News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Rela Anaknya Terus Belajar di Al Zaytun, Buru-buru Tarik Agar Jauh dari Circle Panji Gumilang, Katanya...

Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun ramai dibicarakan publik, salah satu Wali Santri Ponpes Al Zaytun buka suara mengenai penarikan anak-anaknya dari ponpes
Senin, 10 Juli 2023 - 16:59 WIB
Dugaan Baru dari Ajaran Ponpes Al Zaytun diungkapkan Mantan Wali Santri
Sumber :
  • Kolase tim tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun ramai dibicarakan publik setelah beberapa video viral mengenai ajaran syariat Islam yang dinilai menyimpang.

Kini salah satu Wali Santri Ponpes Al Zaytun buka suara mengenai penarikan anak-anaknya dari ponpes tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mantan Wali santri Ponpes Al Zaytun, Leny Siregar, mengatakan anak-anaknya tak lagi bersekolah di ponpes yang dipimpin Panji Gumilang itu. Hal ini lantaran adanya dugaan pelecehan seksual di dalam Ponpes Al Zaytun.

Leny Siregar mengatakan banyak kejanggalan yang terjadi disana sehingga ia memutuskan untuk menarik anak-anaknya yang bersekolah di Ponpes Al Zaytun.

Tak hanya itu, setidaknya ada sejumlah dugaan yang diungkapkan Mantan wali santri, Leny Siregar, hingga akhirnya ia memutuskan menarik anak-anaknya dari Al Zaytun. 

Salah satunya adalah adanya dugaan pelecehan seksual yang dilakukan pimpinan pesantren kepada pegawainya. 

Dugaan pelecehan tersebut diketahui Lenny Siregar, setelah dirinya bertabayun kepada suami korban dan suami korban.

 “Saya cross check ke almarhum suaminya korban pada saat itu. Kemudian juga sempat dekat juga berteman dengan korban,” ungkap Lenny Siregar, saat menjadi narasumber di program Apa Kabar Indonesia Pagi tvOne.


Mantan Wali Santri Ponpes Al Zaytun, Leny Siregar. (tvOne)

Bukan perkara yang mudah bagi mantan wali santri Ponpes Al Zaytun pimpinan Panji Gumilang (PG) mengungkapkan hal ini, namun karena bukti-bukti yang dimiliki cukup kuat ia pun mengungkapkan dugaan kasus pelecehan seksual di Al zaytun.

“Saya dapati juga bukti-bukti voice note dan saya kenal suara itu suara siapa, kemudian juga satu video percakapan yang memang meyakinkan saya memang itu adalah pimpinan pesantren dan juga korban,” ungkapnya.

Menurut mantan wali santri, Lenny Siregar, usai mengetahui dan memastikan jika bukti yang didengarnya benar, baik langsung dari korban hingga rekaman voice note, ia pun langsung menarik anak-anaknya dari Ponpes Al Zaytun

“Dari situ saya yakin sebelum viral di media massa saya tidak kuat untuk menanggung malu, saya tarik anak-anak saya dari situ,” tutur Leny


Panji Gumilang, Pimpinan Pesantren Al Zaytun. (Ist)

Lebih jauh mantan wali santri, Leny mengungkapkan, mengapa dirinya sangat mengetahui kondisi Al Zaytun, karena sebelum akhirnya keluar, Lenny merupakan anggota Negara Islam Indonesia (NII) dan termasuk bagian orang dalam di NII pimpinan Panji Gumilang.

Tak hanya dugaan kasus pelecehan seksual yang terjadi di ponpes Al Zaytun, sikap arogan pimpinan Al Zaytun, Panji Gumilang, juga menjadi alasan lain akhirnya Lenny Menarik anak-anaknya dari Ponpes tersebut,

“Jadi ya sikap otoriter dari PG ini yang saya sudah tidak berkenan karena menyangkut hak orang tua, seperti soal kesehatan,” uangkap Leny.

Pemaksaan lainnya yang dilakukan Panji Gumilang, soal mengharuskan santri dan pegawai yang berada di dalam Ponpes Al Zaytun memakan gandum untuk menggantikan konsumsi nasi. 


Panji Gumilang, Pimpinan Pesantren Al Zaytun. (Ist)

“Pemaksaan makan pokok roti gandum untuk menggantikan nasi secara 100 persen dan jika ada yang ketahuan makan nasi akan ditegur,” ungkapnya lagi.

Bahkan, lanjutnya, imbas dari pemaksaan konsumsi roti gandum pengganti nasi sempat membuat anaknya kekurangan gizi dan berhentinya menstruasi selama 5 bulan.

Seperti tak pernah ada habisnya, kasus yang menimpa Al zaytun terus bermunculan. Pemerintah terus mendalami kaitan pondok pesantren Al-Zaytun dengan Negara Islam Indonesia (NII). 

Menkopolhukam Mahfud MD membenarkan Al Zaytun memiliki latar belakang Yayasan Negara Islam Indonesia meski saat ini sudah berubah. 

Sementara Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) pun sudah melihat indikasi itu. Namun, harus bisa dibuktikan secara hukum. 

Tak hanya itu, usai PPATK membuka transaksi Al Zaytun dan Panji gumilang yang sudah dianalisis dengan angka yang cukup fantastis, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) pun memblokir rekening pimpinan Al Zaytun Panji Gumilang.

Kepala PPATK Ivan Yustiavandana mengatakan, tujuan pemblokiran rekening pimpinan Al Zaytun Panji Gumilang adalah untuk melakukan analisis data terkait kasus yang menjeratnya.

"Untuk kepentingan analisis yang kami lakukan," kata Ivan, Kamis (6/7/2023). 

Ivan mengatakan pihak PPATK terus berkoordinasi dengan tim penyidik kepolisian untuk menelusuri ratusan rekening Panji Gumilang apakah ada indikasi pencucian uang atau tidak. Panji Gumilang resmi dilaporkan ke Bareskrim Polri oleh Forum Advokat Pembela Pancasila.

Hingga saat ini, PPATK sudah menelusuri ratusan rekening pimpinan Al Zaytun Panji Gumilang. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Masih dalam proses ya. (Nominalnya) besar sekali," ujar Ivan, Rabu (5/7/2023). 

Rangkaian kontroversial zaitun membuat sejumlah pihak mendesak pemerintah agar pondok pesantren pimpinan Panji Gumilang di usut tuntas. (mii/kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ungkap logam mulia 1,3 kilogram dan uang tunai Rp100 juta didapatkan dari penggeledahan di salah satu rumah pegawai pajak yang berada di Malang.
Putin Berkunjung ke Pulau Etorofu, Jepang Protes Keras

Putin Berkunjung ke Pulau Etorofu, Jepang Protes Keras

Kunjungan Presiden Rusia Vladimir Putin ke Pulau Etorofu, Kamis, memicu reaksi keras dari Tokyo. Pasalnya, pulau itu juga diklaim Jepang terkait dengan posisi pulau-pulau tersebut yang berada di lepas pantai Pulau Hokkaido, Jepang.
Akui Kerusuhan Kerap Terjadi di Titik Penting Indonesia, Presiden Prabowo Ingatkan Rakyat Soal Ini

Akui Kerusuhan Kerap Terjadi di Titik Penting Indonesia, Presiden Prabowo Ingatkan Rakyat Soal Ini

Presiden RI, Prabowo Subianto mengingatkan masyarakat agar tidak lengah membaca sejarah tentang berbagai tantangan yang pernah dihadapi Indonesia sejak meraih kemerdekaan.
Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.
Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.
Progres Signifikan MRT Jakarta Fase 2A: Anggaran Rp25,3 Triliun, Terowongan HI-Kota Terhubung

Progres Signifikan MRT Jakarta Fase 2A: Anggaran Rp25,3 Triliun, Terowongan HI-Kota Terhubung

Proyek pembangunan MRT Jakarta Fase 2A Lin Utara Selatan terus menunjukkan perkembangan positif. 

Trending

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Minat masyarakat Indonesia untuk mengikuti ajang lari internasional terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi mengenang masa ketika ia mulai memberikan hadiah untuk dirinya sendiri sebagai hasil dari kerja keras selama bertahun-tahun.
KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa pengelola wimas atlet, Pademangan, Jakarta Barat terkaiit kasus suap importasi di Ditjen Bea dan Cukai.
Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto melayangkan laporan terhadap 73 akun media sosial ke Bareskrim Polri, pada Kamis (13/8/2026), terkait pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong atau hoaks.
Lisa Mariana Ngamuk Namanya Dikaitkan Lagi dengan Ridwan Kamil, Singgung Dugaan Upaya Pembungkaman

Lisa Mariana Ngamuk Namanya Dikaitkan Lagi dengan Ridwan Kamil, Singgung Dugaan Upaya Pembungkaman

Lisa Mariana bereaksi keras karena namanya kembali dikaitkan dengan kasus dugaan korupsi yang sempat menyeret mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.
Walau Patrick Kluivert Didukung Legenda Dampingi Xavi Hernandez, KNVB Buka Peluang Nama Lain Sebagai Asisten Pelatih Timnas Belanda

Walau Patrick Kluivert Didukung Legenda Dampingi Xavi Hernandez, KNVB Buka Peluang Nama Lain Sebagai Asisten Pelatih Timnas Belanda

Kejutan besar datang dari susunan staf kepelatihannya, di mana nama Patrick Kluivert sempat digadang-gadang kuat mendampingi Xavi Hernandez di Timnas Belanda.
Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.
Selengkapnya

Viral