersama dengan lembaga penegak hukum negara lainnya.
Kamis, 29 Juni 2023 - 13:45 WIB
6 Anggota Polri Mengikuti FBI Asia 23RD Pacific Conference di Kuala Lumpur, Malaysia Tahun 2023
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Salah satu lembaga penegak hukum yang bisa dikatakan terbesar di dunia, FBI (Federal Bureau of Investigation) mempunyai jejaring internasional bersama dengan lembaga penegak hukum negara lainnya. FBI juga mempunyai sebuah National Academy yang setiap tahunnya mengundang penegak hukum dari berbagai belahan dunia untuk mengikuti pendidikan selama 3 bulan yang terpusat di FBI Academy di Quantico, Virginia, Amerika Serikat

Pendidikan selama 3 bulan tersebut terdiri dari pelajaran akademis di kelas dan juga pelajaran praktik di lapangan. Tujuannya adalah untuk memperkuat jejaring penegak hukum di seluruh dunia untuk memerangi kejahatan yang dalam perkembangannya semakin pesat dan seolah-olah sudah tidak mempunyai batas lagi dimana pelaku dalam merencakan dan melakukan kejahatannya kini telah bersifat lintas negara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk memastikan tujuan tersebut dapat terlaksana, FBI setiap tahunnya mengadakan konferensi dengan mengundang alumni-alumni dari FBI National Academy yang merupakan penegak hukum dari berbagai belahan dunia untuk berkumpul bersama dan melakukan diskusi terkait dengan perkembangan-perkembangan kejahatan di beberapa negara, yang dianggap cukup menarik serta berbagi pengalaman dengan tujuan untuk berbagi solusi dalam penanganannya.

Menariknya, seperti sebuah adagium yang berbunyi, “Old Soldier Never Dies”, FBI Conference ini juga turut mengundang pensiunan (retired) penegak hukum dari negara-negara lainnya. Semuanya bergabung dalam sebuah konferensi yang dikemas dengan apik dan menarik.

6 Anggota Polri Mengikuti FBI Asia 23RD Pacific Conference di Kuala Lumpur, Malaysia Tahun 2023.

Tahun ini (2023), Malaysia menjadi tuan rumah dari FBI Asia Pacific Conference, dengan Datuk TS. Ahmad Ramdzan Bin Daud, sebagai Presiden FBI Asia Chapter 2023. Konferensi ini diadakan pada tanggal 26 Juni sampai dengan 30 Juni di area Sunway Resort, Kuala Lumpur. Sebagai informasi, Indonesia pernah menjadi tuan rumah untuk FBI Conference ini pada tahun 2008 silam yang saat itu berlokasi di Bali dengan Komjen Pol. Drs. Nanan Sukarna sebagai salah satu Alumni dari FBI National Academy, yang ditunjuk sebagai Ketua Panitia saat itu. 

Direncanakan Vietnam akan menjadi tuan rumah untuk FBI Asia PAcific Conference pada tahun 2024 yang akan datang, kemudian diikuti oleh Korea Selatan dan kemudian Indonesia kembali untuk tuan rumah masing-masing tahun 2025 dan 2026 yang akan datang.

Pada konferensi tahun ini di Malaysia, berdasarkan undangan dari Markas Besar FBI di Washington, Mabes Polri mengirimkan 6 orang delegasinya yakni, Brigjen Pol. Mardiaz Kusin Dwiharnanto, S.I.K, M.Hum, Kombes Pol. Dasuki Herlambang, S.I.K, M.H , Kombes Pol. Ratno Kuncoro, S.I.K, M.Si , AKBP Dhany Aryanda, S.I.K , Kompol Rovan Richard Mahenu, S.I.K, M.Si serta Kompol Malvino Edward Yusticia, S.H, S.I.K, M.H, M.S.S.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejumlah isu strategis menjadi topik pembahasan yang dipresentasikan dalam FBI Asia-Pacific Conference Malaysia tahun 2023 ini, seperti mengenai "Information Operations and Irregular Threats", " Serured, Securely",  "Cyber Threat Landscape & Recent Trends", "Sri Lanka Easter Day Bombing", "The Role of (Quasi) Non-State Actor in Malign State Influence",           "International Collaboration on Combating Shu Zu Pan", "The Fugitive: Cooperation Between FBI and Indonesian National Police (Polri)", "Insider Threat" hingga "International Cooperation in Criminal Investigation".

Dengan diadakannya kegiatan FBI Asia-Pacific Conference ini diharapkan kedepannya tercipta hubungan dan jaringan penegakan hukum yang kian sinergis antara para penegak hukum di berbagai belahan negara, sehingga dapat mengoptimalkan Law Enforcement atau Penegakan hukum terhadap kejahatan-kejahatan lintas batas negara yang saat ini semakin marak dan pergerakannya kian terorganisir.(chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Timnas Karate Indonesia Kirim 6 Atlet untuk Asian Games 2026

Timnas Karate Indonesia Kirim 6 Atlet untuk Asian Games 2026

Timnas Karate Indonesia akan mengirimkan sebanyak enam atlet untuk membela skua Merah Putih di Asian Games 2026, yang berlangsung di Jepang pada 19 September hingga 4 Oktober mendatang.
No Sensor! Ini Tampang Gadis Baju Putih yang Inisiatif Tukar Sebotol Miras dengan Hafalan Ad-Dhuha

No Sensor! Ini Tampang Gadis Baju Putih yang Inisiatif Tukar Sebotol Miras dengan Hafalan Ad-Dhuha

Inilah tampang jelas dari gadis baju putih yang diduga sebagai inisiator dalam menawarkan sebotol miras gratis dengan hafalan surat Ad-Dhuha di booth Newport.
Bursa Transfer Juventus: Jhon Lucumi dan Zion Suzuki Bisa Gabung Bianconeri Pekan Ini?

Bursa Transfer Juventus: Jhon Lucumi dan Zion Suzuki Bisa Gabung Bianconeri Pekan Ini?

Juventus tengah berupaya untuk menyelesaikan dua transfer lagi di bursa transfer musim panas. Perkuatan di lini pertahanan menjadi fokus, dengan Jhon Lucumi dan Zion Suzuki merupakan incaran utamanya.
Satwa Langka Burung Hantu Dibakar Hidup-hidup Viral di Media Sosial, Publik Figur Angkat Bicara

Satwa Langka Burung Hantu Dibakar Hidup-hidup Viral di Media Sosial, Publik Figur Angkat Bicara

Sebuah video viral di media sosial Threads ketika sekelompok orang dengan kejinya membakar hidup-hidup seekor burung hantu setelah disiksa terlebih dahulu.
Untuk Medis Forensik, Rabu Ini Polisi akan Gali Makam Sutrimo untuk Tahu Penyebab Kematian

Untuk Medis Forensik, Rabu Ini Polisi akan Gali Makam Sutrimo untuk Tahu Penyebab Kematian

Pembongkaran makam sebagai bagian dari prosedur penyidikan medis forensik
Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Berikut cara nonton live streaming pertarungan Dana White's Contender Series, salah satunya ada pertarungan antara Bilal Hasan melawan Mridul Saikia.

Trending

Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Berikut cara nonton live streaming pertarungan Dana White's Contender Series, salah satunya ada pertarungan antara Bilal Hasan melawan Mridul Saikia.
Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link live streaming Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Bilal Hasan akan menantang Mridul Saikia untuk memperebutkan tiket ke UFC.
Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan akan menantang atlet asal India untuk membuka jalan menuju panggung UFC.
Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka-bukaan soal berbagai konflik agraria. Menurutnya, sengketa yang melibatkan klaim aset BUMN hingga TNI-Polri dinilai paling kompleks.
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
Cuma Numpang Lewat, Persib Keluar dari Daftar FIFA Ban Registration Setelah Satu Hari Nangkring

Cuma Numpang Lewat, Persib Keluar dari Daftar FIFA Ban Registration Setelah Satu Hari Nangkring

Nama Persib sudah tak bertengger di daftar hitam FIFA pada Selasa (11/8/2026) malam setelah sempat masuk satu hari sebelumnya. 
Selengkapnya

Viral