GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Panji Gumilang Pengikut Mazhab Bung Karno, Maksudnya Apa? Mantan Orang Dalam Ungkap Hal yang Sebenarnya, Ternyata...

Di tengah kasus penistaan agama pimpinan Ponpes Al-Zaytun Panji Gumilang, eks anggota NII KW 9 bongkar mazhab Bung Karno yang menjadi ideologi Panji Gumilang.
Selasa, 25 Juli 2023 - 10:50 WIB
Ken Setiawan (Pendiri NII Crisisi Center) dan Pimpinan Ponpes Al-Zaytun Panji Gumilang.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

tvOnenews.com - Di tengah kasus penistaan agama pimpinan Ponpes Al-Zaytun Panji Gumilang, eks anggota NII KW 9 bongkar mazhab Bung Karno yang menjadi ideologi oleh Panji Gumilang.

Ponpes yang dipimpin oleh Panji Gumilang ini belakangan menuai beragam kritikan, mulai dari ajaran agama Islam yang diduga menyimpang hingga dikaitkan dengan Negara Islam Indonesia atau NII KW 9. 

Diketahui, Ponpes Al-Zaytun Indramayu menjadi viral pertama kali setelah diketahui pada saat ibadah Salat Idul Fitri 1444 H mencampurkan jemaah wanita dan laki-laki dalam satu shaf hingga menjadi perbincangan publik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


Suasana Salat Idul Fitri di Ponpes Al-Zaytun.

Proses hukum Panji Gumilang masih berjalan, seusai menjalani pemeriksaan di Gedung Bareskrim Mabes Polri pada Senin (03/07/2023).  

Pemeriksaan yang dilakukan selama sekitar 8 jam tersebut membahas mengenai dugaan kasus penistaan agama, status Panji Gumilang kini naik ke penyelidikan dari penyidikan. 

Bareskrim Polri belum melakukan gelar perkara soal kasus penistaan agama Panji Gumilang, hingga saat ini polisi masih berfokus terkait pemeriksaan saksi ahli dan barang bukti.

Mantan orang dalam bongkar alasan sebenarnya Panji Gumilang adaptasi mazhab bung karno

Ken Setiawan selaku pendiri NII Center mengungkapkan terkait mazhab soekarno yang menjadi ideologi oleh Panji Gumilang.

Hal ini berawal dari perbincangan di kanal Youtube Herri Pras, menyinggung soal mazhab Soekarno  oleh Panji Gumilang.

"Panji Gumilang adalah itu tidak Soekarnois, tetapi dia tiba-tiba bermazhab Soekarno, nah itu bagaimana?," tanya Herri Pras.


Pendiri Negara Islam Indonesia (NII) NII Crisis Center, Ken Setiawan. (Tim TvOne/ Puji)

Merespons hal itu, Ken Setiawan mengaku bahwa Panji Gumilang melakukan taqiyah (menyembunyikan sesuatu yang sesungguhnya di hadapan publik, termasuk menyembunyikan keimanan).

"Mereka menyembunyikan jati dirinya, supaya aman dan mereka tahu keluarga pak Soekarno masih punya kekuasaan, mereka mau menjilat, nyari aman," ucap Ken Setiawan yang dilansir Youtube Herri Pras.

Menurut Ken Setiawan, ideologi yang diadaptasi oleh Panji Gumilang di Al-Zaytun sangat jelas berbeda, seperti anti pancasila.

"Anti pancasila, anti pemerintah, tapi kok tiba-tiba punya mazhab bung karno, karena tadi di sana juga memang ada pemahaman Isa Bugis dan lembaga kerasulan," tuturnya.

"Bagaimana menyembunyikan jati diri, mereka menafsirkan dengan ra'yu nya dan lembaga kerasulan tadi," ujarnya.

Mantan pengikut NII KW 9 (Negara Islam Indonesia) ini menyebutkan bahwa cara-cara yang nyeleneh dipakai di Al-Zaytun, salah satunya dosa bisa ditebus.

"Tidak boleh pacaran, tidak boleh berzina, kalau gak punya duit, kalau punya duit bisa dilakukan, nanti ada majelis hukumnya, bertakhkim," tuturnya.

"Kena pasal sekian, bayar dosa Rp2 juta dosanya hilang," sambungnya. 

Kemudian ditanyakan soal kasus pencabulan yang menyeret Panji Gumilang, Ken Setiawan membenarkan hal tersebut.

"Fakta cuman memang saktinya Panji Gumilang sampai TKP-nya dirombak, alat-alat buktinya dirombak," terangnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ken juga mengatakan bahwa Panji Gumilang bermasalah dengan Kemenag (Kementerian Agama).

"Sekarang dia bilang mengikuti kurikulum Kemenag, apakah Kemenag mengajarkan salat seperti Al-Zaytun? kan pembohongan publik itu, azannya apa seperti itu model ritual agamanya?," pungkasnya. (ind)

Baca artikel terkini dari tvOnenews.com selengkapnya di Google News,  Klik di sini

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

BMKG: Ancaman Tsunami Berstatus Siaga 0,5-3 Meter di NTT, NTB, Sulsel

BMKG: Ancaman Tsunami Berstatus Siaga 0,5-3 Meter di NTT, NTB, Sulsel

BMKG mengonfirmasi adanya ancaman tsunami berstatus Siaga dengan potensi ketinggian gelombang 0,5 - 3 meter di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Sulawesi Selatan (Sulsel) usai gempa tektonik magnitudo 7,7 yang mengguncang Kabupaten Nagekeo.
Viral Video Gempa di NTT, Orang Berlarian dan Atap Gedung Roboh

Viral Video Gempa di NTT, Orang Berlarian dan Atap Gedung Roboh

Hari ini (15/8) NTT dikabarkan terjadk gempa. Videonya pun viral di media sosial, mencuri perhatian warganet.
Viral! Pria Kepergok Rekam Wanita Berjalan di Stasiun KRL Sudirman, KAI Buka Suara

Viral! Pria Kepergok Rekam Wanita Berjalan di Stasiun KRL Sudirman, KAI Buka Suara

Tampak dalam album di HP milik pelaku, kedua korban direkam saat tengah berjalan. Selanjutnya wanita tersebut menanyakan maksud dan tujuan pelaku memvideokan.
Bupati Sikka Imbau Warga Waspada Pascagempa Magnitudo 7,7

Bupati Sikka Imbau Warga Waspada Pascagempa Magnitudo 7,7

Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago mengimbau masyarakat tetap tenang dan waspada pascagempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).
KPK Sesalkan Adanya Dugaan Intimidasi Terhadap Saksi Kasus Korupsi Bea Cukai

KPK Sesalkan Adanya Dugaan Intimidasi Terhadap Saksi Kasus Korupsi Bea Cukai

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo mengaku bahwa menyesalkan adanya kabar tersebut. Pasalnya, baik saksi maupun tersangka harus terjamin keselamatannya.
BMKG Prakirakan Cuaca di Sebagian Besar Wilayah Indonesia Berawan Pada Hari Sabtu

BMKG Prakirakan Cuaca di Sebagian Besar Wilayah Indonesia Berawan Pada Hari Sabtu

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di sebagian besar wilayah di Indonesia berpotensi berawan pada Sabtu.

Trending

Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Seorang pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Banda Aceh dilaporkan telah diamankan oleh Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP-WH). 
NTT Diguncang Gempa, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami

NTT Diguncang Gempa, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami

Pasca gempa magnitude 7,7 di NTT, Badan Meteorologi Kilimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan status potensi tsunami dua di sejumlah wilayah pesisir di NTT.
NTT Diguncang Gempa Magnitudo 7, Gempa Terasa Hingga ke Lombok

NTT Diguncang Gempa Magnitudo 7, Gempa Terasa Hingga ke Lombok

Gempa berkekuatan magnitude 7 mengguncang wilayah Nusa tenggara Timur (NTT). Gempa pun terasa hingga Pulau Lombok yang berada di Nusa Tenggara Barat (NTB).
Lisa Mariana Ungkap Ada 5 Nama Artis Hingga Selebgram yang Terima Uang dari Ridwan Kamil, Sudah Diserahkan ke KPK

Lisa Mariana Ungkap Ada 5 Nama Artis Hingga Selebgram yang Terima Uang dari Ridwan Kamil, Sudah Diserahkan ke KPK

Selebgram Lisa Mariana kembali menjadi perhatian publik setelah mengungkap adanya informasi tambahan yang ia berikan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Viral! Pria Kepergok Rekam Wanita Berjalan di Stasiun KRL Sudirman, KAI Buka Suara

Viral! Pria Kepergok Rekam Wanita Berjalan di Stasiun KRL Sudirman, KAI Buka Suara

Tampak dalam album di HP milik pelaku, kedua korban direkam saat tengah berjalan. Selanjutnya wanita tersebut menanyakan maksud dan tujuan pelaku memvideokan.
Lewat Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Negara Hemat Rp10,5 Triliun untuk Pengadaan Alat Kesehatan

Lewat Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Negara Hemat Rp10,5 Triliun untuk Pengadaan Alat Kesehatan

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin menyebut negara hemat Rp10,52 triliun dalam pengadaan alat-alat kesehatan.
Solusi Mandiri dari Bantul: Cara TPS 3R GO-SARI Atasi Masalah Sampah dari Sumbernya

Solusi Mandiri dari Bantul: Cara TPS 3R GO-SARI Atasi Masalah Sampah dari Sumbernya

Kebijakan Pemerintah Daerah untuk menutup Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Piyungan, ditambah dengan terus melonjaknya volume limbah rumah tangga, sempat menjadi tantangan besar bagi warga Guwosari, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul. 
Selengkapnya

Viral