News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Prabowo Senggol Persija: Saya Dengar Belum Punya Lapangan Bola? Main di Tempat Saya, Gratis!

Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto menawarkan klub bola Jakarta Persija untuk berlatih di akademi sepak bola yang tengah ia bangun di Bekasi, Jabar.
Senin, 17 Juli 2023 - 00:29 WIB
Ketum Gerindra, Prabowo Subianto saat berpidato di acara konsolidasi kader Gerindra, Jakarta Timur.
Sumber :
  • tvOnenews.com - Rika Pangesti

Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto menawarkan klub bola Jakarta Persija untuk berlatih di akademi sepak bola yang tengah ia bangun di Bekasi, Jawa Barat.

Bahkan, Prabowo memberikan penawaran gratis bagi klub bola 'Macan Kemayoran' itu tak perlu membayar uang sewa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mulanya, Prabowo bercerita bahwa saat ini dirinya tengah membangun akademi sepak bola di Bekasi. Kemudian ia menyinggung klub bola kebanggaan Jakarta itu belum memiliki lapangan bola.

"Saat ini saya sedang membangun suatu akademi sepak bola, nggak jauh dari sini, di Bekasi. Sebentar lagi mudah-mudahan bulan Oktober kita akan selesai tujuh lapangan saudara-saudara," kata Prabowo saat memberikan sambutan dalam acara Konsolidasi Kader Gerindra Jakarta Timur di GOR Rawamangun, Minggu (16/7/2023).

"Saya dengar Persija belum punya lapangan bola, jadi untuk Persija, saya persilakan kalau mau latihan di akademi nanti bulan Oktober monggo silakan," tambahnya.

Menurut Prabowo, menyediakan lapangan bola bagi para pemuda asli Ibu Kota DKI ini adalah utang dirinya kepada Jakarta. Sebab, ia mengaku lahir dan besar di kota metropolitan ini.

"Karena itu adalah utang saya kepada Jakarta. Saya lahir dan besar di Jakarta. khusus untuk Persija nggak bayar. Tapi harus menjaga kebersihan," kata dia.

Dia mengatakan, saat ini bidang olahraga juga menjadi pertimbangan bagi kemajuan bangsa. Oleh sebab itu, Prabowo ingin bangsa Indonesia ini maju di berbagai bidang.

"Semua negara ingin punya tim sepakbola hebat, karena itu cermin analogi kehidupan. Sekarang bangsa itu dinilai dari olahraganya juga. Kenapa bangsa-bangsa lain mau juara olimpiade, juara asean games, karena disitu dilihat bangsa ini bangsa yang hebat, bangsa merdeka, bangsa pejuang atau bangsa ini bangsa kalahan," terang Menteri Pertahanan itu.

tvonenews

"Kita tidak mau jadi bangsa kalahan, kita tidak mau jadi bangsa yang diremehkan kita harus juara di semua bidang," sambungnya.

Oleh karena itu, ia bertekad membangun sebuah akademi untuk berolahraga. Hal ini guna memajukan generasi bangsa di bidang olahraga.

"Saya persembahkan nanti akademi itu untuk semua tim yang mau mengirim anak mudanya untuk latihan di situ," pungkasnya. (rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

Psikolog forensik, Reza Indragiri berbagi 5 dimensi jika risk assessment diterapkan dalam kasus penyekapan dan penganiayaan dilakukan Taufik Hidayat pada YTR.
Detik-detik Lansia Terseret Ombak di Pantai Anyer, Evakuasi Berlangsung Dramatis!

Detik-detik Lansia Terseret Ombak di Pantai Anyer, Evakuasi Berlangsung Dramatis!

Seorang wisatawan lanjut usia (lansia) asal Kota Serang nyaris menjadi korban kecelakaan laut setelah terseret ombak saat berenang di Pantai Elpukara, kawasan wisata Anyer.
Bakom Ungkap Pesan Utama Pidato-Pidato Presiden Prabowo: Pemerintah dan Masyarakat Harus Jadi Satu Tim yang Solid

Bakom Ungkap Pesan Utama Pidato-Pidato Presiden Prabowo: Pemerintah dan Masyarakat Harus Jadi Satu Tim yang Solid

Sinergi antara penyelenggara negara dan warga negara menjadi sorotan utama dalam arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto. 
PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

Partai Amanat Nasional (PAN) menanggapi soal upaya Presiden ke-7 RI Jokowi yang kembali melakukan safari politik ke sejumlah daerah.
Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Inter Milan terus bergerak membenahi skuad jelang musim 2026/2027. Fokus utama Nerazzurri pada bursa transfer musim panas kali ini adalah memperkuat pertahanan.
Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri perfilman Indonesia mulai memasuki fase baru seiring munculnya teknologi blockchain dan kecerdasan buatan (AI) dalam ekosistem hiburan digital.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral