News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Wali Murid Ponpes Al-Zaytun Ini Tak Terima Disebut Korban Penyesatan Ideologi Panji Gumilang: Jangan Sembarangan

Wali murid Ponpes Al-Zaytun Abdul Rasyid tak terima jika dirinya dan wali santri lain disebut sebagai korban penyesatan ideologi Panji Gumilang oleh Pendiri ...
Kamis, 6 Juli 2023 - 17:28 WIB
Wali Murid Ponpes Al-Zaytun Ini Tak Terima Disebut Korban Penyesatan Ideologi Panji Gumilang: Jangan Sembarangan
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

tvOnenews.com - Wali murid Ponpes Al-Zaytun Abdul Rasyid tak terima jika dirinya dan wali santri lain disebut sebagai korban penyesatan ideologi Panji Gumilang oleh Pendiri NII Center Ken Setiawan.

‘’Saya mempertaruhkan reputasi, usia, pemahaman saya mempercayakan kepada institusi Ma’had Al-zaytun (Red: Untuk menyekolahkan anak) itu bukan sesuatu yang gampang,’’ kata Abdul Rasyid dilansir dari tayangan Apa Kabar Indonesia Siang tvOne, Kamis (6/7/2023).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‘’Pada hari ini telah terjadi perlakuan atau persekusi terhadap anak-anak saya di lembaga yang resmi. Jangan banyak bicara tunjukkan dan buktikan (Mereka korban ideologi Panji Gumilang),’’ imbuhnya.

Abdul Rasyid mengaku tidak mengenal santri dalam ataupun santri luar. Dirinya murni menyekolahkan anak ke Ponpes Al-Zaytun lantaran melihat institusi pendidikan tersebut baik.

Sementara itu Pendiri NII Center Ken Setiawan mengajak kepada para wali murid Ponpes Al-Zaytun untuk fokus mengawal proses hukum Panji Gumilang soal penistaan agama.

‘’Yang jelas laporan kami mewakili umat Islam karena Panji Gumilang menistakan agama Islam juga disamping untuk menghentikan langkahnya,’’ kata Ken. 

‘’Jadi daripada kita debat kusir. Kita serahkan kepada hukum nanti biar hukumnya yang berjalan,’’ imbuhnya.

Di sisi lain Kementerian Agama menjamin hak konstitusi para santri Ponpes Al-Zaytun sehingga mereka tetap bisa melanjutkan proses belajar.

Hingga kini Kemenag masih menyusun langkah menyikapi kontroversi yang terjadi di Ponpes Al-Zaytun. 

Sementara itu Bareskrim Polri telah menetapkan kasus penistaan agama Pimpinan Ponpes Al-Zaytun Panji Gumilang naik ke tahap penyidikan. 

Status itu ditetapkan setelah pemeriksaan terhadap Panji Gumilang dan 10 orang saksi selama 8-9 jam. 

‘’Alat bukti yang di ada sama penyidik itu adalah berupa rekaman video kemudian tangkapan layar itu sudah ada di penyidik,’’ ungkap Karopenmas Mabes Polri Brigjen Ahmad Ramadhan dikutip melalui tayangan Apa Kabar Indonesia Pagi tvOne, Kamis (6/7/2023). 

‘’Dan hasil gelar perkara diyakini ada tindak pidana cukup,’’ tambahnya.

Apalagi dalam pemeriksaan, kata Ramadhan, Panji Gumilang mengakui semua bukti-bukti rekaman dan tangkapan layar tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‘’Artinya sudah ada bukti permulaan yang cukup untuk menaikkan status dari penyelidikan ke penyidikan. Tentu prinsip kehati-hatian dan prinsip ketelitian itu tidak boleh diabaikan,’’ jelasnya.

Ketika status kasus Panji Gumilang ini sudah naik tingkat, maka status penyidik bukan lagi meminta keterangan tetapi memeriksa. 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 15 Agustus 2026: Rezeki dan Peluang Baik Mulai Berdatangan

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 15 Agustus 2026: Rezeki dan Peluang Baik Mulai Berdatangan

Selamat berbahagia untuk 5 zodiak ini yang diprediksi paling hoki pada 15 Agustus 2026: Ada rezeki dan peluang baik mulai berdatangan.
Uang Pendaftaran Lomba Agustusan Hukumnya Haram? Begini Penjelasan MUI agar Tidak Salah Paham

Uang Pendaftaran Lomba Agustusan Hukumnya Haram? Begini Penjelasan MUI agar Tidak Salah Paham

Menjelang lomba agustusan 2026, muncul kabar di media sosial soal biaya pendaftaran lomba agustusan hukumnya haram. Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.
Penyuplai Penyelundupan 23,793 Kilogram Emas Diduga Penambang Ilegal, Ini yang Dikatakan  ESDM

Penyuplai Penyelundupan 23,793 Kilogram Emas Diduga Penambang Ilegal, Ini yang Dikatakan ESDM

Penyuplai para sindikat penyelundupan ekspor emas ke luar negeri diduga perusahaan penambangan emas tanpa izin (PETI)
Tengah Malam KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni

Tengah Malam KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni

Rumah pribadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bengkulu, Vinna Ledy Anggraheni jadi lokasi penggeledahan
Pendakwah Indonesia UAH Meminta Kepolisian Memproses Viralnya Video Promosi Alkohol dengan Hafalan Al-Quran

Pendakwah Indonesia UAH Meminta Kepolisian Memproses Viralnya Video Promosi Alkohol dengan Hafalan Al-Quran

Beberapa waktu lalu media sosial dihebohkan, dengan video promosi alkohol dengan hafalan al-quran menyita perhatian publik dan berbagai pihak hingga viral
Atasi Kekeringan, Korsel Kerahkan Damkar dan Militer

Atasi Kekeringan, Korsel Kerahkan Damkar dan Militer

Kekeringan yang terjadi di Provinsi Gyeongsang Selatan, Korea Selatan, semakin parah. Guna mengatasi hal itu, truk tangki air pemadam kebakaran dan kendaraan militer dari seluruh penjuru negeri dikerahkan.

Trending

Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi mengenang masa ketika ia mulai memberikan hadiah untuk dirinya sendiri sebagai hasil dari kerja keras selama bertahun-tahun.
Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Minat masyarakat Indonesia untuk mengikuti ajang lari internasional terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Polda Metro Jaya, BNNP DKI Jakarta, dan BNNK Jakarta Utara juga turut menyita aset milik Gembong Narkoba berinisial MR alias Bos Gendut di Kampung Bahari.
Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto melayangkan laporan terhadap 73 akun media sosial ke Bareskrim Polri, pada Kamis (13/8/2026), terkait pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong atau hoaks.
Progres Signifikan MRT Jakarta Fase 2A: Anggaran Rp25,3 Triliun, Terowongan HI-Kota Terhubung

Progres Signifikan MRT Jakarta Fase 2A: Anggaran Rp25,3 Triliun, Terowongan HI-Kota Terhubung

Proyek pembangunan MRT Jakarta Fase 2A Lin Utara Selatan terus menunjukkan perkembangan positif. 
Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.
John Herdman Full Senyam! Bek Timnas Indonesia Mees Hilgers Akhirnya Diterima Kembali Berlatih di FC Twente

John Herdman Full Senyam! Bek Timnas Indonesia Mees Hilgers Akhirnya Diterima Kembali Berlatih di FC Twente

Bek Timnas Indonesia, Mees Hilgers, resmi kembali menjalani latihan bersama FC Twente usai berbulan-bulan mangkir dari tim
Selengkapnya

Viral