News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tuntut Upah Naik, Ribuan Buruh Kepung Kantor Walikota Bekasi

Ribuan buruh dari berbagai federasi serikat pekerja, mengepung kantor walikota Bekasi. Aksi mereka menuntut kenaikan Upah Minimum Sektoral Kota sebesar 15 persen
  • Reporter :
  • Editor :
Rabu, 10 November 2021 - 14:36 WIB
Aksi Buruh di depan kantor Walikota Bekasi
Sumber :
  • Tim tvOne/Maksuddin Kurniawan

Bekasi, Jawa Barat – Ribuan buruh dari berbagai federasi serikat pekerja, Rabu (10/11/2021) siang mengepung kantor walikota Bekasi di jalan Ahmad Yani, guna menyampaikan aspirasi serta tuntutan ke Walikota Bekasi, Rahmat Effendi. 

Dalam orasi nya, para buruh ini menuntut kenaikan Upah Minimum Sektoral Kota ( UMSK) sebesar 15 persen. Dijelaskan ketua DPC Serikat Pekerja Seluruh Indonesia ( SPSI) Kota Bekasi, Wanardi Rakasiwi, aksi untuk meminta walikota Bekasi, Rahmat Effendi, segera menerbitkan Surat Keputusan terkait kenaikan upah sektoral. Bahkan, dirinya menyebut pemkot bekasi belum menerbitkan surat keputusan UMSK tahun 2021.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

" Hingga akhir tahun 2021 ini pemkot bekasi belum menerbitkan SK terkait upah minimum sektoral, " Jelas Wanardi. 

Lebih jauh Wanardi menjelaskan, bahwa upah minimum sektoral merupakan upah minimum bagi perusahaan unggulan seperti perusahaan otomotif. Dirinya menghawatirkan apabila pemerintah kota bekasi tidak segera menerbitkan SK terkait upah minimum sektoral, maka akan terjadi upah murah. 

" Kami hawatir jika ini tidak segera ditetapkan pemerintah, maka akan terjadi para buruh diupah dengan upah murah. " Ungkap Wanardi. 

Sementara, kepala dinas Tenaga kerja Kota Bekasi, Ika Indriani, menjelaskan bahwa saat ini meminta waktu untuk melakukan kordinasi dengan asosiasi pengusaha Indonesia (APINDO) dalam menentukan UMSK. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

" Kami sudah mendengar apa yang menjadi tuntutan teman buruh, tapi kami butuh waktu untuk melakukan kordinasi dengan Apindo." Jelas Ika di depan para buruh saat aksi. 

Aksi buruh ini tampak berjalan tertib, meski menimbulkan dampak kemacetan di depan gerbang kantor walikota di jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan, Kota Bekasi. (Makhsanuddin kurniawan/mii)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Buntut Kasus Pria Sekap Pacar 3 Tahun, Buat DPR Geram: Harus Dijerat dengan Pasal Berlapis!

Buntut Kasus Pria Sekap Pacar 3 Tahun, Buat DPR Geram: Harus Dijerat dengan Pasal Berlapis!

Buntut kasus pria berinisail TH sekap pacar berinisial YTR (29) di Kabupaten Bandung, Jabar. Ternyata membuat anggota Komisi III DPR RI Abdullah geram hingga
Detik-detik Polres Metro Bekasi Sita 1.825 Butir Obat Keras Ilegal di Tarumajaya

Detik-detik Polres Metro Bekasi Sita 1.825 Butir Obat Keras Ilegal di Tarumajaya

Beredar kabar terkait detik-detik Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Bekasi menyita 1.825 butir obat keras daftar G dalam pengungkapan kasus peredaran obat
Diduga Korupsi Dana Hibah Pariwisata Rp68,5 M, Kejari Sleman Tahan Anggota DPRD RA

Diduga Korupsi Dana Hibah Pariwisata Rp68,5 M, Kejari Sleman Tahan Anggota DPRD RA

Kejari Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, menahan seorang anggota DPRD setempat berinisial RA terkait kasus dugaan korupsi penyelewengan dana hibah pariwisata
Saroha Manullang Dilantik Jadi Kakanwil Imigrasi NTT, Hendarsam: Perkuat Pelayanan Perbatasan

Saroha Manullang Dilantik Jadi Kakanwil Imigrasi NTT, Hendarsam: Perkuat Pelayanan Perbatasan

omentum penting dalam perjalanan Direktorat Jenderal Imigrasi kembali terukir melalui pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan serta serah terima jabatan
Prediksi Skor Argentina vs Austria Di Piala Dunia 2026, Lionel Messi Bisa Langsung Lolos 32 Besar dengan 1 Syarat

Prediksi Skor Argentina vs Austria Di Piala Dunia 2026, Lionel Messi Bisa Langsung Lolos 32 Besar dengan 1 Syarat

Laga Argentina vs Austria menjadi yang menentukan nasib Messi dan kawan-kawan untuk langsung lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026. Berikut prediksi skornya.
KPK Pastikan Penyelidikan Korupsi MBG Tak Berhenti Meski Kejagung Sudah Sidik

KPK Pastikan Penyelidikan Korupsi MBG Tak Berhenti Meski Kejagung Sudah Sidik

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan penyelidikan dugaan korupsi Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak akan berhenti. Juru bicara KPK, Budi Prasetyo

Trending

KPK Pastikan Penyelidikan Korupsi MBG Tak Berhenti Meski Kejagung Sudah Sidik

KPK Pastikan Penyelidikan Korupsi MBG Tak Berhenti Meski Kejagung Sudah Sidik

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan penyelidikan dugaan korupsi Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak akan berhenti. Juru bicara KPK, Budi Prasetyo
Parade Busana Adat Denpasar PKB XLVIII 2026 Tampilkan 8 Ragam Busana, Payas Agung Jadi Sorotan

Parade Busana Adat Denpasar PKB XLVIII 2026 Tampilkan 8 Ragam Busana, Payas Agung Jadi Sorotan

Parade busana adat khas Kota Denpasar dalam rangka PKB XLVIII Tahun 2026 tampil apik dan sukses memukau para pengunjung yang memadati Gedung Ksirarnawa, Taman
Saroha Manullang Dilantik Jadi Kakanwil Imigrasi NTT, Hendarsam: Perkuat Pelayanan Perbatasan

Saroha Manullang Dilantik Jadi Kakanwil Imigrasi NTT, Hendarsam: Perkuat Pelayanan Perbatasan

omentum penting dalam perjalanan Direktorat Jenderal Imigrasi kembali terukir melalui pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan serta serah terima jabatan
Detik-detik Polres Metro Bekasi Sita 1.825 Butir Obat Keras Ilegal di Tarumajaya

Detik-detik Polres Metro Bekasi Sita 1.825 Butir Obat Keras Ilegal di Tarumajaya

Beredar kabar terkait detik-detik Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Bekasi menyita 1.825 butir obat keras daftar G dalam pengungkapan kasus peredaran obat
Prediksi Skor Argentina vs Austria Di Piala Dunia 2026, Lionel Messi Bisa Langsung Lolos 32 Besar dengan 1 Syarat

Prediksi Skor Argentina vs Austria Di Piala Dunia 2026, Lionel Messi Bisa Langsung Lolos 32 Besar dengan 1 Syarat

Laga Argentina vs Austria menjadi yang menentukan nasib Messi dan kawan-kawan untuk langsung lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026. Berikut prediksi skornya.
Buntut Kasus Pria Sekap Pacar 3 Tahun, Buat DPR Geram: Harus Dijerat dengan Pasal Berlapis!

Buntut Kasus Pria Sekap Pacar 3 Tahun, Buat DPR Geram: Harus Dijerat dengan Pasal Berlapis!

Buntut kasus pria berinisail TH sekap pacar berinisial YTR (29) di Kabupaten Bandung, Jabar. Ternyata membuat anggota Komisi III DPR RI Abdullah geram hingga
Diduga Korupsi Dana Hibah Pariwisata Rp68,5 M, Kejari Sleman Tahan Anggota DPRD RA

Diduga Korupsi Dana Hibah Pariwisata Rp68,5 M, Kejari Sleman Tahan Anggota DPRD RA

Kejari Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, menahan seorang anggota DPRD setempat berinisial RA terkait kasus dugaan korupsi penyelewengan dana hibah pariwisata
Selengkapnya

Viral